
"Jie jie".
"Hmmm".
"Apa jie jie harus kembali ke kerajaan kenapa kita tidak pergi saja? ".
Mayleen yang mendapatkan pertanyaan dari Li wei membuka matanya kembali.
"Entahlah mei mei aku masih bingung ingin aku pergi tapi bagaimana membalaskan semua deritaku".Jawab Mayleen dengan lirih.
Li wei langsung memeluk Mayleen.
"Jie jie apa pun keputusan jie jie aku akan selalu ada disamping jie jie".
Mayleen juga membalas pelukan Li wei.
"Ya sudah tidurlah untuk urusan itu kita bahas besok saja".
Li wei memejamkan matanya sementara Mayleen dilanda kebimbangan.
'Apa aku pergi saja ya. Dari pada hidupku semakin menderita sudah cukup deritaku selama ini aku juga ingin bahagia. Tapi aku juga masih belum tau apa tujuan dari pernikahan itu'.
Mayleen memejamkan matanya dan tertidur bersama Li wei.
Keesokan harinya matahari mulai menampakkan dirinya Mayleen mengerjap ngerjapkan matanya dan mengumpulkan nyawanya setelah kesadarannya penuh dia membersihkan diri kemudian memutuskan untuk jalan jalan.
__ADS_1
Di pagi hari udara sangat sejuk banyak pepohonan hijau yang sangat asri tidak seperti kota di masa depan. Mayleen berhenti di bawah salah satu pohon kemudian mendudukkan badannya sambil bersender ke batang pohon.
"Hahhh sudah 2 bulan aku tinggal di masa ini bagaimama ya kabarnya ayah ibu dan adik. Aku nggak nyangka ayah menghianati ibu. Dan Kiran sama Daniel sialan itu pasti bahagia karena aku udah mati
Ngomong ngomong jasadku diapain ya dimakamin atau dibiarin aja atau di buang. Hemmm malang banget nasibku gak dimasa depan gak dimasa lalu. Tapi aku beruntung karena masih bisa hidup lagi kali ini aku akan mencari Kebahagiaanku. Yaaa Semangaaaat pasti bisa".
"Ahhh pasti Li wei udah bangun pulang ajalah dari pada dicariin Li wei".
Mayleen kembali ke gubuk saat dia tinggal beberapa langkah lagi kedepan dia mendengar suara teriakan yang sangat kencang.
"Jie jie ,jie jie dimana aku cariin dari tadi nggak ada. Jie jie".Teriak Li wei dari dalam gubuk.
"Aduh untung di hutan kalo nngak bisa diamuk masa tuh.Lagian teriak kenceng banget".Dumel Mayleen karena teriakan Li wei.
Segera Mayleen masuk ke dalam gubuk.
"Ish jie jie dari mana aja sih?. Dari tadi aku cariin".
"Habis jalan jalan lagian kamu masih enak enak tidur yaudah aku tinggal. Udah udah jangan cemberut ayo masak aku udah lapar nih! ".
"Ya udah ayooo".Jawab Li wei menimpali. disertai. senyuman.
* * *
1 minggu kemudian.
__ADS_1
Tok Tok Tok.
"Iya sebentar. Eh kamu Qi Lan pasti cari jie jie Mayleen".
Sementara Qi Lan terpana dengan kecantikan Li wei.
'Wahhh cantik siapa dia?. Apa dia sama jie jie Mayleen tinggal disini? '.
Qi Lan lanngsung tersadar dari pemikirannya.
"Emm kamu siapa ya. Kamu tinggal sama jie jie Mayleen? ".
"Oooh aku Li wei pelayannya jie jie Mayleen tapi sekarang jie jie udah nganggep aku seperti saudara. Ehh nanti aja aku lanjutin masuk dulu aku panggilin jie jie".
Qi Lan menurut dan masuk sementara Li wei mencari keberadaan Mayleen. Mayleen sedang memimum teh di dapur Li wei langsung menghampirinya.
"Jie jie ada Qi Lan".
"Oh iya akan aku temui".
Mayleen melangkah di ikuti Li wei.
"Qi Lan bagaimana informasinya? ".Tanya Mayleen to the point.
Sementara Qi Lan yang namanya di sebut menoldh dan mendapati seorang gadis yang sangat cantik bak dewi kayangan mata Qi Lan tak berkedip beberapa saat bahkan sampai Mayleen duduk di sebelahnya. Qi Lan yang mandapatkan tatapan keheranan dari Mayleen langsung tersadar.
__ADS_1
"Ehh kamu jie jie Mayleen? ".Tanya Qi Lan.
"Iya aku Xie Mayleen jadi bagaimana informasinya? ".