
*di taman
saat semua orang sibuk berfoto Dela diam di kursi taman deket air mancur sendiri
"Dela sayang sini foto bareng" ucap umi
"iya del ayo sini kita foto foto dulu, kamu juga Kan ngajak aku foto bareng keluarga kamu, sekarang giliran aku ya" ucap Rahma
"ayo sini sayang" ucap umi
"iya mi tunggu sebentar " ucap Dela
*Dela menghampiri umi yang sedang berkumpul
"jangan malu malu ya, anggap aja keluarga sendiri" ucap abi
"iya abi terimakasih banyak " ucap Dela
"iya kamu ini suka malu malu padahal dulu Rahma pasti suka malu maluin kan di rumah kamu" ucap Fathur
"apa sih abang sok tau, orang aku baik gak malu maluin" ucap Rahma
"iya deh iya abang percaya" ucap Fathur
"sudah! sudah! ayo berbasis rapih, kita foto " ucap umi
"umi mau deket Dela dong" ucap umi
"Oh boleh mi" jawab Dela
"satu dua tiga "
"say cisss"
"cissssss"
"Dela kenapa kayak gak semangat gitu?" Tanya umi
__ADS_1
"Dela sakit?" Tanya abi
"Enggak aku cuma cape sedikit, boleh istirahat disana gak umi?" Tanya Dela
"kalo kamu gak enak badan mendingan kita semua pulang dulu aja yu" ucap Rahma
"gak usah, aku mau istirahat sebentar kok" ucap Dela
"Yaudah kamu istirahat dulu disana nanti umi beli makanan buat kamu" ucap umi
"Yaudah kalo gitu Dela duduk disana ya umi" ucap Dela
*Dela kembali duduk
"Dela kayak banyak fikiran gitu, dela ada cerita gak sama kamu de?" Tanya umi
"gak ada si tapi kayaknya lagi mikirin sesuatu " ucap Rahma
"Yaudah ayo lanjut aja dulu nanti umi yang Tanya Dela kenapa " ucap umi
"aku coba samperin aja kali ya sekalian tanya juga" ucap umi dalam hati
*umi menghampiri Dela
"sayang?" Ucap umi
"iya umi kenapa ?" Tanya Dela
"kamu kenapa kayak lagi sakit gitu? kamu pusing?" Tanya umi
"Enggak kok mi Dela gapapa" Ucap Dela
"gausah bohong sama umi, ayo cerita ke umi sayang" ucap umi
"Dela gapapa kok mi cuma mau istirahat aja, cape tadi di mobil " ucap Dela
"kamu gak bisa nyembunyiin gini, cerita aja ke umi , umi tau kamu gak punya tempat cerita , kamu kan disini jauh dari siapa siapa" ucap umi
__ADS_1
*Dela diam
"masih gak mau cerita ke umi? ayo cerita aja siapa tau umi ada solusi" ucap umi
"emang boleh?" Tanya Dela
"boleh dong kenapa gak boleh segala" jawab umi
"jadi gini umi maaf kalo aku lancang ya cerita ke umi" ucap Dela
"Anggap aja umi mamah kamu" ucap umi
"aku biasanya manggil mamah aku bunda mi" ucap Dela
"Oh iya kalo gitu maksud umi anggap aja umi bunda kamu" ucap umi
"umi jadi pusing gini, tapi gapapa intinya gitu aja kamu faham kan?" Tanya umi
"iya umi jadi gini sebenarnya Dela belum cerita ke siapapun setelah disini hampir 2 bulan makannya kalo apa apa tuh suka bingung mau nangis apalagi aku dsini sendiri, mau cerita ke Rahma kan emnosinya sama setingkatan sama aku jadi cara menanggapinya juga gak jauh sama aku, mau cerita ke orang yang lebih dewasa gak punya" ucap Dela
"iya udah tenang ya, sekarang cerita ke umi yu gapapa " ucap umi sambil mengelus kepala Dela
"Dela bohongin bunda umiii" ucap Dela sambil berkaca kaca
"bohongin gimana maksud kamu?" Tanya umi bingung
"jadi pas dulu Dela ke sini bilang ke umi mau kuliah, kebetulan Dela dapat beasiswa di salahsatu kampus di sini hggg hgg terus Dela mikir kan kalo Dela kuliah bunda dapat uang dari mana hgg hgg tapi bunda sama bapa pengen banget Dela kuliah" ucap Dela sambil menangis sesenggukan
"gapapa nangis aja, cerita ke umi " ucap umi
"terus pas malem nya kebetulan Rahma nawarin kerjaan di Yogyakarta juga jadi Dela ambil kerjaannya dan bilang Dela kuliah padahal enggak" ucap Dela
"Dela Bingung kalo umi nanti tau gmna" ucap Dela
*umi mengusap pipi Dela yang dipenuhi air mata
"gini sayang...
__ADS_1