
Pagi yang cerah. Hari ini aku akan ke perpustakaan istana untuk penelitianku. Semua harus kumulai dengan mencari tahu tentang zaman kegelapan. Aku pergi ke perpustakaan dengan Zora. Sebenarnya binatang tidak diizinkan masuk ke perpustakaan. Tetapi, Zora memiliki akses istimewa yang tak diberikan ayah kepada naga lain, akses keluar masuk istana termasuk ruangan di dalamnya. Meskipun begitu, ia takkan berani sembarangan masuk ruangan tanpa tahu apa yang ada di dalamnya. Aku mengajarinya untuk mengetuk pintu, tidak masuk sebelum dipersilahkan, dan sopan santun lainnya. Itu membuatnya jadi favorit hampir semua pelayan dan pengawal di istana. Baik, jadi aku masuk ke perpustakaan dan disambut oleh Wanda, pustakawan di sini.
"Hai Wanda." sapaku
"Semoga matahari Baltazhar selalu menyinari anda. Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Wanda.
__ADS_1
"Dimana aku bisa menemukan buku buku tentang zaman kegelapan?" tanyaku. Wanda agak terkejut.
"Di rak nomor 201 paling bawah, tuan putri. Perlu saya ambilkan beberapa referensi?" Ucap Wanda menawarkan.
"Tidak perlu. Kau disini saja, Zora akan menemanimu." ucapku
__ADS_1
Setelah membaca begitu banyak buku, dapat kusimpulkan bahwa zaman kegelapan adalah zaman yang terjadi sekitar 200 tahun sekali. Ini diakibatkan karena setiap 200 tahun sekali gerbang antara dunia kegelapan dan dunia ini akan terbuka sehingga para makhluk kegelapan akan bangkit dari dunia bawah untuk membuat kekacauan, mencari makan, atau bahkan ingin membuat peradabannya sendiri dengan cara yang brutal. Ini sudah terjadi sekitar 800 tahun yang lalu. Berarti sudah ada 3 kali zaman kegelapan. Zaman kegelapan berlangsung selama maksimal 2 tahun atau kurang karena jika tidak dihentikan, maka umat manusia akan musnah. Makhluk kegelapan hanya akan tunduk pada pemilik yang layak dari pedang kegelapan. Tunggu, apa yang dimaksud adalah pedang hantu? Tetapi kalau pedang hantu tak ada, maka para makhluk kegelapan tak akan tunduk pada siapapun kali ini. Kalau mereka tak bisa ditundukkan, maka umat manusia bisa musnah. Baik, aku sekarang paham tentang makhluk kegelapan.
Sekarang aku mencari buku tentang Olea atau entahlah daerah mana itu. Beberapa saat mencari, aku menemukan buku usang bersampul coklat. Aku membacanya dan paham isinya setelah beberapa saat. Di buku itu, disebut bahwa Olea adalah sebuah wilayah di kelilingi pegunungan dan punya 4 musim. Setelah masa zaman kegelapan, Olea musnah. Beberapa tahun kemudian, seorang Raja bijaksana membangun kerajaan diatas tanah Olea yang sekarang berganti nama menjadi Baltazhar. Jadi, dulu zaman kegelapan terjadi di tanah ini. Sungguh sejarah yang kelam. Tak bisa kubayangkan seberapa banyak tangisan dan jeritan rakyat tak bersalah yang harus menanggung akibatnya. Aku merasa sedih akan hal ini. Tak bisa kubayangkan nanti akan seperti apa rakyat yang kusayangi menanggung ini semua. Aku melanjutkan membacaku. Aku menemukan bacaan yang isinya : 'Salib adalah lambang pedang kegelapan. Seseorang dengan lambang tersebut akan menjadi pemilik yang layak dari pedang kegelapan dan semuanya akan tunduk kepadanya. Ramalan ini bersifat mutlak.'
__ADS_1
Setelah membaca tulisan tersebut aku merasa... sedih? Aku tidak menyangka akan ditandai seperti ini. Bukannya mudah mencari pedang kegelapan itu. Semua tantangan terasa mematikan. Tunggu, jadi 400 tahun lalu kesatria pemilik pedang ini menggunakan pedang ini untuk menstabilkan zaman kegelapan. Tetapi ia kemudian mengabdi untuk pedang ini karena tahu dia tak akan hidup selamanya dan pedang ini tak pernah ditemukan. Lalu zaman kegelapan 200 tahun lalu, karena tak ada yang menstabilkan, makanya Olea bisa musnah seakan ditelan bumi. Hei aku baru saja mendapat pemikiran tak masuk akal. Seandainya aku dapat menemukan pedang itu, apa kehancuran pada zaman kegelapan seperti 200 tahun lalu bisa kucegah? Berarti, apakah peta yang diberikan nenek itu adalah peta letak pedang kegelapan bersembunyi? Bukankah di peta itu terdapat tanda salib juga sepertiku. Segera kulihat lagi peta itu dengan teliti. ada semacam tulisan kecil samar di pojok kertas. Pantas saja aku tidak tahu, bagian ini terlipat. 'Sinar matahari akan menyinari jalanmu.' Wilayah Xidthar ada di sebelah Barat Baltazhar. Tentu saja mengikuti pergerakan matahari. Tapi aku juga tak lupa Kaisar Xidthar, Cassius Floyd itu. Aku tak boleh tertangkap olehnya. Jika dia tahu aku sedang mencari pedang kegelapan dengan pengetahuan sebanyak ini apalagi di wilayah kekuasaannya, dia pasti akan membunuhku di tempat. Takdir yang mengerikan.
~Bersambung