
"Rahma Ayo berangkat ke kantor sekarang" ucap Dela
"Kamu ini, baru juga jam setengah delapan, mulaimya juga Kan jam delapan" ucap Rahma
"Ini hari pertama kerja, aku gak mau telat" ucap Dela
"Jam segini udah siap padahal masak sendiri cari makan sendiri beres beres sampe seberes ini sendiri" ucap Rahma
"Cocok nih jadi calon abang" ucap Rahma
"Ih apaan sih kamu ini, emang seharusnya cewek itu kayak gini ya kamu aja yang bobo nya suka gak sadar sampe lupa tugas kamu sebagai cewe" jawab Dela
"Iya deh iya nanti aku belajar dari kamu" ucap Rahma
"Yaudah ishh banyak materi banget mau berangkat juga, ayo berangkat " ucap Dela
"Yaudah iya ayo , ayo" ucap Rahma
"Bentar aku ngambil tas dulu" ucap Dela
"Tadi ngajak cepet cepet tapi kamu sendiri yang lama" ucap Rahma
"Ya ampun ngambil tas doang dibilang lama, sabar!" Ucap Dela
"Yaudah cepetan " jawab Dela
Mereka segera berangkat
"Ini kantor keluarga kamu?" Tanya Dela
"Iya ini sebenarnya dikelola abi tapi sekarang diterusin abang dua tahun terakhir " ucap Rahma
"Yaudah ayo masuk" ucap Rahma sambil menarik tangan Dela
"Bang!" Teriak Dela
"Abanggg!" Teriak Dela lagi
__ADS_1
Seorang pria dengan jas hitam dan rambut yang rapi dan kulit kuning langsat melihat ke arah Rahma
"Itu abang kamu?" Tanya Dela
"Iya itu abang aku, ganteng kan?" Tanya Rahma sambil menyenggol Dela
"Ah mahsyaallah ganteng banget" ucap Dela dalam hati
"Biasa aja" ucap Dela
"Abang kesini" teriak Rahma
Dia menghampiri Rahma dan Dela
"Abang ini temen aku yang aku ceritain sekarang udah bisa kerja" ucap Rahma
"Dela kenalin ini abang aku namanya Fathur dan abang kenalin ini Dela sabat terbaik aku sedunia" ucap Rahma sambil memeluk Dela
"Dia cantik" ucap Fathur
"Cie cie abang" ucap Rahma
"Apa? Maksud abang tas nya" ucap Fathur sambil meninggalkan mereka
"abang ih jangan gitu! inget ini temen aku" ucap Rahma
"dijaga dengan baik ya abang gantengku sayangku soalnya aku gak punya temen cadangan kayak dia" ucap rahma
"iya iya ah bawel, cepet pergi! berisik" ucap Fathur
"ih abangggggg" ucap Rahma
"aku bilangin umi sama abi yah" ucap Rahma
"iya iya maafin abang ya adek sayang" ucap Fathur
"Yaudah hati-hati ya Dela, bilang kalo abang jahatin atau marahin kamu" ucap Rahma
__ADS_1
"Dasar tukang ngadu" ucap Fathur
"apa bang sekali lagi?" Tanya Rahma sambil menatap Fathur dengan tatapan dalam
"n-nggk maksudnya abang mau madu" ucap Fathur ngeles
Dela hanya bengong disana
"dadah Dela aku pulang dulu ya" ucap Rahma sambil melambaikan tangannya
Dela membalasnya dengan melambaikan tangan dan tersenyum
disana tinggal Fathur, Dela dan karyawan yang lain
"kamu ikuti saya, akan saya ajarkan cara kerja yang benar" ucap Fathur
"b-baik pak" ucap Dela sambil mengikuti Fathur
"kamu sudah dipercaya adek perempuan saya satu satunya jadi jangan mengecewakan, mengerti !" Ucap Fathur
"Oke sekarang coba bereskan data ini, saya tinggal nanti saya periksa" ucap Fathur sambil memberikan berkas
"dan sebelum kamu mengerjakannya ambilkan saya kopi terlebih dahulu" ucap Fathur
"baik pak, mau kopi apa pak? mau kopi hitam atau kopi yang susu?" Tanya Dela
"ambilkan saya kopi hitam" ucap Fathur
"mau panas apa agak dingin pak?" Tanya Dela
"panas aja, saya pikir kamu pendiam ternyata lumayan cekatan juga" ucap Fathur
Dela malu dan menunduk
"jangan malu, karna saya abang sahabat kamu anggap saja saya keluarga kamu" ucap Fathur
"b-baik pak" jawab Dela
__ADS_1