
Setelah membacapun sebuah tetesan mengalir kembali,
"Kenapa gue bisa diterima sama lo Digo, orang selalu bilang ucapan gue alasan mereka nggak setuju apa yang gue lakuin, didepan orang sana gue dianggap salah terus! "
Air mata berlinang membasahi pelipis Ifky dan telapak tangannya.
Setelah menangis tanpa ada suara selain dia. Ifkypun tertidur disamping Digo.
Tanpa disadari sedari tadi Digo telah sadar namun Digo akan mrngetahui Ifky akan berhenti berkeluh kesah baginya curhat kepada orang lain merupakan memberi luka kepada seseorang namun kenyataan tidak.
"Maafin gue If, ini demi kebaikan lo. Kalau gue bangun dari tadi lo pasti nggak akan ngeluarin luka yang lo pendam, "
Digo pun menyentuh pelipis Ifky yang basah terkena air mata Ifky. Tiba tiba Digo teringat bahwa setiap indigo dapat melihat apa yang terjadi melalui sentuhan. Digo pun menyentuh kepala Ifky dengan halus. Digo tahu melakukan hal ini disaat kondisi tubuh lemah sangat beresiko namun demi Ifky yang ia cintai Digo tetap berkorban demi Ifky.
••• °- ° •••
"Jadi udah banyak luka lo Ifky.Daru detik ini gue berusaha buat lo tersenyum bahagia, "
__ADS_1
Digo tersenyum melihat Ifky yang tertidur lelap. Digo mengangkat Ifky untuk tertidur di kasurnya ia tak tega melihat Ifky tidur posisi duduk.
Namun disaat bersamaan ketika Digo akan meletakkan Ifky ia tak kuat karena ia sudah tidak ada energi banyak lagi dan ia pun terjatuh bersama Ifky.
"Sorry, "Digo pun tersenyum kembali melihat wajah cantik Ifky ia memegang tangan Ifky. Ia merasakan suhu tubuh Ifky sangat tinggi. Digo bergegas mengambil kompres. setelah mengompres Ifky, Digo ingin mengembalikan tempat airnya namun tangan Ifky menahan Digo.
"Mimpi buruk lagi ya? Tidur yang manis ya tuan putri ku yan tercinta! "Digo menyuntikkan sebuah cairan penenang yang dibuat khusus untuk Ifky ketika emosinya sedang tidak stabil.
Bukannya melepas genggaman Digo nanun yang terjadi Ifky menarik sahabatnya tanpa sadar membuat Digo terjatuh dikasurnya sendiri.
"Mimpi buruk apa yang buat lo kayak gini? Okey gue nggak akan pergi gue disini disamping lo selalu! "
Digo pun perlahan lahan mengantuk dan tertidur disamping Ifky.

Tetapi belum 30 menit Digo tertidur ia terbangun mendengar notifikasi kehadiran tamu di handphonenya.
__ADS_1
Siapa sih ganggu gue tidur, cari mati apa? Digo pun melihat CCTV di depan rumahnya ternyata laki laki yang membela Ifky saat dibully.
••• ^∆^ •••
"Permisi apakah Ifky berada disini? "Tanya Alex kepada pria yang ada dihadapannya.
"Ada urusan apa? Bagaimana lo bisa tahu rumah gue yang ditengah hutan?"balas pria tersebut.
"Ifky, "Alex menjawab dengan SPJ(Singkat, Padat, Jelas).
Hah Ifky, nggak mungkin. Hati pria tersebut dibuat hampir copot oleh Alex.
"Ifky nggak mungkin kasih tau sebarang tempat ke orang lain, "
"Gue lacak nomornya, "jawab Alex dengan santai.
Apakah performa Ifky menurun, kayaknya nggak mungkin dia kan ahli teknologi kode IP nya nggak akan semudah itu terlacak.
__ADS_1
"Lo emang si...., "Belum sempat pria itu bertanya seseorangpun memanggilnya dengan suara yang sedang mengalami trauma membuat ia masuk kedalam meninggalkan Alex.
Namun Alex tetap menunggu didepan pintu, tak sopan masuk ke dalam rumah orang tanpa izin. Mau taruh dimana mukanya melakukan hal tidak sopan seperti ini.