SANG PENDEKAR ABADI

SANG PENDEKAR ABADI
bab, 10


__ADS_3

Di tempat lain.......


Pertarungan antara patriark Shen dan patriark sing juga memasuki akhir, dimana patriark Shen yang akan memenangkan pertarungan mereka, namun saat patriark Shen akan menghabisi nyawa patriark sing, tiba tiba ada sesosok yang muncul dan membawa kabur patriark sing yang nyawa sudah di ujung tanduk.


Patriark Shen sendiri meski memenangkan pertempuran dengan patriark sing, namun bukan berarti dia baik baik saja, karena saat ini patriark Shen juga mengalami luka dalam yang cukup serius,


Beruntung masih ada dua patriark yang mengawasi pertarungan itu, sehingga kedua patriark membawa patriark Shen.


Waktu terus berlalu.


Tak terasa sebulan telah berlalu sejak pertempuran di sekte bunga es, kekalahan pasukan aliansi sekte aliran putih dan pasukan istana Kekaisaran telah tersebar ke seluruh pelosok Kekaisaran han.


Hal itu membuat setiap kota ketar ketir, mereka merasa khawatir kalau kalau pasukan aliansi sekte aliran hitam bergerak menyerang kota mereka, padahal aliansi sekte aliran hitam sendiri masih dalam proses pemulihan.


Luka dalam Patriark sing juga perlahan sembuh, begitu juga dengan patriark Shen, setelah sembuh.


Patriark sing berencana merekrut kultivator bebas untuk menjadi pasukannya, dia kehilangan lebih dari 100 ribu pasukan saat pertempuran di sekte bunga es.


#######


Di tempat lain


Hong nan sudah keluar dari kota hijau, dan melanjutkan perjalanan nya,


Saat ini hong nan tidak tahu dia berada dimana, namun insting mengatakan harus pergi ke arah barat menuju arah ibukota, namun instingnya mengatakan telah terjadi sesuatu di arah barat.


Whuuush whuuush..


Hong nan terbang dengan kecepatan tinggi, dia belum terlalu mahir dalam mengontrol Qi yang dimiliki nya, sehingga kecepatan terbangnya sangat tinggi, setelah beberapa saat hong nan berhasil terbang sesuai keinginan nya.


Satu minggu di depan hong nan dengan menggunakan kuda, atau lebih tepatnya di kota mentari, pasukan Kekaisaran dan pasukan aliansi sekte aliran putih telah bersiap bertempur dengan pasukan aliansi sekte aliran hitam lagi,


Selama tidak menyerang dua bulan lebih, patriark sing merekrut kultivator bebas untuk menjadi pasukan nya.


Kini patriark sing akan menyerang kota mentari, salah satu kota besar Kekaisaran han, sehingga membuat aliansi sekte aliran putih dan pasukan Kekaisaran berada di kota mentari, penduduk kota sendiri telah di ungsikan ke ibukota.


Saat ini patriark sing dan pasukan aliansi sekte aliran hitam hanya perjalanan empat hari perjalanan dari kota mentari, dengan niat menguasai Kekaisaran han, patriark sing memimpin pasukannya dan terus bergerak ke arah kota mentari.


**


Hong nan yang tidak tahu menahu apa yang terjadi di depannya, terus meleset dengan kecepatan sedang dua hari kemudnan, hong nan menemukan patriark sing dan pasukan aliansi sekte aliran hitam yang hanya perjalana satu hari perjalanan dari kota mentari.


"Akhirnya aku menemukan kalian, para aliansi sekte aliran hitam terkutuk,hong nan berkata dengan niat membunuh yang kuat.


Hong nan dapat mengenali dari pakaian yang mereka gunakan, hong nan masih ingat pakaian para pemberontak seperti informasi yang dia dapat kan di kota yang sebelum nya di lewati.


" pedang pembalik bumi"


Seru hong nan di atas langit , lalu mengeluarkan pedang dan mengalirkan elemen angin ke pedang abadi nya,


Whuuush whuuush.....


whuuush whuuush.....


Hong nan mengangkat pedang ke atas, lalu dia mengayunkan pedangnya dan membentuk ratusan bayangan pedang raksasa dengan kekuatan yang sangat mengerikan.


Whuuush whuuush....


whuuush whuuush.....


whuuush whuuush.....


whuuush whuuush


Ratusan bayangan pedang meleset dengan cepat ke arah pasukan aliansi tanpa mereka sadari.


Boooomm boooomm...

__ADS_1


boooomm boooomm....


boooomm


Ledakan menggema di tengah hutan saat ratusan bayangan pedang hong nan


Menghujani pasukan aliansi aliran hitam,


Serangan diam diam hong nan itu berhasil membunuh ratusan pasukan aliansi dalam sekali serang.


Selain membunuh ratusan pasukan aliansi sekte aliran hitam, serangan pedang bayangan juga berhasil mengejutkan patriark sing dan pasukan aliansi, mereka tidak sadar ada maut yang datang dari belakang mereka.


**


Boooomm boooomm.....


boooomm boooomm.......


boooomm boooomm....


Ledakan terus menerus menggema, bersama potongan potongan tubuh yang terlempar ke berbagai arah, jeritan kesakitan pasukan aliansi sekte aliran hitam yang terkena serangan dan bauk amis darah bercampur jadi satu.


Patriark sing dan patriark lainnya tidak tahu harus berbuat apa, mereka tahu sosok pemuda tampan di atas mereka adalah sosok yang tidak bisa mereka lawan dan bukan tandingan mereka.


"Apa yang harus kita lakukan ketua!"salah satu patriark bertanya dengan cemas.


"Perintahkan pasukan untuk berlari menyelamatkan nyawa ke dalam hutan dan berpencar!"jawab patriark sing yang tidak mau mengambil resiko dengan taruhan nyawa, satu satunya cara adalah melarikan diri.


" jangan harap kalian para pemberontak bisa melarikan diri dariku, banjingan! Suara hong nan terdengar bergemuruh ke arah semua pasukan aliansi dengan niat membunuh yang kuat.


"Pedang pembalik bumi""


Hong nan kembali membentuk bayangan pedang dan dia lepaskan ke arah pasukan aliansi sekte aliran hitam yang mulai berlari tunggang langang untuk menyelamatkan diri.


Boooomm boooomm....


boooomm boooomm....


boooomm boooomm....


boooomm boooomm.....


Hong nan terus mengejar dan mengubah ratusan pasukan aliansi menjadi kabut darah,


Hong nan terus mengejar dan meledak kan mereka satu persatu, dia berniat menghabisi mereka tanpa meninggalkan satu orang pun.


Boooomm boooomm.....


boooomm boooomm...


boooomm boooomm boooomm.....


Hong nan tidak henti hentinya melepaskan serangan bayangan pedang., dalam hitungan puluhan menit, hong nan telah membunuh lebih dari dua puluh ribu pasukan aliansi sekte aliran hitam, sementara patriark sing dan patriark lainnya lolos dari pembantaian itu,


Kini di dalam hutan penuh dengan genangan darah dan anggota tubuh dari pasukan aliansi sekte aliran hitam itu.


Selesai membantai pasukan aliansi sekte aliran hitam yang berlari ke arah barat, hong nan kembali mengejar pasukan aliansi yang berlari ke arah selatan dan membantai mereka lagi,


Hong nan terus membantai pasukan aliansi sekte aliran hitam hingga pasukan yang berlari ke arah selatan tidak ada yang selamat semua menjadi genangan darah.


" barat sudah, selatan juga sudah, aku kejar kalian yang berlari ke arah timur,"ucap hong nan mengingat arah yang berlawanan, lalu dia kembali ke arah timur dan mengejar pasukan yang berlari ke arah sana.


Hong nan tahu pasti diantara pasukan aliansi yang berlari ke arah timur ada pemimpin aliansi dan juga para patriark sekte aliran hitam lainnya.


Hanya butuh waktu beberapa puluh menit bagi Hong nan untuk menyusul patriark sing dan pasukan aliansi lainnya yang kabur bersama.


"Jangan pernah berpikir kalian semua bisa lari dari kematian dari ku! "Hong nan kembali berseru dan melepaskan serangan puluhan ribu bayangan pedang lainnya, selesai membuat puluhan bayangan pedang pembalik bumi,

__ADS_1


Hong nan lepaskan kearah pasukan aliansi sekte aliran hitam.


Boooomm


boooomm


boooomm


boooomm


boooomm


Dhuuuuaar


dhuuuuaar


dhuuuuaar.....


Ledakan terus menerus menggema dan meledak kan ratusan pasukan aliansi sekte aliran hitam menjadi kabut darah,


Hong nan terus melepaskan serangan bayangan pedang untuk membantai pasukan aliansi.


Patriark sing dan patriark lainnya semakin mempercepat pelarian mereka, saat ini Hong nan masih membantai pasukan aliansi yang berada di belakang, sehingga mereka memiliki waktu untuk terus melarikan diri.


Boooomm boooomm....


boooomm boooomm..


boooomm boooomm....


Ledakan demi ledakan terus bersahutan, pasukan aliansi semakin berkurang, namun Hong nan terus melepaskan serangan....


Saat pasukan aliansi sekte aliran hitam tersisa kurang dari 400 ribu, tiba tiba sesosok pria paruh baya menghadang serangan Hong nan,


Lalu pria paruh baya berdiri di depan Hong nan dengan sorot mata tajam dan niat membunuh.


"Cukup anak muda! "Ucap sosok yang menghadang serangan Hong nan ,


Kekuatan sosok itu berada satu tahap di atas Hong nan, yaitu dewa langit tahap menengah dia adalah guru dari patriark sing, sosok itu berasal dari Kekaisaran ming, atau lebih tepatnya satu tetua tingkat tinggi sebuah klan, yaitu klan tu.


" jangan menghalangi ku pak tua!"Hong nan berkata datar.


"Hahaha.... Kamu sangat sombong anak muda, tidak heran kamu begitu berambisi membunuh mereka semua,"sosok yang berada di depan Hong nan tertawa, yang tidak lain tu bei.


"Aku tidak mengulangi kata kataku, jika kamu tetap berada di situ, jangan salah kan aku jika aku bertindak kasar pada mu tua bangka jelek! " Hong nan menjawab sambil tersenyum dan tetap tidak bergeming...


"Bajingan bocah seperti mu berani mengancam ku? Akan ku robek mulutmu yang busuk itu bocah bau kencur,'" tu bei terprovokasi, lalu dia melepaskan serangan tapak ke arah Hong nan, Hong nan yang melihat sebuah tapak meleset kearahnya pun tidak tinggal diam, dia juga membentuk sebuah pedang dan melepaskan ke arah tu bei.


Whuuush...


Whuuush..


Boooomm....


boooomm...


boooomm....


Ledakan besar terjadi saat serangan Hong nan dan tu bei beradu, beruntung patriark sing dan pasukan aliansi telah menjauh, sehingga mereka tidak terkena dampak dari beradu serangan itu..


Hong nan dan tu bei terus menerus saling tukar serangan, keduanya sama sama menggunakan serangan jarak jauh, Hong nan dengan pedang pembalik bumi dan pukulan api , tu bei dengan tapak angin dan tapak pemusnah.


Dalam hitungan menit Hong nan dan tu bei saling tukar serangan puluhan kali, namun belum ada yang terluka diantara mereka berdua. Dalam pertarungan mereka, Tu bei tercengang dengan kekuatan dan kecepatan Hong nan, padahal Hong nan satu tahap di bawahnya.


"Tapak naga" Hong nan berseru, lalu mengalirkan elemen api di kedua telapak tangan nya, setelah elemen api mengalir dan bertumpuk di kedua tangannya....


Whuuush.....

__ADS_1


whuuush...


whuuush....


__ADS_2