Sang Nona Idaman

Sang Nona Idaman
Chapter 3


__ADS_3

Ifky berlari menuju kelas, tiba tiba ia berhenti dan seketika Alex berhenti. Ifky baru menyadari, ia tidak mengetahui Alex berada di kelas berapa karena dari tadi ia hanya mengikutinya. 


"Kenapa?" tanpa basa basi Alex bertanya.


"Kelas?"Ifky langsung menuju inti pertanyaan.


"8-A,"Alex menjawab membuat Ifky sedikit menghembuskan napas. Bagaimana tidak ternyata mereka satu kelas.


Mereka segera melanjutkan tujuannya menaiki tangga karena kelasnya berada di lantai lorong ke dua.


Setelah sampai dikelas, para murid yang berada dikelas terkejut dan merasa asing. Didalam hati dan pikiran mereka penuh pertanyaan siapa yang berada di sampingku. Tetapi aku dan Alex tidak mempedulikan hal tersebut hanya senyuman yang kami balas.


Ifky duduk dibangku-ku tetapi ia merasa aneh mengapa ada tas disebelahnya. Lagi lagi Ifky menghembuskan napasnya dan hanya memijat keningnya.


'Kenapa dia duduk disini sih kan masih ada tempat lain, didepanku jelas jelas masih kosong satu bangkunya Febri,' Ifky menggerutu kesal.


"Lo keberatan gw duduk disini?"tanya Alex bimbang yang sedari tadi telah disamping Ifky.


"Gw cuman Kaget, nggak keberatan juga,"Ifky mulai menyiapkan buku, "lo belum dapat buku pelajarankan? Cuman bawa buku tulis biasakan?"


"yup,"senyum terukir di wajah Alex.


Setelah menunggu beberapa menit setelah berdoa dan literasi. Gurupun masuk ke kelas Ifky, kali  ini pelajaran matematika siap memulai hari.Bu Fatimah yang mengajar matematika sekaligus wali kelas 8-A mulai memberi perintah.


"Murid murid semua kita kedatangan teman baru dari luar negeri, silakan Alex memperkenalkan diri!"ramah bu Fatimah.

__ADS_1


"salam kenal semuanya, saya Alexander Wiliam. Semoga kita dapat berteman baik kedepannya! "Senyuman manis terukir di wajahnya.


"Baik, terima kasih Alex kamu sudah boleh diperkenankan duduk kembali! Jika ada pertanyaan para murid bisa dipertanyakan nanti. Sekarang kita memulai pelajaran matematika. Untuk Ifky, saya memilih kamu untuk membantu Alex beradaptasi, apa kamu bisa? "Prrintah Bu Fatimah membuat Ifky terkejut.


"Baik, bu! "Jawabnya penuh senyuman tetapi didalam hatinya ia berkata, 'ahaahaha ngapain gw udah cukup gw jadi wakil kelas yang sibuk, ibu!!! '


"Lo kenapa?"tanya Alex yang sudah duduk disampingnya.


"Lo jangan bikin gw sibuk pokoknya okay!"Ifky hanya menghembuskan napasnya.


Pelajaran matematikapun dimulai. Ifky mengikuti pelajaran dengan baik. Namun berbeda dengan Alex, ia hanya menatap wajah Ifky yang cantik.


"Lo kenapa ngeliatin gw terus, nggak dengerin pelajaran? "Tanya Ifky membuat Alex tersenyum.


"Gw dah pinter kali!"jawaban itu hanya membuat Ifky semakin kesal.


"Meskipun lo indigo, lo tetap wajib mengikuti pelajaran,"nada Ifky memperlihatkan bahwa ia merasa jengkel kepada Alex. Ifky pun melanjutkan pelajaran sampai bel istirahat berbunyi.


"Baiklah pelajaran metematika hari ini saya tutup, assalamualikum warahmatullahiwabarakatu, selamat siang! "Bu Fatimah berjalan meninggalkan kelas.


"Wa'alaikum salam warahmatullahiwabarakatu, selamat siang bu! "Murid murid mengucapkan salam kepada guru.


Tak lama kemudian segerombolan teman teman mendekati meja Alex dan Ifky.Dari tipe penggosip, pembawa masalah(suka berkelahi), pencari gebetan, dan pembully.


"Eh kenalin namaku Riri, salam kenal. Hari ini kamu mau aku traktir nggak?"ucap Riri yang merupakan salah satu murid yang paling genit.

__ADS_1


"Eh bro, lo makan sama gw aja! Nanti gw ajak lo ke ruang tinju mau nggak? "Ucap Diyo yang membuat hati ifky makin jengkel.


'Cowok sialan lo, Yo! Anak baru masa lo ajak tawuran sih mau taruh dimana muka gw!!!'amarah Ifky semakin meningkat, tetapi ia hanya mengemaskan buku bukunya.


"Gw denger lo punya pacar ya siapa? Ifky? Cieee!! Disekolah ini Ifky disebut paranormal lo, Lex! Hati hati lo sama dia"sinis Gaby membuat Ifky ingin melayangkan tinjuan, tetapi ia hanya menatap Gaby dengan datar.


'Ha? Sejak kapan gw pacaran? Mantan aja nggak ada! Paranormal? Lo kali yang bilang, Gaby lo mau menyatakan perang sama gw apa?!! 'amarah Ifky hampir meluap luap, mungkin satu kalimat pahit lagi tak bisa ia terima lagi.


"Eh,Lex! Lo jangan deket deket Ifky nanti lo kena guna-gunanya si Ifky kan hampir semua cowok disini suka sama dia padahal gw kan lebih cantik! "Ucap Dina dengan nada tak menghargai.


"Din..., "Ifky yang hampir melampiaskan amarahnya dipotong oleh seseorang dari balik pintu.


"Sekarang gw lurusin aja ya, kalian mau perkenalan nama atau mau ngajak perang? "Ucap Aliando yang merupakan Ketua yang paling diandalkan. Seketika mendengar suara Aliando semuapun senyap.


"Gw jawab ya pertanyaan kalian,(Riri) sekarang gw lagi nggak mau makan lo sama yang lain aja. (Diyo) sekarang gw lagi males mau ninju orang tapi gw udah kuasai sabuk hitam, (Gaby) gw hanya sebatas sahabat aja sama Ifky dan dia bukan paranormal gw bisa ngeliat dari tingkah nya kali. (Dina) dan kalo gw kena guna guna mungkin gw udah pelukan kali sama Ifky, "penjelasan Alex membuat semuanya bungkam.


"Kalo semua cowok suka sama Ifky ya wajar. Dia lebih kuat, baik, cantik, pinter. Cowok mana yang nggak terpesona dari pada cewek yang cuman ngomong doang! "Aliando muak dengan bullying karena adiknya mati karena bullying.


Ifky hanya menatap dengan tajam dan merekapun bubar dengan hati yang tak puas kecuali Diyo. Karena baginya jawaban Alex membuktikan bahwa Alex adalah tipe teman cowok yang ia inginkan.


Setelah itu tersisa mereka bertiga Ifky, Alex, dan Aliando.


Nama:Aliando kesya


T. T. L:14 februari 2005

__ADS_1


Posisi:ketua perwakilan khusus


__ADS_2