
Setelah berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan mungkin bertahun-tahun Akren berada didalam 『 Void 』
Dirinya telah ditipu beribu ribu kali. Mulai dari pintu kayu yang muncul disetiap lapisan Void, kembali kedunia asli dan ternyata cuman ilusi yang disebabkan dikarekan terlalu laman berada di Void. Dll.
Apakah Akren sudah menjadi gila? Tidak, untuk saat ini Akren belum menunjukkan tanda-tanda akan menjadi gila. Bahkan mungkin dirinya sekarang sedang berada dalam kondisi kesadaran penuh.
Melihat keatas, Akren sekali sekali menutup matanya untuk melihat warna hitam. "Hah... Sampai kapan penyeksaan ini akan terus berlanjut.." Pasrah Akren didalam gelapnya dunia.
Akren membuka matanya dan berdiri pelan untuk terus melangkah, walaupun dirinya yakin bahwa itu tak akan pernah terjadi.
"Hei." Akren berkata pelan seperti sedang membangunkan seseorang.
"ADA APA AKRENN~~"
"Tcih, apa kau bisa tidak mengatakan hal menjijikkan itu setiap kali aku mengajak mu berbicara?"
"AH~~ MAAFKAN AKU. TAPI ADA APA KAU TIBA TIBA MENGAJAK KU BERBICARA?"
Menghela napas nya dengan panjang, Akren mencari niat untuk mengatakan sesuatu yang agak susah dikatakan. Apalagi dihadapan seseorang yang yang bahkan tidak menunjukkan seujung jarinya.
"Keluarkan aku." Ucap Akren dengan santai nya didepan suara misterius itu.
'Aku bukan mengatakan ini dengan sengaja, aku juga memiliki rencana cemerlang jika dirinya tak mau mengeluarkan ku, Hehehe.' Batin Akren.
__ADS_1
Sesuai apa yang direncakan Akren, Suara itu terdiam tiga titik sebelum menjawab keinginan Akren.
Setelah terdiam begitu lama, akhirnya suara misterius itu menjawab keinginan Akren dengan suara seperti robot
"BAIKLAH." Setelah suara itu mengatakan hal tersebut, tiba tiba sebuah portal muncul dan berputar diantara ruang dimensi kedua dan menyebabkan sebagian besar ruang putih menghilang dan terisap kedalam Black-Hole.
"Eh.. Eh?!!!"
"KE-
"BAGAIMANA BISA SEMUDAH ITU?? Apa jangan jangan kau mau menjabakku ya!"
"TIDAK TIDAK! AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA SYSTEM! JIKA AKU MENJEBAKMU AKU AKAN MATI TEPAT SETELAH KAU MELEWATI PORTAL ITU!"
"Hm begitu ya.. Kalau begitu kenapa kau membiarkan aku lewat?" Tanya Akren setelah percakapan besar itu.
"Hah.. Baiklah jika begitu, untuk semua yang sudah kau berikan padaku, terimakasih." Untuk pertama kalinya didalam ruang Void abadi yang tak bisa tercapai oleh siapapun dan kapanpun, Akren tersenyum ringan dan menjalankan kakinya diantara ruang portal tak berwarna yang dimana menyebabkan kehancuran Dimensi pertama dari 700000+ dimensi, saat itu hancur tak ada yang peduli dan itu juga hanya menyebabkan sedikitnya rusak diantara sekitar ruang dan waktu yang dimana terhubung diantara dimensi pertama yang tidak diciptakan.
Dan begitulah cerita singkat tentang perjalanan Akren didalam dimensi tidak terhitung, dunia bawah kelahiran, neraka putih dan sebagainya.
"Dia itu... Mencurigakan." Kata terakhir Akren didalam cerita bab 05 novel "World of Writing" tulisan Ren. Benar, semua yang kalian lihat tadi adalah bagian dari novel yang ditulis Ren dan sedang diingat oleh Ren.
Walaupun ada kemungkinan itu dirasakan oleh Akren juga didunia yang sudah berubah ini.
__ADS_1
Ren dan teman temanya bertiga sedang menunggu seseorang didepan altar batu yang kosong dengan kehidupan.
"Walaupun sebesar ini, tetapi tetap tak ada yang mau datang ya.. Apa mereka pikir ini adalah dungeon?
Benar benar kekanakan, padahal mereka sudah besar lo."
Melihat Ren yang berbicara sendiri sambil melihat pintu di antara pilar pilar altar tersebut, Sungjeo hanya menganggap itu sebagai "bukan urusannya"
Melihat ada seseorang yang datang dengan berjalan sambil menyeret pedang nya dibawah. Sungjeo secara cepat menyadari bahwa itu adalah Akren, sang tokoh utama.
Melihat itu, Sungjeo segera berbalik badan dan memanggil Ren yang duduk di ditangga altar paling tinggi sambil menghadapat kebawah.
'Sejak kapan Author ada disana?' Bantin Sungjeo heran secara reflek melihat Ren tiba tiba berada di atas.
Tapi secara tiba tiba Ren langsung berada didepan Sungjeo dan turun dari tangga dengan yang tersisa untuk turun menemui takdir aneh yang menunggunya didepan.
Disinilah awal dimana Akren sang tokoh utama bertemu Ren sang Author.
Entah takdir apa yang akan mereka lewati dan jalani, tapi yang terpenting, ini semua benar seperti yang diharapkan oleh seseorang diatas sana dengan memegang sebuah bola dibawah kepemimpinan dirinya.
"Semua nya sudah disetel dengan aman.. Dan begini lah seharusnya dunia dimulai!"
...-Author Zruk-...
__ADS_1
...Halo semua! maaf kalo author gak update 2-3 hari lalu, soalnya kan lagi lebaran nih, haha maaf banget ya ga up up selama ini, dan juga tolong donk dilike + dikomen novelnya, saya gini gini juga manusia. Oke babay👋...
...—Author Zruk...