Sadistic Consort Of The Future

Sadistic Consort Of The Future
05


__ADS_3

Beberapa hari Mayleen dan Li wei selalu pergi ke hutan untuk latihan beladiri dan mencari bahan makanan. Kini Mayleen sedang bersantai dengan Li wei.


"Mei mei bagaimana kalau kita membuat usaha kan kita bisa dapat pendapatan".


"Tapi kita mau usaha apa? ".Tanya Li wei di selai helaan nafas.


"Emm bagaimana kalau kita menjual baju aku juga suka menjahit".

__ADS_1


"Tapi jie jie kita dapat modal dari mana? ".


"Kamu tenang aja jie jie punya kok kalau cuma buat modal".


(Ya sebenarnya Mayleen memiliki banyak koin emas di ruang dimensinya tapi dia ingin berusaha sendiri apa salahnya jika belajar berbisnis lagi pula jika mengandalakan koin di dimensinya Mayleen yakin seberapapun banyaknya pasti nanti akan habis).


"Ya udah jie jie mei mei ngikut aja".

__ADS_1


Li wei hanya mengangguk.


Mayleen dan Li wei telah bersiap siap keduanya memakai cadar yang senada dengan pakaian yang mereka gunakan. Letak pasar agak terlalu jauh jadi mereka berjalan cukup lama. Sampai di pasar mereka langsung membeli keperluan untuk usaha mereka dan Mayleen juga membeli beberapa bahan makanan. Mayleen hanya mengambil koin secukupnya dari ruang dimensinya. Saat Li wei bertanya Mayleen hanya menjawab jika itu tabungannya. Meskipun mereka memakai cadar orang orang tak peduli selama tak terjadi kerusuhan Mayleen yang mendapat situasi seperti itu yaudah bodo amat mau gimana aja yang penting gak bikin salah.


Selesai berbelanja mereka kembali ke gubuk dekat hutan. Saat mereka sampai hari sudah sore jadi mereka memutuskan untuk membersihkan diri. Li wei memasak makanan untuknya dan Mayleen. Sedangkan Mayleen sedang bersih bersih ya walaupun katanya Mayleen merupakan junjungan Li wei tapi Mayleen tidak menganggap Li wei pelayan nya dia justru menganggap Li wei sahabat serta adiknya sendiri meskipun ia tidak menaruh kepercayaan penuh karena masih trauma dengan masa lalunya jadi dia memutuskan untuk tidak pernah memberiksn kepercayaan penuh kepada siapapun karena orang bisa saja berubah. Tapi Li wei tidak begitu jadi perlakuan Mayleen jelas berbeda kepada Li wei.


Selesai makan Mayleen membuat baju dengan Li wei mereka bertukar pendapat dan saling melengkapi kekurangan. Setelah beberapa hari akhirnya baju baju mereka telah selesai Mayleen dan Li wei pergi ke pasar untuk menjual pakaian buatan mereka. Mereka menawarkan pakaian mereka ke beberapa toko dan semua toko yang mereka tawari setuju. karena pakaian buatan Mayleen dan Li wei sangatlah bagus kualitas nya masing masing tergantung bahan tapi model dan motifnya sangat unik dan beragam.

__ADS_1


Pakaian mereka terjual semua dan mereka juga melakukan kerja sama dengan beberapa toko jadi bahan sudah di suplai dari masing masing toko. Agar tak sama jadi Mayleen membuat model dan motif yang berbeda beda untuk masing masing toko. Mayleen tidak membuka toko sendiri karena jarak dari gubuk yang dia tinggali ke pasar cukup jauh. Dia tidak mau tinggal di kota karena ia lebih nyaman tinggal di sekitar hutan. Sebenarnya kotanya cukup ramai meskipun hanya kota kecil ya Mayleen di asingkan ke tempat terpencil alasannya karena Mayleen di anggap sampah tidak bisa berbuat apa apa dan penyakitan. Sebenarnya hal itu karena selir selir ayahnya selalu memberikannya racun sejak kecil jadilah tubuhnya sangat lemah dan berpenyakitan.Tapi Mayleen yang sekarang berbanding terbalik 180 derajat.


Setelah berbelanja beberapa barang akhirnya Mayleen dan Li wei kembali ke gubuk mereka. Perlajalanan memang cukup jauh tapi tidak terasa karena mereka selingi dengan candaan dan curhatan


__ADS_2