
Mecher's corp.
" Tuan ini sudah sangat malam sebaiknya anda segera pulang " ujar Jack sedari tadi setia menemani tuannya yang sibuk dengan beberapa dokumen diatas mejanya .
Ini bukan hal yang biasa bagi Jack yang akan menunggu tuannya hingga larut malam
" Jack ! bereskan semua pecundang ini dan tarik semua saham kita diperusahaannya " titah Shean yang geram dengan pekerja bisnisnya . secara diam-diam berani membuat masalah dengan Mecher's corp .
" Baik tuan " Jack pun mengekori Shean yang berjalan keluar ruangan kerjanya
Waktu menunjukkan pukul 11 malam namun Shean belum juga pulang .Jenniferhanya menunggunya di meja makan .sudaha hampir lima jam dirinya ketiduran disana namun tanda-tanda kemunculan suaminya itu belum ada .
Seperti inilah setiap harinya menunggu kepulangan Shean dari kantor dan memasaka makan malam .lagi-lagi seperti itu , makanan yang hidangkannya masih dalam keadaan utuh tak tersentuh sama sekali dan akhirnya berujung semua makanan itu dia bagikan kepada penjaga rumahnya .
Dengan berbesar hati kembali mengambil nafas untuk kesekian kalinya agar menghilangkan rasa sesak yang menghantam dada .berulang kali harus kecewa berungkali juga merasa seperti orang bodoh .
" Apa Tuan sudah pulang bi ?" tanya Jennifer pada pelayan rumah yang bertugas malam .
__ADS_1
" Belum nona "
" baiklah . jangan lupa semua makanan ini dibagikan saja " titah Jennifer sebelum beranjak dari duduknya
" Baik nona "
segera pelayan itu memberesi semua makanan dan melakukan apa yang ditugasi oleh Jennifer .dan satu hal lagi yang dilakukannnya selama secara diam-diam , mengambil secarik kertas putih disebelah cangkir kopi lalu memasukkannya kekantong clemek yang dipakainya .
Tak lama kemudian suara gesekan pintu gerbang dan diikuti suara deru mesin mobil terdengar memasuki perkarangan rumah mewah itu .membuat pelayan setengah baya itu terpogoh -pogoh berlari membukakan pintu utama .
Shean masuk setelah pintu dibukakan ,pelayan itu mengamati tampilan tuannya . tampak masih rapi tidak ada tanda -tanda jika tuannya berbuat macam-macam diluaran sana lantaran waktu pulangnya sudah terlambat .
Setelah membersihkan tubuhnya Shean berganti pakaian dengan kaos dan celana pendek . duduk sambil meminum segelas air mineral yang selalu sedia diatas nakas . saat itu juga deringan ponsel bergetar pertanda ada panggilan masuk .mengintip sedikit kata yang tertera dilayar ponselnya Shean segera menyudahi minum dan mengangkat sambungan telpon itu .
" Ya Hallo ! "
" Selamat malam tuan Shean , maaf menganggu waktu istirahat anda " kata seseorang dibalik telpon
__ADS_1
" Ada apa ?" tanya Shean sedikit panik .Dokter Jihan menghubunginya itu artinya ada sesuatu menyangkut dengan keadaan seseorang
" Nona Em sudah sadar tuan " ....
" Benarkah ?"
memastikan apa yang dikatakan Dokter Jihan itu benar . tak bisa dibohongi jelas sekali raut wajahnya seketika berubah total . yang tadinya lelah karena mengurusi beberapa pecundang yang berkhianat padanya setelah itu dapat kabar mengenai seseorang yang bahkan sekarang membuat semua rasa lelah yang tiba tergantikan dengan rasa haru dan juga senang .
" Benar tuan . anda bisa mengunjunginya besok karena aku sudah memindahkannya keruang rawat biasa " ujar Dokter itu lagi
" Terima kasih besok aku akan terbang ke sana " akhir dari sambungan telpon itu .Shean kembali menaruh ponselnya diatas nakas .
Dia tersenyum bahagia menatap dengan lekat wajah seseorang yang tergambar disebuah bingkai foto yang terletak manis diatas nakas .penantiannya selama ini tak sia-sia dan ucapan terakhirnya dikabulkan oleh gadis cantik yang selama ini namanya bersemayam dihati Shean bertahun-tahun nama itu tak tergantikan oleh siapa pun termasuk Jennifer , istrinya sekarang.tak lain dia seorang wanita tangguh dan juga hebat mampu bertahan dalam pernikahan yang selama ini mereka bangun tanpa ada tujuan .
Shean memijit pelipisnya yang sama sekali tidak sakit . senyuman yang jarang mengembang dibibirnya itu kembali pudar saat ini pikirannya kembali berkelana kemana-mana .teringat akan hubungannya dengan Jennifer yang sama seperti sebelum -sebelumnya .tak ada kemajuan sedikit pun dia bisa menghargai usaha istrinya yang sangat kuat dalam menerima dan mempertahankan rumah tangga mereka , bahkan beberapa tahun setelah menikah mereka sempat cekcok untuk sama-sama berpisah namun karena kebesaran dan kesabaran hati Jennifer hubungan mereka berjalan kembali tanpa adanya perubahan .
sedangkan Shean mengakui tidak bisa berkali-kali ingin memperbaiki rumah tangga nya tetapi hatinya selalu berkata jangan . nama seseorang masih terekat indah dihatinya Emilli .
__ADS_1
Meski dia terkenal sedikit dingin dengan kepribadiannya tapi Shean juga bisa merasakan rasa bersalahnya . dia mencintai wanita lain sementara dia juga mengurung seorang wanita dalam ikatan pernikahan .Shean mengakui nya lagi perjuangan wanita yang menjadi istrinya begitu luar biasa .dia tahu apa saja yang dilakukan istrinya itu tapi apa daya jika hati berkata jangan .Shean menyadari jika Jennifer tidak bisa merebut hatinya sampai saat ini .