Samurai King

Samurai King
Samurai King : 15, Hujan.


__ADS_3

Di atas gunung yang hijau. Gunung itu dipenuhi dengan pepohonan hijau yang memperkaya udara di gunung itu.


Gunung itu dinamakan 'Fuji' Tidak ada alasan khusus, mungkin yang menamainya hanya asal menamai. Tapi sekarang nama gunung itu sudah tersebar sampai ke'Seluruh' Dunia.


Di gunung yang tinggi, pasti ada yang namanya jurang yang curam. Didekat curang itu terdapat seseorang, tidak diketahui berapa umurnya dan seperti apa perawakan nya. Jelas itu dikarenakan dia memakai topi jerami bundar seperti petani dan jubah hitam dengan lobang lobang di bagian bawahnya.


Dirinya tersenyum kecil sambil menikmati pemandangan alam yang berada di atas gunung, banyak sungai yang terhubung, orang orang yang berjalan dan melakukan aktifitas nya. Benar benar 'Asri'


Setelah itu terdengar suara anak kecil yang memanggil orang itu dengan semangat. Mungkin dia adalah anak nya.


"Oi!! Pak tua liat apa yang aku dapatkan!"


Mendengar kata kata "Pak tua" Dirinya menjadi marah dan segera memarahi anak itu.


"Hei! Asal kau tau ya! Aku ini belum tua!!" Marah nya sambil menarik lengan bajunya.


"Hei hei tunggu dulu pak tua! Lihat dulu apa yang aku dapat." Anak kecil itu segera mengalihkan topik dengan tujuan agar pak tua itu tak marah lagi.


"Haihh... Baiklah, apa yang kau dapat?" Tanya Pak tua.


"Ini..."

__ADS_1


"Tunggu dulu! Ini kan?!"


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Saat ini, Ditempat Ren.


Setelah perkenalan diri yang singkat, Raja dan Ratu mengajak mereka untuk datang ke rumah nya.


Awal nya Ren ingin menolak, tapi apa daya, dirinya harus tetap mengikuti Raja dikarekan sesuatu...


"Makan lah, jangan ragu ragu. Semua nya gratis." Ucap Raja kepada Ren dan teman teman nya.


Tepat seperti yang kalian pikirkan, saat ini Ren dan teman teman nya di ajak berkunjung keruang makan Raja untuk merayakan kedatangan mereka. Jelas hal ini terlihat mencurigakan di hadapan Ren dan Akren.


Ren berhenti makan dan mengalihkan pandangannya kepada Raja. "Ini enak. Tapi ini terlalu banyak, kurasa aku tak bisa menghabiskan nya." Jelas Ren kepada Raja.


Mendengar itu, Raja hanya tersenyum dan tidak merasa itu menyinggung nya sama sekali dan hanya menjawab ringan. "Haha, tidak apa-apa, setiap orang pasti punya kapasitas perut nya masing masing. Dan juga terimakasih sudah datang kedunia ini, jika kau tidak datang, orang orang mungkin akan segera mati, walaupun kau tidak bisa membunuh mereka... Setidaknya kau sudah menahan nya sedikit." Jelas panjang Raja dan tersenyum kepada Ren.


Ren yang tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Raja memerengkan kepalanya. "Apa maksudnya itu..? Raja?"


Raja menggelengkan kepalanya dan berkata singkat. "Nanti malam, datang lah kekantor ku. Ada yang ingin ku bahas." Jelas Raja dengan muka serius sambil menaruh kedua tangan nya dibawah siku kepala.

__ADS_1


Ren terdiam sebentar, kemudian mengangguk kecil. "Baiklah."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di ruangan Raja.


"Jadi pak tua... Apa yang ingin kau bicarakan?" Untungnya Raja menyuruh semua pengawal nya untuk menunggu keluar dan tidak masuk kecuali ada perintah dari Raja. Jika tidak mungkin Ren sudah ditodong oleh berbagai pedang dari berbagai arah.


"Kau itu orang yang menarik."


Mendengar itu, Ren sedikit tak tertarik dan memutuskan untuk menanyakannya apa tujuan yang sebenarnya Raja mengajaknya bicara. "Hah... Terus terang lah dasar sialan, jika kau tidak cepat aku mungkin akan segera menebas matahari itu."


"..." Raja terdiam, setelah itu tertawa pecah.


"Hahahaha! Apa kau bodoh! Ini adalah malam hari! Kau tak kan bisa melihatnya jika malam hari apalagi menebas nya! Hahahaha!! Kau sungguh anak yang lucu!!"


"..." Ren memendam amarah nya mendengar tertawaan Sang Raja, tapi mendengar perkataan Raja, mukanya menjadi merah dan sedikit malu, menyadari bahwa yang dikatakan Raja itu benar.


"Hahh... Baiklah, aku akan mengatakan nya sekarang. Aku hanya akan mengatakan ini sekali dalam hidupku, jadi dengar kan baik baik."


Melihat Raja yang tiba tiba serius, Ren duduk di kursi yang disediakan oleh prajurit diluar tadi sebelum Ren datang.

__ADS_1


"Jadi... Apa itu?"


__ADS_2