
Hong nan akhirnya mengerti kenapa mereka bersikap ramah dan sopan padanya, ternyata mereka tahu apa yang dilakukan nya pada pasukan aliansi aliran hitam dan tu bei.
"Senior terlalu berlebihan, aku hanya pemuda biasa seperti pemuda pada umumnya, tidak ada kelebihan apapun!"Hong nan dengan sikap rendah hati dan sopan santun tidak mau mengakui kehebatan serta kemampuan yang di miliki nya.
" aku harap tuan muda Hong nan mau mengunjungi sekte bintang, di masa depan!'"patriark Shen memberi kan lencana emas kepada hong nan..
Melihat patriark Shen ingin membuat hubungan dekat dengan Hong nan. Para patriark yang lain juga melakukan hal yang sama, masing masing dari para patriark sekte mengeluarkan lencana emas dan ingin memberikan pada Hong nan.
"Maafkan aku para patriark dan senior senior! Bukan nya aku menolak atau tidak mau, aku tidak ingin di perlakukan khusus atau hormat seperti ini, karena aku hanya seorang tuan muda klan kecil tidak pantas menerima perlakuan ini, Hong nan berkata sambil memandang sosok ayah nya dan para patriark, jika para patriark ingin aku mengunjungi sekte di masa depan, aku hanya ingin lencana biasa saja,"ucap Hong nan yang tidak mau di perlakukan Dengan secara khusus seperti ini.
Hong nan tidak mau mereka berteman dengan nya karena kelebihan yang dimilikinya,tapi mereka berteman dengan nya tanpa memandang status maupun kemampuannya, itulah yang Hong nan harapkan.
"Maafkan kami tuan muda!? Patriark Shen paham dengan maksud Hong nan, lalu menggantikan dengan lencana biru , yang mana lencana biru adalah lencana murid elite sekte bintang.
Selain patriark Shen, para patriark lainnya juga melakukan hal yang sama, mereka juga menggantikan dengan lencana biru dan memberikannya pada Hong nan, Hong nan pun mengambil ke 20 lencana biru dan menyimpan ke dalam cincin penyimpanan.
Keempat jenderal besar hanya diam dan mendengarkan obrolan Hong nan dan para patriark, meski diam, tapi mereka juga berencana mengundang Hong nan ke istana Kekaisaran, namun mereka ragu Hong nan mau mengunjungi istana Kekaisaran.
Hong nan dan para patriark serta jenderal Kekaisaran terus mengobrol sampai hari berganti pagi, Hong nan kemudian berpamitan kepada ayah nya dan semua patriark sekte untuk melanjutkan pertualangan nya,
Sementara patriark dan ayahnya berencana kembali ke sekte dan klan masing-masing, begitu juga dengan keempat jenderal besar, mereka juga berencana membawa pasukan kembali ke istana Kekaisaran.
Setelah berpamitan, Hong nan pergi ke gerbang timur, Hong nan sudah lama ingin melihat seperti apa ibukota tanah kelahiran nya itu, namun ibukota masih berjarak 2 bulan lebih dari kota mentari, karena masih ada 3 kota lainnya sebelum ibukota,namun dengan terbang seperti Hong nan, hanya membutuhkan waktu sekitar dua belas hari saja.
"Saat berada cukup jauh dari gerbang kota, Hong nan melompat ke udara dan meleset terbang dengan kecepatan sedang, sambil menikmati perjalanan dengan terbang.
Di tempat lain.
__ADS_1
Patriark sing sangat bersedih karena harus kehilangan gurunya, patriark sing berniat untuk membalaskan dendam atas kematian gurunya, yang tidak lain adalah tu bei, patriark sing berencana kembali ke Kekaisaran ming untuk berlatih dan meningkatkan kekuatan disana.
Identitas patriark sing sendiri adalah salah satu anggota klan tu, yang mana nama aslinya Tu Sing Xuan, namun dia berpetualang di usia muda dan belum kembali ke klan tu sejak 40 tahun yang lalu, kini dia berencana kembali untuk berlatih dan meningkatkan kekuatan nya.
"Selain itu, patriark sing berencana membawa masalah kematian tu bhein pada klan tu, dia berharap klan tu mau memburu Hong nan dan membunuh nya".
" cepat bergerak! "Patriark sing berseru pada sisa pasukan nya
Pasukan aliansi pun bergerak dengan cepat, mereka tahu patriark sing sangat murka dan sedih karena kematian gurunya kemarin, apalagi gurunya mati di depannya tanpa bisa berbuat apa apa.
"Aku akan membalas mu keparat,"suara patriark sing menggema di tengah hutan.
"Aku pasti akan membunuhmu,"patriark sing tidak henti hentinya berseru akan membunuh Hong nan.
Para patriark dan pasukan aliansi hanya diam dan tidak berkomentar apa apa, mereka mengerti perasaan patriark sing saat ini,
Di lain tempat.
Waktu telah berlalu dua hari begitu saja,saat ini Hong nan telah berada di sebuah kota, saat melewati pemeriksaan dan membayar pajak masuk kota,
Hong nan masuk dan mencari penginapan, dia berencana membersihkan diri dan membeli pakaian, saat ini pakaian yang dia miliki sudah tampak kusam, sehingga Hong nan terlihat seperti orang miskin.
Setelah menemukan penginapan, Hong nan memesan kamar satu malam, lalu membayar dan naik ke kamarnya, selesai membersihkan diri dan mengganti pakaian, Hong nan keluar kamar untuk membeli pakaian, tidak jauh dari penginapan, Hong nan menemukan toko pakaian lalu masuk dan membeli 15 pasang pakaian.
Hong nan kemudian mencari rumah makan untuk mengisi perut serta memanjakan lidah nya dengan makanan enak, saat berada di pusat kota, Hong nan menemukan sebuah rumah makan, lalu masuk dan mengambil tempat di pojok ruangan.
"Selamat datang tuan muda, mau pesan apa?" seorang pelayan menyapa Hong nan dan menanyakan pesanan.
__ADS_1
"Bawakan saja makanan favorit yang kalian miliki!" jawab Hong nan seraya memberikan 3 koin emas.
"Baik tuan muda, mohon tunggu sebentar!"balas pelayan dengan ramah dan kembali ke dapur.
Setelah menunggu sebentar pesanan Hong nan datang, lalu Hong nan memakan itu.
Tidak beberapa lama, Hong nan selesai makan dan keluar dari rumah makan, Hong nan berencana kembali ke penginapan untuk sekedar beristirahat, sesampainya di kamar penginapan, Hong nan duduk mengambil sikap lotus dan menyerap energi spiritual. .....
*********
Hari berganti begitu cepat, tak terasa sebulan berlalu, kini Hong nan berada di ibu kota Kekaisaran, Hong nan baru tiba 3 hari yang lalu.
Peristiwa Hong nan membumi hangus kan pasukan aliansi sekte aliran hitam juga perlahan mulai terlupakan, kehidupan Kekaisaran han mulai membaik serta normal kembali, karena saat ini patriark sing Xuan sedang berada di Kekaisaran xiu untuk berlatih dan meningkatkan kekuatan nya...
****
Hong nan ke ibukota bukan tanpa alasan serta tujuan, pasalnya dia mendengar jika akan ada sebuah ruang dunia lain akan terbuka di hutan tidak jauh dari ibukota, menurut rumor yang beredar, di dunia lain itu banyak sumber daya tingkat tinggi di sana, sehingga banyak kultivator muda maupun tua yang ingin memasuki dunia lain itu.
Hong nan yang mendengar berita itu, tidak bisa tidak ikut masuk,dia penasaran dengan dunia lain yang di rumor kan,
Namun dunia lain yang di rumor kan itu ada penghuni nya, ras binatang ilahi dan ras suci.
Selain itu ada juga rumor, dimana kekuatan mereka tidak main main, karena itu lah setiap dunia lain terbuka dan banyak yang masuk ke dalam, yang keluar hanya 20% saja, banyak yang mati di dunia lain itu.
Namun yang berhasil lolos keluar dari dunia lain tidak menceritakan apa apa, mereka ingin setiap kultivator merasakan apa yang mereka rasakan saat berada didalam itu, para kultivator yang lolos hanya melarang keturunan mereka untuk masuk ke dalam.
Saat ini hong nan berada di sebuah penginapan, dia menunggu pintu dunia lain terbuka besok pagi, namun Hong nan tidak sabar untuk segera masuk kedalam.
__ADS_1