
Keesokan harinya.
Hong nan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, lalu membersihkan diri dan menggantikan pakaian, hong nan kemudian keluar dari penginapan dan menuju hutan kabut, karena pintu dunia lain berada di hutan kabut.
Selain hong nan, ada banyak kultivator bebas serta murid dan tetua klan maupun sekte yang menuju hutan kabut,
Mereka sangat tidak sabaran untuk segera tiba dan masuk kedalam, tidak beberapa lama, hong nan tiba di hutan kabut.
Saat tiba di sana, rupa nya sudah ribuan kultivator yang berada disana, karena tidak ingin berdesak desakan, hong nan berada paling belakang.
"Apa ini dunia lain yang di bicarakan itu?"guman hong nan takjub dengan energi spiritual yang ada di sana, hong nan merasakan energi spiritual di dunia lain itu jauh lebih pekat dari alam bawah.
3 jam kemudian.
Pintu dunia lain terbuka, satu persatu kultivator bebas, murid dan tetua sekte maupun klan berlarian masuk kedalam, begitu juga dengan hong nan, dia juga masuk kedalam namun paling terakhir.
Wuuussh wuuussh..
Hong nan muncul di sebuah tebing, selain hong nan, ada juga puluhan kultivator lainnya, mereka terlempar secara acak saat memasuki pintu dunia lain.
"Tidak heran mereka begitu kuat, ternyata energi spiritual disini sangat pekat,"guman hong nan.
Hong nan kemudian duduk dan membiarkan dirinya terbiasa dengan energi spiritual dan aura yang baru, sementara puluhan kultivator lainnya telah meninggalkan hong nan sendiri.
Dua jam kemudian, hong nan mulai terbiasa dengan aura emas dan energi spiritual yang sangat pekat itu, hal itu membuat hong nan merasa keberatan untuk menghentikan kultivasi nya.
Tanpa hong nan sadari, dia telah ber kultivasi selama seminggu, tiba tiba lautan Qi nya bergejolak hebat setelah ber kultivasi selama seminggu...
Boooomm.......
Terdengar suara terendam satu kali dari dalam tubuh hong nan, yang mana kultivasi hong nan meningkat ke dewa langit tahap tinggi.
Whhuush....
Aura dewa langit tahap tinggi merembes keluar dari tubuh hong nan, namun segera hong nan menarik kembali dan memperkuat pondasi kultivasi nya.
__ADS_1
Lima jam kemudian , hong nan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, dia merasakan perbedaan besar dalam diri nya.
"Aku merasa lebih kuat dari sebelumnya,"guman hong nan mengepal kan kedua tangan nya.
Hong nan kemudian melompat ke udara dan meleset ke arah timur,
Dimana arah yang di ambil puluhan kultivator saat baru masuk ke dalam dunia ini, entah mengapa hong nan ingin menyusul mereka kesana.
Menjelang pagi, hong nan menemukan puluhan kultivator yang meninggalkan nya seminggu yang lalu, namun saat ini puluhan kultivator itu sedang bertarung dengan hewan buas tingkat tinggi, kekuatan hewan buas rata rata berada di ranah dewa bumi tahap tinggi dan ada tujuh dari mereka yang berkekuatan dewa langit tahap awal.
Beruntung ke tujuh hewan buas tingkat dewa langit itu tidak terlibat dalam pertempuran, sehingga puluhan kultivator bisa melakukan perlawanan, jika tidak, sudah pasti puluhan kultivator tidak ada yang hidup.
Hong nan yang melihat puluhan kultivator di serang hewan buas, diam diam membentuk ratusan tapak naga dan melepaskan kearah hewan buas.
Boomm boooomm boooomm.....
Boooomm boooomm boooomm......
Ledakan beruntun menggema disaat tapak naga hong nan menghantam ratusan hewan buas dan meledakkan mereka menjadi kabut darah, namun tidak sampai disitu saja, hong nan kembali melepaskan tapak naga api pada ratusan hewan buas lainnya.
"Apa yang dilakukan hong nan itu membuat ke tujuh hewan buas tingkat tinggi menjadi terprovokasi dan marah, rasanya mereka ingin mencabik cabik tubuh hong nan .
Hong nan yang melihat ketujuh hewan buas meleset menyerang, dia tersenyum dan membuat gerakan tangan, lalu muncul tujuh bilah pedang dari elemen api dan meleset ke arah mereka dengan sangat cepat.
Ketujuh bilah pedang api beradu dengan pertahanan ke-tujuh hewan buas, lalu mengirim terbang ketujuh hewan buas dengan kecepatan tinggi, puluhan kultivator tercengang melihat apa yang terjadi di depan mereka.
Tentu saja mereka mengenali hong nan, mereka ingat dengan wajah hong nan saat masuk dunia lain itu.
Setelah mengirim terbang ketujuh hewan buas dengan tujuh bilah pedang api, hong nan meleset kearah ketujuh hewan buas , lalu sekali lagi hong nan melepaskan tujuh pedang api dan membunuh ke tujuh hewan buas.
"Terima kasih tuan muda,"ucap puluhan kultivator berterima kasih.
" tidak perlu sungkan senior! Kita sama sama berasal dari tempat yang sama, jadi sudah sewajarnya saling menolong," balas hong nan menangkupkan tangan dengan hormat.
"Apa tuan muda mau mengambil inti jiwa hewan buas itu ?"salah satu pemuda bertanya.
__ADS_1
"Tidak saudara, jika saudara ingin mengambilnya, silahkan saudara ambil saja! Aku tidak membutuhkan nya,"jawab hong nan yang paham maksud pemuda itu.
Pemuda itu dengan semangat membelah ketujuh hewan buas tingkat tinggi itu dan mengambil inti jiwa mereka, sementara puluhan kultivator lainnya mengambil inti jiwa hewan buas yang lainnya.
Setelah mengobrol sebentar, hong nan kembali melompat ke udara dan melanjutkan perjalanan nya, puluhan kultivator hanya bisa menatap kepergian hong nan dengan kekaguman, baru kali ini mereka melihat ras manusia bisa terbang, apa lagi usianya masih sangat muda.
Hong nan sendiri tidak menghiraukan kekaguman semua orang, dengan tenang dia terus meleset kearah barat, tiga hari kemudian, hong nan menemukan sebuah kota, lau mendarat tidak jauh dari kota dan berjalan kearah gerbang kota...
Dapat hong nan rasakan perbedaan antara aura dewa dan manusia, dikota itu hong nan merasakan begitu kuatnya aura dewa, bahkan para penjaga gerbang memiliki kekuatan pendekar dewa, hal itu membuat hong nan menggeleng kepala.
Jika itu di alam bawah, para penjaga gerbang itu, menjadi kultivator pilih tanding dan menjadi pilar utama di alam bawah, selain itu, mereka juga di takuti, namun di dimensi yang tidak hong nan ketahui ini, mereka hanya menjadi penjaga gerbang kota.
Dengan langkah pasti hong nan mendekati gerbang kota, ternyata selain diri nya dari ras manusia, ada beberapa kultivator lainnya yang juga ras manusia, tidak beberapa lama, giliran hong nan yang di periksa.
"Identitas nya anak muda!"ucap penjaga gerbang dengan ramah.
" maafkan aku tuan! Identitas ku jatuh saat aku dalam perjalanan, "hong nan menangkup kan tangan dan memasang wajah serius agar di percaya.
"Minggir! Tuan muda dan rui mau lewat,"sebelum penjaga gerbang membalas, sebuah suara dari belakang berseru agar semua orang bergeser.
"Cepat minggir anak muda! Tuan muda mau lewat,"ucap penjaga gerbang menarik tangan hong nan.
Saat di tarik, hong nan sedikit terkejut, namun dia tetap nurut, kemudian membalikkan badan dan melihat kereta kuda yang lewat di depan nya, dapat hong nan lihat pengawal yang mengawal tuan muda di dalam kereta kuda rata rata memiliki kekuatan dewa langit tahap tinggi, tiga diantara mereka memiliki kekuatan dewa surga tahap awal.
"Siapa dipenasara"Hong nan bertanya dengan wajah penasaran.
" kamu tidak perlu tahu siapa dia! Yang jelas dia adalah sosok yang tidak bisa disinggung oleh mu!"jawab penjaga gerbang kota.....
"Hong nan mengerutkan kening, hanya berstatus tuan muda saja sudah sesombong itu, bagaimana jika berstatus patriark atau kaisar? Itulah yang ada dipikiran hong nan.
" justru karena aku tidak tahu makanya aku bertanya tuan, bisakah tuan memberitahu ku siapa tuan muda itu?"hong nan tetap ingin tahu tuan muda di dalam kereta kuda.
"Baiklah jika kamu memaksa, dia adalah tuan muda klan liu, satu dari empat klan besar dan terkuat disini, menyinggung murid salah satu dari empat klan besar itu sama saja dengan menggali kubur sendiri, apalagi dengan tuan muda mereka,"jawab penjaga gerbang menjelaskan.
" jadi seperti itu? Terima kasih tuan!"hong nan mengangguk mengerti.
__ADS_1
"Berapa yang harus ku bayar dan bagaimana caraku mendapatkan lencana?"ucap lanjut hong nan.
" ikut aku!"balas penjaga menarik tangan hong nan, meski tidak mengenal hong nan, namun penjaga gerbang tahu jika hong nan adalah orang baru dan tidak berbohong, karena itu lah dia membantu hong nan.