Semangatku Untuk Bunda

Semangatku Untuk Bunda
gaji


__ADS_3

"Kenapa gak usah sungkan cerita sama saya kalo ada masalah" ucap Fathur


"B-baik pak jadi gini sebenarnya saya kerja disini gak izin dulu sama bunda" ucap Dela


"H-hah?" Ucap Fathur kaget


"Kok bisa?" Tanya Fathur


"Harusnya kamu Izin dulu sama bunda kamu, kamu tau kan seberapa penting doa mereka? Dan kita tidak akan jadi apa-apa tanpa mereka, kamu kenapa harus membohongi mereka" Tanya Fathur


Dela hanya diam dan menundukan pandangannya. Dela berusaha bercerita namun mulutnya terkunci dan tiba-tiba ia menangis


"De-dela?" Ucap pak Fathur panik


"M-maaf kalo kata-kata saya menyinggung hati kamu" ucap Fathur merasa bersalah


"Pak?" Ucap Dela sambil berusaha menahan tangis


"Iya kenapa?" Jawab Fathur


"Saya boleh permisi?" Ucap Dela


"Kamu mau kemana?" Tanya Fathur


"Saya mau kesana dulu" ucap Dela


"Silahkan" jawab Fathur


"Saya sangat mengerti dia pasti butuh waktu untuk berfikir saya gak tau kalo kehidupannya serumit itu sampai harus air matanya yang berbicara" ucap Fathur


Dela pergi ke musola kantornya dan melaksanakan solat setelah itu dua berdoa


"Ya allah aku tau kok aku salah tapi maafin aku, aku gak punya alternatif lain cuma bisa gini" ucap Dela sambil menangis

__ADS_1


Dela melihat ke arah jam di hp nya, ketika ia tersadar ternyata


"Astagfirullah udah waktu masuk kantor" ucap Dela sambil melepas mukena yang ia pakai


Dela melipat mukena dan menyimpannya lagi ke tempat semula


"Aku harus cepat, kalo telat lagi pak Fathur pasti marah" ucap Dela


Dela berjalan cepat menuju ruangan pak Fathur


Tok tok tok


Dela mengetuk pintu ruangan


"Permisi pak" ucap Dela sambil membuka pintu


"Assalamualaikum pak" ucap Dela lagi


"Alhamdulillah ternyata pak Fathur belum kesini" ucap Dela


Bunyi suara pesan masuk


"Siapa ya yang ngechat?" Ucap Dela Bingung


"Oh pak Fathur" ucap Dela


Dela membuka cht dari pak Fathur


Pak Fathur: Dela, saya nanti masuknya agak telat, kamu tolong rapihkan file untuk ketemu client besok ada di komputer saya, kamu kerjakan di ruangan saya aja


Dela: baik pak


Dela segera mencari file yang ia maksud dan mengerjakannya dengan sangat teliti setelah beberapa menit

__ADS_1


Rrrrt


Suara orang membuka pintu


"Silahkan masuk" ucap Dela


"Oh maaf pak" ucap Dela sambil berdiri


"Gapapa kerjain aja dulu tugas kamu di sana" ucap Fathur


"Saya nanti duduknya di sofa saja"


"Kamu kenal ade saya sudah berapa lama?" Tanya Fathur


"Sudah 6 tahunan pak Kira-kira" jawab Dela


"Deket banget ya pasti" ucap Fathur


"Iya pak, dulu Rahma pindah pas saya kelas 2 smp dan Rahma jadi sahabat saya sampai sekarang" ucap Dela


"Oh iya waktu itu kantor yang cabang Jakarta lagi sulit, terpaksa abi membawa Rahma ke jakarta dan aku sendiri di Yogyakarta" ucap Fathur


"Emang mamah bapak kemana?" Tanya Dela


"Dulu umi tinggal di Bandung karna nenek juga kebetulan lagi sakit" ucal Fathur


"Saat itu saya ingin kuliah tapi saya gak mau kuliah di dalam negri karna ya percuma ujungnya pasti tinggal sendiri juga makanya saya memutuskan untuk kuliah di cairo Mesir kebetulan dulu ada beasiswa dan saya lolos dan langsung berangkat" ucap Fathur


"Wah mahsyaallah bapa ternyata lulusan cairo mesir" ucap Dela dalam hati yang membuatnya semakin insecure


"Setelah dua tahun perusahaan bapak membaik dan aku pulang, karna umi sama ami udah mulai tinggal serumah dan saya senang sekali waktu itu" ucap Fathur


"Ah kok saya jadi curhat" ucap Fathur

__ADS_1


"Oh iya besok kan hari ibu jadi kantor saya liburkan untuk memberi kesempatan kepada seluruh karyawan agar menghabiskan waktunya dengan keluarga" ucap Fathur


"Sayang banget kalo liburnya cuma sehari, aku tetep gak bisa ktemu bunda" ucap Dela dalam hati


__ADS_2