Sejak Aku Melihat Dirimu

Sejak Aku Melihat Dirimu
Tidak ada bedanya


__ADS_3

Shean terdiam sambil beberapa kali membenarkan ujung lengan kemejanya , menandakan dia sedikit berpikir tentang itu.


" aku tak ingin dia mengharapkan hal yang sia-sia hingga dia tua nanti " kata Shean , sedangkan sang ibu hanya tersenyum tipis .


Riana dapat merasakan bagaimana diposisi menantunya .selain sesama perempuan dan memiliki hubungan antara menantu dan mertua .


Riana juga mengalami hal yang sama dan itu sangat menyakitkan . perjuangan hidupnya dulu sangat sedih jika kembali dikenang .tapi menantunya lebih kuat dan tangguh dari pada dirinya .


" Bagaimana jika mama yang mengatakannya ?


mama tak ingin kau mengharapkan hal sia-sia hingga kau tua nanti . dan menyia-nyiakan seseorang yang mungkin segalanya bagimu .bicaralah padanya ! jangan ambil keputusan .biar dia saja yang mengambil keputusan .akankah dia sanggup bertahan ? atau dia ingin bebas. itu saja " kata seorang ibu memberikan nasihat kepada putranya .

__ADS_1


" Jangan menyesal suatu saat nanti Shean . karena papa juga merasakan cerita yang sama seperti mu . kehilangan seseorang yang sangat berarti untuk kita itu sangat menyakitkan , papa selalu mendoakan yang terbaik untuk mu jadi bijaksanalah dalam mengambil keputusan maupun itu tindakan " Shean menerima saran dan nasehat dari orang tuanya lagi -lagi dia hanya bisa diam merenungi semua itu .


" Baiklah aku akan serahkan semuanya pada dirinya , tapi jika Emilli sadar aku ingin Jennifer tahu bahwa aku akan memilih Emilli " katanya dengan tegas .


Flashback off


" Ya. mama ingat kita hanya bisa terus mendoakan agar semua masalah ini cepat berakhir . kita sudah memberinya saran , dan aku yakin jika Shean tidak akan mengambil tindakan yang akan mengecewakan banyak orang " Ujar Riana dengan keyakinannya .


" perempuan itu sudah sadar kemungkinan besar Shean akan membawa nya kesini ,anak itu sudah menentukan pilihannya .aku hanya memikirkan satu ....Abizard pasti sangat kecewa kepada kita " kata Samuel wajahnya yang tampan kini diselimuti dengan raut raut cemas dan juga takut .


" Tenanglah suamiku .. aku yakin menantu kita itu tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan cinta suaminya meski Emilli kembali pulih .kau tidak perlu khawatir kita akan berdiri didekat Jennifer " kata Riana mengenggam tangan suaminya .menyalurkan kehangatan dan sebuah kekuatan yang ia miliki kepada suaminya yang kini sedang memikirkan masalah ini entah apa yang akan terjadi kedepannya .

__ADS_1


Sementara itu dikediaman Shean Mecher terlihat sedang sarapan bersama namun tidak dengan Jennifer .perempuan itu lebih menyibukkan dirinya dengan menyiapkan segala perbekalan anak-anaknya untuk kesekolah .


" Bibi ayo sarapan " ajak Xavio ketika melihat bibinya berjalan mondar-mandir seperti setrikaan dari lantai atas hingga ke ruang makan .


" Lanjut dulu Xavio semua jagoanku harus disiapkan terlebih dahulu aku belakangan . nanti juga bisa sarapan " kata Jennifer mencubit pelan hidung putranya hingga dia meringis kesakitan


Saat semua sudah siap dibereskannya ,Jennifer membantu bibi Lin mengangkat perbekalan anaknya untuk dimasukkan kedalam mobil .semua bekal untuk tiga hari karena anaknya sekolah dalam seminggu harus mengikuti asrama selama tiga hari .


setelah itu dia memberikan tas kerja Shean sebelum pria itu memintanya . tanpa melakukan acara pamitan sebelum berangkat kerja seperti yang dilakukan pasangan suami istri diluar sana .Shean membalikkan badannya namun sang anak mengkodenya dari dalam mobil .mereka berbisik dan memberikan gerakan isyarat .maksudnya Shean diminta untuk memberikan sebuah kecupan untuk Jennifer


Jennifer juga menyadari apa yang dilakukan kedua anak nakal nya itu.dia hanya tersenyum memberikan sebuah kecupan dari jauh.dia tidak terlalu kecewa saat Shean tidak melakukan nya .

__ADS_1


bersandiwara didepan anak-anak pun tidak ada bedanya dengan yang sebenarnya


__ADS_2