Sang Kultivator Petualang

Sang Kultivator Petualang
Chapter 2 Kristal Siluman


__ADS_3

Setelah Kultivasi Hing Zen telah naik ke Ranah Perak setelah bertahun-tahun terhambat di Ranah Perunggu 9


ia tidak begitu membuang waktu dan terus berkultivasi agar mengejar ketertinggalan dari anak seumurannya


Umur Hing Zen saat ini adalah 10 Tahun dan seharusnya untuk Anak Seumuran Hing Zen mereka telah mencapai Ranah Perak 4


walau Hing Zen selama kurang lebih 5 tahun tidak dapat menaikkan Kultivasinya namun sebelum itu bisa dikatakan Hing Zen adalah jenius terbaik yang pernah ada


mulai berkultivasi pada umur 4 tahun dan mencapai Ranah Perunggu 9 dalam 1 tahun karena kejeniusannya


karena terlalu jenius, Alam seolah mengutuknya agar tidak dapat menjadi lebih kuat lagi namun sayangnya Kutukan Perunggu Abadi telah hancur


Bakat bawaan dan kejeniusan Hing Zen akan membuatnya kuat dalam sekejab mata kemudian menggetarkan Langit dan Bumi


Untuk saat ini Kultivasi Hing Zen telah mencapai Ranah Perak 3 dikarenakan Bantuan Rumput Pola merah yang begitu hebat


Hing Zen terus menerus berkultivasi berpuluh-puluh hari hingga mencapai Ranah Perak 9


"Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding meningkatkan kekuatan" Hing Zen tersenyum tipis sebelum menyudahi latihannya karena ingin mencari sesuatu yang merupakan hal penting bagi Kultivator yang akan meranjak menuju Ranah Emas


"Tanaman Ajaib tingkat atas, Pir Emas berusia minimal 1000 tahun" Gumam Hing Zen


sesuai namanya Pir Emas adalah Tanaman Ajaib yang akan membantu Kultivator menaiki Ranah Emas dengan lebih mudah


jika tidak menggunakan Pir Emas maka kemungkinan menjadi Kultivator Emas 1 hanya 10% dan apabila gagal Petir Kuning akan menyambar juga Petir tersebut akan menurunkan Tingkatan Ranah seseorang


karena itu Pir Emas merupakan Tanaman Ajaib yang penting namun walau begitu Pir Ajaib berusia 1000 tahun hanya menambah kemungkinan sebesar 10% dan memerlukan Pir Emas berusia 10.000 untuk dapat menjadi Kultivator ranah emas tanpa kegagalan


"Tapi mencari Pir Emas berusia 10.000 tahun itu susah sekali, bahkan tidak pernah ada kabar terdengar mengenai Kemunculan Pir Emas 10.000 tahun"


Hing Zen berpikir-pikir apakah mungkin bagi dirinya menemukan Pir Emas 10.000 tahun di tempat asing seperti ini


"Takdir yang menentukan" Gumam Hing Zen sebelum bergerak ke arah Barat


ia memasuki Hutan yang nampak mengerikan namun Pir Emas sering ditemukan ditempat-tempat terpencil karena itu Hing Zen memilih memasuki Hutan karena siapa tau keberuntungannya akan membuat Hing Zen bertemu dengan Pir Emas


Namun setelah berjalan berjam-jam yang Hing Zen temui bukannya Pir Emas melainkan Sekelompok Siluman yang sedang berburu makan

__ADS_1


Kini target mereka adalah Hing Zen dan tentunya para Siluman tersebut tidak akan melepaskan Hing Zen


"Wow Wow tenang lah Sobat, aku hanya ingin mencari Pir Emas, apa kau tau Tanaman Ajaib itu dimana, kalian penghuni Hutan ini kan?" Tanya Hing Zen santai


GRR


Tanpa aba-aba seluruh Siluman bergerak maju menyerang Hing Zen, Hing Zen hanya menghela nafas panjang


"Baiklah, kalian yang minta" Hing Zen menatap serius sekelompok Siluman yang dinamakan Monyet bertaring yang tingginya setara dengan manusia dengan tatapan tajam sampai-sampai membuat semuanya berhenti sejenak


Namun hanya butuh beberapa detik sebelum Sekelompok Siluman Monyet Bertaring kembali maju dengan buas


"Heh"


Ketika Siluman Monyet Bertaring semakin dekat dengan Hing Zen, ia hanya tersenyum tipis sebelum berlari dengan histeris


'Gila Gila gila, Itu puluhan Siluman tingkat Rendah, mati aku kalau menghadapi mereka... Lari Lari Lari cepat lari secepat mungkin' Batin Hing Zen


Hing Zen terus berlari sambil terus memperkuat kedua kakinya dengan Qi agar kekuatan Otot kakinya bertambah dan membuat Hing Zen berlari semakin cepat


Ketika terus berlari Hing Zen hanya bisa melotot karena tidak jauh dihadapannya juga terdapat Sekelompok Siluman bernama Musang Bertanduk yang tingginya seperti manusia


"Tidak ada cara lain....AAAAAAAAA MUSANG JELEK" Hing Zen mempercepat larinya dan dengan sengaja berteriak kencang agar Kelompok Musang Bertanduk yang ada di depan sana melihat ke arah Hing Zen


'Tolonglah kalian Monyet dan Musang saling berkelahi saja, jangan bawa bawa aku'


Sesuai dugaan Hing Zen para Musang Bertanduk melihat ke arahnya dan dengan ganas berlari menuju ke arah Hing Zen


disaat Kelompok Monyet Bertaring dan Kelompok Musang Bertanduk semakin mendekat


Hing Zen dengan sigap menguatkan salah satu kakinya dan melompat ke arah Kiri kemudian berbaring di semak-semak dengan harapan tidak ada yang mendekatinya


ROAR


KIIIKK


Setelah itu perkelahian hebat antara sekelompok Siluman dengan Siluman lainnya terjadi, tidak jarang ada guncangan atau Pohon yang terbang ataupun hancur

__ADS_1


Hing Zen hanya menyaksikan hal tersebut dari Semak tanpa berani bergerak seinci pun karena takut ada yang menyadarinya


'Hahaha Siluman tak berotak, nanti jika salah satu pihak telah menang maka akan kutusuk dari belakang' Batin Hing Zen merencakan rencana busuknya


Benar saja, Setelah beberapa Jam perkelahian ataupun pertempuran antara Musang Bertanduk dengan Monyet Bertaring telah selesai


Kemenangan diraih oleh Kelompok Musang Bertanduk sedangkan kelompok Monyet Bertaring telah mati seluruhnya, namun walau begitu yang tersisa dari kelompok Musang Bertanduk hanya 3 Ekor


'Yosh, waktunya menusuk dari belakang sementara ketiganya sedang asik memakan Daging Monyet itu' Hing Zen mengendap-endap dan menarik 3 Taring Monyet yang panjangnya sudah seperti telapak kaki manusia


Perlahan demi Perlahan Hing Zen mendekati salah satu Musang Bertanduk yang memakan daging lawannya dan dengan cepat Hing Zen menusukkan Taring tepat di jantungnya


Sebelum bersuara, Hing Zen menyumbat mulut Musang Bertanduk dengan Kedua sendalnya, lama kelamaan Musang Bertanduk tewas


'Sendal kayu ini berguna juga'


Hing Zen melakukan hal yang sama kepada kedua Musang Bertanduk yang tersisa tanpa kesusahan, pada akhirnya pemenang dari pertempuran tersebut adalah Hing Zen walau dengan cara licik


"Yosh, waktunya mengumpulian Kristal Siluman" Hing Zen dengan mudahnya membuka mayat Musang Bertanduk pada bagian perut tengah dan mengambil sebuah Kristal berwarna Kuning


Kristal tersebut hanya berukuran seperti Jempol Manusia karena berasal dari Siluman tingkat rendah, besar kecil Kristal Siluman tergantung kultivasi Siluman yang diambil kristalnya


Umumnya Kristal Siluman digunakan untuk memperkuat Baju Pelindung ataupun Senjata namun juga bisa dikonsumsi jika tubuh mampu menahan Aliran Qi Siluman yang ada di kristal


Hing Zen mendapatkan 134 Kristal siluman tingkat rendah tanpa usaha sama sekali, walau hanya Kristal Siluman tingkat rendah namun harga per kristal saja mencapai 10 Koin Perak


...[<><><><><>]...


10 Koin Bronze \= 1 Koin Perak


10 Koin Perak \= 1 koin Emas


10 Koin Emas \= 1 Koin Berlian


10 Koin Berlian \= 1 Koin Ruby


...[<><><><><>}...

__ADS_1


__ADS_2