SANG PENDEKAR ABADI

SANG PENDEKAR ABADI
bab, 14


__ADS_3

"Baiklah jika kamu memaksa, dia adalah tuan muda klan liu, satu dari empat klan besar dan terkuat disini, menyinggung murid salah satu dari empat klan besar itu sama saja dengan menggali kubur sendiri, apalagi dengan tuan muda mereka,"jawab penjaga gerbang menjelaskan.


" jadi seperti itu? Terima kasih tuan!"hong nan mengangguk mengerti.


"Berapa yang harus ku bayar dan bagaimana caraku mendapatkan lencana?"ucap lanjut hong nan.


" ikut aku!"balas penjaga menarik tangan hong nan, meski tidak mengenal hong nan, namun penjaga gerbang tahu jika hong nan adalah orang baru dan tidak berbohong, karena itu lah dia membantu hong nan.


Hong nan dengan senang hati mengikuti penjaga gerbang ke pos pembuatan lencana kota Singa, tidak beberapa lama, lencana hong nan pun jadi dan dia menggunakan lencana kota Singa.


"Terima kasih atas bantuan nya tuan,"hong nan memberi kan 30 koin emas sebagai imbalan.


"Anak muda?"penjaga gerbang terkejut saat melihat kantong koin yang berisikan 30 koin emas.


"Anggap saja sebagai balas budi dariku, tuan!"hong nan tersenyum.


"Terima kasih anak muda, ingat pesan ku! Jangan menyinggung murid klan liu, klan Liang, klan zhou, dan klan yin! Keempat klan itu sangat mengerikan, "ucap penjaga gerbang mengingat kan hong nan.


"Baik tuan, aku akan mengingat pesan tuan,"balas hong nan tersenyum, namun sebenarnya dia penasaran dengan kekuatan empat klan besar itu.


Hong nan kemudian masuk kedalam kota dengan tenang, sepanjang jalan kedalam, hong nan menoleh ke kiri dan ke kanan, dia takjub dengan bangunan bangunan kota yang megah, menurut hong nan, jika di alam bawah, mereka termasuk para bangsawan kelas 1.


Tidak jauh ke dalam kota, hong nan menemukan sebuah restoran, penasaran dengan cita rasa selera para dewa, hong nan masuk kedalam restoran, lalu mengambil tempat di pojok ruangan.


"Selamat datang di restoran kami, tuan muda, mau pesan apa?"seorang pelayan menyapa dan bertanya pesanan hong nan dengan ramah...


"Bawakan saja makanan terbaik yang kalian punya!"balas hong nan yang juga ramah...


"Hahaha.... Apa kamu bercanda? Kamu pikir restoran ini menyediakan menu dengan harga murah?"tiba tiba sebuah suara di ruangan itu tertawa, yang mana pemilik suara adalah seorang pemuda.


"Maaf saudara! Apa ada yang salah dengan pesanan ku?"hong nan mengejutkan keningnya.


"Tidak usah berlagak kaya kamu! Dan siapa yang kamu panggil saudara?"pemuda itu tidak suka di panggil saudara.


"Maaf saudara! Aku kesini untuk makan, bukan mencari perkara, silakan saudara lanjutkan makannya!"hong nan malas meladeni pemuda sok kaya itu, padahal sebenarnya dia memang kaya.

__ADS_1


"Banjingan, apa kamu tidak tahu siapa aku, hah?"pemuda merasa tersinggung karena tidak di anggap hong nan.


"Diam kalian semua!"tiba tiba sebuah suara yang lain membentak hong nan dan pemuda kaya itu, yang mana pemilik suara adalah tuan muda liu yang baru masuk tadi dari gerbang kota.


"Tu-tuan muda,"pemuda kaya segera menangkup kan tangan dan menundukkan kepalanya, dia begitu ketakutan saat melihat siapa yang membentaknya...


"Maaf telah membuat saudara terganggu!"hong nan menangkup kan tangan...


Tuan muda liu tidak menghiraukan keduanya, dia hanya melambaikan tangan sebagai isyarat untuk duduk diam dan makan.


Tidak beberapa lama, pelayan tadi kembali membawakan pesanan hong nan, yang mana pesanan hong nan adalah makanan terbaik dan termahal di restoran itu, saat melihat pesanan hong nan, pemuda kaya dan tuan muda liu tercengang...


Hong nan tidak menghiraukan semua orang dan mulai menikmati makanan yang ada dengan lahap, tidak beberapa lama, hong nan menyelesaikan makannya, lalu memanggil pelayan untuk membayar...


"Berapa yang harus dibayar?"tanya hong nan tersenyum.....


"Makanan tuan muda pesan adalah makanan terbaik kami, jadi tuan muda harus membayar 80 koin emas," jawab pelayan menyebut harga yang harus dibayar...


"Heemm.. " hong nan mengangguk dan mengeluarkan 1 kantong koin, yang mana isi kantong adalah 100 koin emas...


"Sisanya buat nona!"balas hong nan tersenyum...


Tuan muda liu dan pemuda kaya tersentak dan menyeburkan minuman mereka dari mulut, mereka tidak percaya hong nan memberikan tips 20 koin emas untuk pelayan, padahal 20 koin emas adalah jumlah yang sangat banyak....


"Terima kasih tuan muda,"pelayan sangat senang karena mendapatkan 20 koin emas cuma cuma...


" tidak usah sungkan nona,Terima kasih atas pelayanan nya, "hong nan tersenyum, lalu berdiri dan keluar dari restoran.....


Yang tidak hong nan ketahui adalah di ruangan itu ada 5 perampok yang menyamar, mereka juga melihat bagaimana hong nan memesan dan membayar dengan mahal, sehingga kelima perampok menargetkan nya...


Setelah keluar dari restoran, hong nan berencana mencari penginapan, sebab hari sudah sore,hong nan akan melanjutkan pertualangan nya di dunia yang tidak diketahui itu besok pagi, tidak jauh dari restoran, hong nan menemukan sebuah penginapan, lalu masuk dan memesan kamar....


Selesai memesan dan membayar biaya inap, hong nan naik ke kamarnya dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, selesai membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, hong nan menutup mata menyerap energi spiritual menunggu pagi....


Keesokan harinya...

__ADS_1


Setelah burung burung bernyanyi dan suasana kota menjadi bising dengan suara pedagang yang menjajakan dagangan, hong nan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu turun ke bawah dan keluar dari penginapan..


Hong nan kemudian pergi ke gerbang kota untuk meninggal kan kota, saat keluar kota dan berjarak sekitar 2 jam dari kota, hong nan di hadang kelima perampok yang kemaren di restoran....


"Serahkan cincin penyimpanan atau nyawamu kami ambil?"ucap salah satu perampok dengan seringai jahat...


Hong nan tidak langsung menjawab, dia mencoba mengukur tingkat kultivasi kelima perampok, empat dari mereka memiliki kultivasi dewa bumi tahap menengah, sementara satu lainnya memiliki kultivasi dewa bumi tahap puncak , dua ranah di bawah dirinya...


" jadi kalian semua ingin merampok ku? Tapi seperti nya aku mengenal kalian,"ucap hong nan setelah mengukur tingkat kultivasi kelima perampok, kultivasi mereka di bawah kultivasi nya, hong nan tidak perlu banyak mengeluarkan energi untuk mengalahkan mereka, mereka terlalu lemah untuk nya..


"Ternyata ingatan mu cukup kuat anak muda, kita makan di restoran yang sama kemarin, sekarang kamu sudah tahu kami adalah perampok, jadi sebaiknya kamu serahkan cincin penyimpanan mu!"balas perampok yang kultivasi nya tahap pendekar dewa bumi tahap puncak.....


" ambil saja jika kalian bisa!"balas hong nan mengangkat tangannya memperlihatkan cincin penyimpanan.......


"Banjingan, hiiyaaa... "Seru salah satu perampok, lalu meleset menyerang hong nan, namun tiba tiba sebuah telapak tangan muncul dan menampar perampok itu dan meledak kan kepala nya.


Wajah keempat perampok lainnya langsung menjadi pucat pasi, mereka salah merampok orang...


" ampuni kami tuan muda!"keempat perampok langsung berlutut memohon ampun, mereka tahu hong nan adalah sosok yang tidak bisa mereka hadapi...


"Mengampuni kalian setelah ingin merampok ku? Apa kalian pikir aku sebodoh itu kah?" hong nan menggeleng kepala melihat keempat perampok berlutut...


"Kami berjanji tidak akan merampok lagi,"ucap perampok berkekuatan dewa bumi tahap puncak.


"Tidak ada ampunan bagi orang seperti kalian,"balas hong nan tetap tidak ingin mengampuni mereka..


"Baik.lebih baik kita bertarung sampai mati, hiiyyaaaa... "Ucap perampok yang berkekuatan dewa bumi tahap puncak, lalu meleset menyerang hong nan, dan diikuti ketiga perampok lainnya....


Hong nan yang melihatnya pun membuat gerakan tangan dan mengalir kan elemen angin dan api, lalu membentuk sebuah tapak dengan ukuran yang besar dan dia lepaskan ke arah mereka..


Boooomm boooomm boooomm....


Ledakan menggema disaat serangan keempat perampok, lalu mengubah tiga di antara mereka menjadi kabut darah, sementara satu lainnya dikirim terbang hingga menabrak tanah dengan keras....


" dasar bodoh!"ucap hong nan melihat kultivator yang terpental itu.

__ADS_1


Hong nan kemudian turun ke kawah bekas ledakan untuk memastikan apakah dia masih hidup atau tewas, setelah memastikan perampok itu tewas , Hong nan kemudian mengambil cincin penyimpanan nya dan melanjutkan perjalanan.


__ADS_2