Sadistic Consort Of The Future

Sadistic Consort Of The Future
24


__ADS_3

Sinar mentari yang cerah menyinari bumi dengan sinarnya ditambah dengan desiran angin pagi serta suara kicauan burung yang terbang dilangit. Seorang gadis tengah memberi makan ikan ikan di kolam sambil sesekali bermain main air dengan tangannya.Gadis itu mulai bersenandung, lirik yang awalnya ceria kini berubah menjadi lirih dan menyayat hati.Gadis itu teringat dengan kekasih dan sahabat yang tega membunuhnya mungkin kini mereka sedang bersenanang senang atas kematiannya. Memikirkan hal itu membuat suasana hatinya suram, air mati mulai mengumpul di pelupuk matanya.Semakin lama lirik lagu itu semakin lirih dan tercekat, tak kuat melanjutkannya lagi gadis itu mengakhirinya. Setetes air mata mulai tumpah dari pelupuk matanya hingga di susul tetes yang berikutnya. Tak ingin lama lama bersedih gadis itu segera menghapus air matanya,ia mendongak memandang langit yang cerah di sertai dengan burung burung yang terbang dengan bahagia. Hal itu mulai mengikis kesedihannya menjadi sebuah senyuman yang terbit di bibirnya. Gadis itu bahagia karena ia masih bisa hidup kembali Tuhan memberinya kesempatan dia tak akan menyianyiakan kesempatan ini hanya untuk bersedih, dia akan membuat hidupnya lebih baik dari sebelumnya.


Tiba tiba ia tetingat dengan festival yang diadakan di kekaisaran ini, ia berfikir mungkin dia dapat mengusir gundah dengan menengok festival itu. Hanya sebentar tidak masalah kan,dia tidak akan terkena masalah jika berhati hati. Tak berlama lama Mayleen segera menuju kamarnya,dia memakai pakaian yang berbeda dari yang ia kenakan ketika menjadi Xu Zhen tak lupa ia juga menggunakan cadar agar tak ada yang melihat wajahnya. Ia sempat berfikir bagaimana dengan yang lain mereka telah melarangnya untuk pergi ke festival itu karena takut terjadi apa apa, tapi dia sedang bosan mungkin dengan pergi kesana dapat menghilangkan kebosanannya. Dia tidak akan terlalu berbaur dia akan melihat dari kejauhan saja. Ya keputusannya sudah bulat bahwa dia akan pergi ke festival itu, dia akan kembali sebelum yang lain menyadari bahwa dia tidak ada.


Mayleen mengendap endap takut ketahuan, lucu sekali bertingkah seperti maling dirumahnya sendiri hanya karena ingin pergi ke festival. Namun itu tidak di gubris oleh Mayleen, dia tetap akan keluar dari rumahnya. Butu beberapa saat hingga akhirnya Mayleen berhasil keluar dari rumahnya secara diam diam. Karena tak ingin ketahuan ia segera melesat untuk mencari tempat yang cocok untuk melihat festival. Sedangkan di rumah Mayleen tidak ada yang menyadari bahwa Mayleen keluar diam diam, mereka berfikir mungkin Mayleen masih tertidur di kamarnya karena kadang kadang ia sering bangun siang. Sedangkan Mayleen telah duduk sambil bersandar di dahan sebuah pohon yang tak jauh dari sana ia dapat melihat kerumunan orang orang lebih tepatnya acara festival, Mayleen tak ingin berbaur karena ia tidak mau mencari masalah.


Beberapa saat kemudian kerumunan menjadi semakin ramai, riuh ricuh mulai terdengar ketika rombongan keluarga kekaisaran Zie telah sampai. Kaisar di dampingi dengan permaisuri serta di ikuti para pangeran dan putri mulai menembus kerumunan dan menuju tempat yang telah di sediakan.Tak lama setelah itu anggota kelurga dari berbagai kekaisaran telah datang, festival kali besar besaran sehingga mengundang berbagai tamu penting.Dan disana juga muncul Kaisar Fang Ling dari kerajaan Zovan sendirian hanya dengan jendral kepercayaannya saja, orang orang mulai bertanya kemana Permaisuri Xie Mayleen apa dia belum sembuh sehingga kaisar tak mau membawanya ataukah kaisar sudah bosan dengan permaisuri dan memiliki wanita lain, tetapi dimana tak seorang wanita yang mendampinginya. Bisik bisik dan ricuh mulai terhenti ketika Kaisar Fang Ling duduk di tempat kehormatan miliknya. Para anggota kerajan Zie serta kekaisaran lain disediakan tempat tersendiri untuk menikmati festival ini.


Tampak ayah Mayleen serta kedua kakaknya yang muncul dengan wajah sedikit suram karena tak menemukan keberadaan Mayleen, niatnya mereka datang kesini karena ingin bertemu Mayleen tapi malah tak menemukannya. Mereka mulai menerka nerka apa yang terjadi apa Mayleen masih belum sembuh,seberapa parah lukanya jika masih belum sembuh. Itulah hal yang mereka pikirkan sampai mereka sampai di tempat mereka dan duduk ditempat masing masing. Sementara Mayleen yang melihat dari kejauhan hanya acuh dan memilih menanti apa yang akan terjadi setelah ini.


Berbagai pertunjukkan mulai di pertontonkan mulai dari tarian, kesenian, dan lain lain serta pertunjukkan dari beberapa nona muda kalangan bangsawan yang berusaha membuat anggota kerajaan terkesan. Beberapa jam kemudian acara itu masih tetap berlangsung, acara itu akan berakhir malam hari nanti dengan menerbangkan lampion lampion di malam hari nanti. Karena berada di sini terlalu lama membuat Mayleen kembali ingat bahwa dia sudah pergi terlalu lama apa orang orang dirumah sudah menyadari bahwa dia tidak ada. Hal itu membuat dia khawatir bahwa mereka sedang cemas dan mencarinya. Mayleen melompat dari dahan pohon yang tingginya sekitar 3 setengah meter dengan lincah dia mendarat dengan sempurna diatas tanah. Karena buru buru ia segera berlari sampai di tak sengaja menbrak seseorang.


Brukk


Karena tak siap akan jatuh tubuh Mayleen terhuyung ke belakang untung saja orang yang ia tabrak segera menangkapnya sehingga tidak terjatuh kebelakang.


'Aduhh kok bisa nubruk orang sih. Untung punggungku gak jadi cium tanah'.


Karena tersadar dengan posisinya yang sedang di peluk oleh pria yang di tabraknya tadi Mayleen segera melepas pelukan pria tersebut.

__ADS_1


"A ah maaf tuan tadi saya tidak sengaja karena sedang terburu buru".Ucap Mayleen meminta maaf sambil sedikit gugup karena pria di depannya sangat tampan. Wajah yang tampan alis yang tebal, hidung kokoh serta body yang atletis membuat kesan perfect dalam pria di depannya ini. Seperti artis Holywood mungkin jika tidak sedang berada di zaman kuno Mayleen akan langsung berteriak karena melihat karya tuhan di depannya ini.


"Ah iya tidak apa apa nona. Sepertinya nona sedang buru buru dan boleh saya tau nama nona. Nama saya Liang Zi".Ucap pria itu yang tak lain adalah putra mahkota Liang Zi, dia sengaja tidak mengungkapkan bahwa dirinya adalah putra mahkota karena ia takut Mayleen enggan dekat dengan dirinya karena tahu jika dia putra mahkota.Sementara Mayleen yang ditanya mulai gugup dia akan menjawab apa tidak mungkin ia menjawab Xu Zhen dan jika ia menjawab nama lain dia sedang terburu buru dan tak dapat berfikir tanpa pikir panjang dia langsung memeberitahu sebagian namanya saja karena ia pikir ia tak akan bertemu lagi dengan pria di depannya dan karena ia sedang buru buru.


"May, namaku May. Baiklah Tuan aku pergi dulu karena terburu buru dan sekali lagi aku meminta maaf atas hal tadi".Tanpa menunggu jawaban pria di depannya Mayleen segera melesat karena ia takut orang orang dirumah sedang mencarinya dan menghwatirkannya terutama Li Wei pasti dia akan langsung mengomel jika ia telah sampai rumah.


Sedangkan putra mahkota Liang Zi tersenyum kecil melihat Mayleen yang terburu buru pergi dan meninggalkannya begitu saja.


"May, Xie Mayleen itulah namamu. Tunggulah aku kita pasti akan bertemu kembali".Ucap putra mahkota Liang Zi sebelum akhirnya menghilang dari sana. Sementara Kaisar Langit atau bernama asli Zuang Lee sedang mengepalkan tangan ketika ia melihat dari kejauhan bahwa Permaisurinya sedang di peluk oleh seorang lelaki. Dia akan segera membawa kembali Permaisurinya tapi bukan sekarang sebentar lagi.


Sedangkan Mayleen kini sedang mengendap endap masuk kerumahnya, ia sempat bingung kenapa rumahnya sepi apa mereka masih belum tahu bahwa dia tidak ada dirumah. Tak memikirkan hal itu ia mulai berjalan menuju kamarnya sambil mengendao endap. Hingga ia sampai di depan pintu kamarnya dan langsung membukanya. Nampak disana Li Wei dan Jia Yu yang menatap ganas keerahnya ketika Mayleen akan berbalik sebuah suara menggelegar menghentikannya.


"Dari mana saja jie jie hah,kami mencari cari jie jie dab menghawatirakan jie jie".Cerocos Li Wei.


"Iya iya maafkan aku mei mei mei mei ku tadi aku sedang pergi ke hutan karena sedang bosan".Mayleen berbohong bahwa ia kehutan karena ia tahu bahwa Li Wei akan tambah marah ketika tahu ia ke festival.


"Benarkah itu?? ".Tanya Li Wei curiga.


"Iya benar".Jawab Mayleen dengan tampang menyakinkan 100%.

__ADS_1


"Tapi kenapa jie jie tidak memberitahu kami, kami sangat khawatir begitu pula Qi Lan dan Zhou Fang mereka mencari jie jie kemana mana".


'Duh semoga saja mereka tak tahu kalau aku pergi ke festival'.


"Ah iya iya sudahlah yang penting sekarang aku sudah pulang kalian tak perlu khawatir lagi. Dan maaf aku tadi tak memberitahu kalian karena aku lupa. Hehehe 😅".


"Aiya sudahlah jie jie ini. Membuat kami khawatir saja".Ucap Jia Yu.


"Ya sudah sekarang dimana Qi Lan dan Zhou Fang? ".Tanya Mayleen.


"Mereka mungkin sedang mencari jie jie".Balas Jia Yu.


"Suruh mereka kembali karena aku sudah pulang,kalian tak perlu khwatir lagi.Aku mandi dulu karena tubuhku sudah gerah".


"Baiklah jie jie"Balas Jia Yu.


"Setelah jie jie selesai makanlah aku sudah memasakkan makanan untuk jie jie".Ucap Li Wei.


"Baiklah, aku mandi dulu".Tanpa Babibu Mayleen langsung menuju pemandiannya sedangkan Jia Yu dan Li Wei telah keluar dari kamar Mayleen.

__ADS_1


Hai author balik lagi. Segini dulu ya soalnya author dah capek. Terus dukung dengan Vote and like. Vote and like yang banyak supaya author cepet up dan panjangan.


__ADS_2