Semangatku Untuk Bunda

Semangatku Untuk Bunda
lamaraaaan


__ADS_3

"Delaaaa sayangg" teriak sarah yang sedang berbincang di ruang tamu bersama aisyah dan Fathur


"kesini dulu umi mau ngomong" ucap sarah


"iya umi" jawab Dela berteriak


"jangan teriak teriak sayang kalo di panggil langsung samperin, sekarang kamu samperin umi ya" ucap rahmat


"mau sama bapa kesannya " ucap Dela memlas manja


"elehh anak bapa masih manja aja, bapa kira jauh dari bapa bakal dewasa " ucap rahmat


"gak gitu bapaa ihh" ucap Dela manja


"Dela cepetan sayang" teriak sarah


"iya umi tunggu bentar lagi" ucap Dela


"tuh bunda udah teriak teriak mending kita langsung kesana yu" ucap Rahmat


"Yaudah ayoo bapa juga" ucap Dela


mereka menghampiri aisyah, Fathur dan sarah yang berada di ruang tamu sudah lumayan lama menunggu


"dari mana aja kok sibuk banget si putri bunda" ucap sarah


"hehehe bapa tadi yang lama bun jadi Dela juga lama" ucap Dela

__ADS_1


"hehh kok jadi bapa" ucap rahmat


"eh iya umi mau tidur di rumah Dela ? ada kamar kosong kok mi" ucal Dela


"umi udah nyari penginapan kok jadi nanti nginep di hotel bareng Fathur " jawab umi


"alhamdulillah kalo gitu" jawab Dela


"iya bentar lagi umi mau balik ke hotel tapi umi sama Fathur mau ngomong sesuatu" ucap aisyah


"ngomong apa mi?" tanya Dela


aisyah dan Fathur saling tatap dan tersenyum


"jadi gini Dela saya sebenarnya ke sini bukan hanya mau nganter kamu dan mastiin kamu sampe kesini dengan selamat tapi aku ngajak umi kesini punya tujuan tertentu" ucap Fathur


"jadi saya berniat melamar kamu dan ingin menemui keluarga kamu sekalian meminta izin kepada bunda dan bapa" ucap Fathur


Dela terdiam membeku dan mendadak menjadi bisu


"hmm kok jadi hening gini " ucap sarah


"jadi gimana sayang atau mungkin bunda sama bapa mau mewakili ?" Tanya aisyah


"kalo saya sebagai bapa dari Dela menyerahkan keputusan semuanya ke tangan Dela karana jika dia bahagia saya juga pasti snagat sangat bahagia" ucap rahmat


Dela memegang erat tangan sarah karna dia gugup dan sarah yang mengerti maksud dari tingkah Dela

__ADS_1


"gimana sayang ?" Tanya aisyah


"saya sebagai bunda dari Dela mungkin ingin meminta waktu untuk Dela berfikir dan insyaallah akan diberitahukan secepatnya " ucap sarah


"Baiklah, Dela sayang fikirkan keputusan nya dengan tepat ya, umi tunggu apapun jawaban kamu" ucap aisyah


Fathur yang mendadak menjadi pendiam setelah berbicara membuat Dela sangat bingung harus bagaimana ,Dela tidak bisa mengambil keputusan begitu saja


"Yaudah kalo gitu umi sama Fathur mau balik ke hotel mau liat liat dulu juga mau beresin baju" ucap aisyah


"Yaudah kalo gitu umi hati hati ya, maaf Dela gak bisa ngasih jawabannya sekarang " ucap Dela


"Gapapa umi tunggu keputusan terbaik kamu" ucap aisyah


sarah dan Fathur menaiki mobil dan meninggalkan rumah Dela


"bunda?" Tanya Dela


"kenapa sayang ? kamu bingung?" Tanya sarah


"Dela gatau harus gimana" ucap Dela


"bunda ngerti, kamu boleh kok solat istikhoroh dulu atau mau mikir mikir dulu, kalo umi liat Fathur pasti lah terima aja udah mah ganteng, mapan, pendidikannya terjamin lagi" ucap sarah


"ehem" abi batuk


"cie abi cemburu ya" ucap Dela

__ADS_1


"engga kok" jawab abi


__ADS_2