SANG PENDEKAR ABADI

SANG PENDEKAR ABADI
bab. 09


__ADS_3

Lima hari berlalu kini aliansi sekte aliran hitam sudah berada di hutan dekat dengan sekte bunga es.


**


Di sekte bunga es matriak sekte serta para tetua berkumpul, untuk membahas tentang pasukan aliansi sekte aliran hitam, yang sudah mendekat ke arah sekte bunga es, kini pasukan aliansi sekte aliran hitam berjarak setengah hari perjalanan ke sekte bunga es.


"Bagaimana ini matriak aliansi sekte aliran hitam sudah semakin dekat ke sekte kita" tanya tetua pertama sekte bunga es'


"Tidak ada cara lain selain kita lawan dengan semampu kita dan tetua kedua bawa lah para murid-murid yang kultivasi nya rendah melalui jalur bawah tanah, " jawab matriak sekte sambil memijat pelipis nya!?


"Baik matriak tapi bagaimana dengan matriak dan tetua tetua serta murid-murid inti"jawab tetua kedua sekte bunga es.


Kami akan menahan pasukan aliansi sekte aliran hitam sampek para murid dan tetua melarikan diri.


jawab matriak"


DI ANGGUK kepala oleh para tetua agung serta tetua lainnya.


"Baik matriak" jawab tetua kedua, lalu pamit keluar dari aula pertemuan.


Untuk mengumpulkan para murid untuk di bawa ke tempat aman.


*****


Di depan sekte bunga es, patriark sing dan pasukan aliansi telah berada di depan gerbang sekte, murid elit dan para tetua sekte juga telah berada diluar sekte, saat ini mereka tinggal menunggu untuk perang pecah antara sekte bunga es dan pasukan aliansi sekte aliran hitam.


"Aku saran kan sebaiknya kalian menyerah dan bergabung dengan kami! Patriark sing dengan lantang dan percaya diri berkata.


" cuih... Aku lebih baik mati daripada jadi penjahat seperti kalian,"matriak sekte bunga es membalas dengan meludah.


"Baiklah jika ingin mati, aku akan mengabulkan permintaan mu matriak," patriark sing tersenyum.


"Habisi mereka dan ratakan sekte ini!"ucap lanjut patriark sing memberi perintah.


"Baik ketua,"para patriark dan pasukan aliansi bergerak menyerang.


Boooomm boooomm boooomm..


Dhuuuuaar dhuuuuaar dhuuuuaar.


Ledakan beruntun bergema saat serangan kedua belah pihak beradu, bersamaan dengan tubuh yang meledak menjadi kabut darah dan potongan potongan tubuh yang terlempar ke berbagai arah.


Boooomm boooomm boooomm..

__ADS_1


Dhuuuuaar dhuuuuaar dhuuuuaar..


Ledakan terus bergema, mayat terus berjatuhan, namun pertempuran semakin sengit, murid sekte bunga es yang merupakan gadis-gadis cantik, mereka tidak menyerah begitu saja, mereka dengan semangat tinggi bertempur melawan pasukan aliansi.


Melihat gadis gadis cantik yang menjadi lawan mereka, pasukan aliansi semakin bersemangat, mereka ingin segera mengalahkan gadis gadis itu dan menikmati tubuh mereka sebelum di bunuh.


Rencana pasukan aliansi pun berjalan dengan lancar, setelah bertempur selama beberapa puluh menit, banyak murid sekte bunga es terluka, hal itu di manfaatkan pasukan aliansi untuk menikmati tubuh mereka yang terluka itu, padahal pertempuran masih berlangsung dan pertempuran semakin panas,.


Saat pertempuran hampir selesai, tiba tiba datang pasukan dari sisi kiri dan sisi kanan sekte muncul pasukan aliansi sekte aliran putih, jumlah pasukan itu masing masing berjumlah 120 ribu pasukan, yang mana kedua pasukan adalah pasukan aliansi sekte aliran putih dan pasukan istana Kekaisaran han.


Boooomm boooomm boooomm..


Dhuuuuaar dhuuuuaar dhuuuuaar..


Boooomm boooomm.


Ledakan menggema di luar sekte saat pasukan aliansi sekte aliran putih dan pasukan istana menyerang pasukan aliansi sekte aliran hitam yang berada di luar sekte , dan pertempuran pun semakin sengit.


"Kita bertemu lagi patriark sing,"ketua aliansi sekte aliran putih berbicara dengan datar, yang mana dia adalah patriark sekte bintang matahari. Salah satu dari dua sekte besar di Kekaisaran han.


"Akhirnya kamu keluar juga patriark shen, aku tidak repot repot lagi mencari mu, mari kita buktikan siapa yang kuat antara kita!?" balas patriark sing yang juga datar.


Boooomm boooomm boooomm..


"Terobos masuk dan bantu murid sekte bunga es!"salah satu patriark aliansi sekte aliran putih merasa khawatir dengan murid sekte bunga es, sehingga dia memerintahkan pasukan untuk menerobos masuk kedalam sekte.


"Patriark,apa aku perlu membantu untuk membunuh banjingan itu?"ucap salah satu patriark pada patriark shen,matanya menatap tajam patriark sing .


" tidak perlu patriark! Aku sudah lebih dari cukup untuk membunuh nya,"patriark shen percaya diri dapat mengalahkan patriark sing.


Para patriark aliansi sekte aliran putih pun meninggalkan patriark shen untuk bertarung dengan patriark sing.


"Keluarkan semua kemampuan patriark sing, hiiyaa....?"patriark shen meleset menyerang patriark sing, patriark sing juga tida tinggal diam, dia juga bersiap bertarung dengan patriark shen.


Boooomm boooomm boooomm...


Ledakan terus menggema, pasukan aliansi sekte aliran hitam dan pasukan aliansi sekte aliran putih bertarung dengan sengit, banyak bangunan sekte yang hancur karena imbas dari ledakan peperangan itu.


Patriark shen dan patriark sing juga bertarung dengan sengit, karena kekuatan mereka setara, yang mana sama sama berada di ranah dewa surga tahap puncak, membuat pertarungan keduanya sangat seimbang.


" TAPAK PEMBUNUH,"seru patriark shen, lalu membentuk tapak dari elemen angin dan dilepaskan ke arah patriark sing.


"TAPAK NERAKA"seru patriark sing, lalu membentuk tapak NERAKA dan dilepaskan ke arah patriark shen juga.

__ADS_1


Whuuus whuuus


whuuus whuuus


Boooomm boooomm


boooomm boooomm


boooomm boooomm..


Dhuuuuaar dhuuuuaar dhuuuuaar dhuuuuaar..


Ledakan dahsyat mengguncangkan sekte bunga es dan menghancurkan banyak bangunan, pasukan aliansi kedua kubu dan pasukan Kekaisaran seketika berhenti bertarung dan menyaksikan pertarungan tingkat tinggi kedua patriark.


"Jangan diam saja! Habisi mereka semua!"salah satu patriark aliansi sekte aliran putih berseru saat melihat pasukan nya tidak bertempur.


Boooomm boooomm


dhuuuuaar dhuuuuaar


Boooomm boooomm


Ledakan kembali terdengar saat kedua pasukan kembali bertarung, setiap patriark aliansi sekte aliran putih maupun patriark aliansi sekte aliran hitam bertarung satu lawan satu, begitu juga dengan para tetua kedua aliansi.


Saat pertempuran memasuki 2 jam, pasukan aliansi aliran putih dan pasukan istana Kekaisaran justru terdesak oleh serangan pasukan aliansi aliran hitam, padahal mereka unggul dalam jumlah, namun kalah dalam kekuatan individu.


"Mundur"salah satu patriark aliansi sekte aliran putih berseru mundur, dia melihat pasukan aliansi aliran putih kewalahan menghadapi serangan pasukan aliansi aliran hitam.


Pasukan aliansi aliran putih pun perlahan bergerak mundur dan meninggalkan sekte bunga es, begitu juga dengan sisa murid sekte bunga es, mereka meninggalkan sekte bersama dengan pasukan aliansi dan pasukan Kekaisaran.


"Jangan biarkan mereka lari! Kejar dan habisi mereka!"seru salah satu patriark aliansi sekte aliran hitam.


Pasukan aliansi aliran hitam terus mengejar saat mendengar perintah, sehingga pertempuran terus berlanjut hingga malam hari tiba


**


Saat tengah malam pasukan kedua aliansi semakin berkurang, namun pasukan aliansi aliran putih dan pasukan Kekaisaran banyak yang tewas.


Memanfaatkan kesempatan ini banyak dari mereka melarikan diri.


Di tempat lain.......


Pertarungan antara patriark Shen dan patriark sing juga memasuki akhir, dimana patriark Shen yang akan memenangkan pertarungan mereka,

__ADS_1


namun saat patriark Shen akan menghabisi nyawa patriark sing, tiba tiba ada sesosok yang muncul dan membawa kabur patriark sing yang nyawa sudah di ujung tanduk.


__ADS_2