
"Drtttttt drtttt drtttt" suara getar hp
Dela membuka hpnya dan mengangkat telpon
"Hlo Dela? Kamu udah siap?" Tanya Fathur
"Sudah pak tinggal mandi" jawab Dela
"Jangan lupa sarapan ya" ucap Fathur
"B-baik pak" ucap Dela
Tak membutuhkan banyak waktu Fathur sampai di kosan Dela tapi Dela belum selsai bersiap akhirnya Fathur berusaha menghubungi Dela kembali
"Kemana si ini anak di telpon gak di angkat" ucap Fathur
"Coba sekali lagi" jelas Fathur
Dela tidak mengangkat panggilan dari Fathur dan setelah beres Dela membuka hpnya dan melihat banyak panggilan tak terjawab dari Fathur. Dela segera berlari keluar dan benar saja sudah ada Fathur diluar
"Astagfirullah beneran udah disini" ucap Dela
"Yaudah aku makan nya nanti aja deh" ucap Dela
Dela menghampiri mobil Fathur
*kaca mobil terbuka
"M-maaf pak saya baru beres" ucap Dela
"Gapapa, ayo masuk" ucap Fathur
"Sebentar pak barang saya masih di kamar" ucap Dela
"Boleh saya bantu?" Tanya Fathur
"Gak usah pak, gampang kok aku cuma bawa barang dikit" ucap Dela
*Dela masuk ke dalam kosannya
"Astagfirullahhaladzim" teriak Dela
*Dela terkejut mendapati Fathur sudah di depan pintu
"Kenapa teriak? Liat saya kayak liat setan aja kamu" ucap Fathur
"Sini saya bantu" ucap Fathur
"Astagfirullahhaladzim, iya si gak banyak cuma satu koper ini apa aja isinya berat banget" Tanya Fathur
"Yaudah pak biar saya aja yang bawa" ucap Dela
__ADS_1
"Gapapa, saya juga bisa, kamu bawa apa aja sii kok bisa berat gini kayak mau pindah aja" Tanya Fathur
"Saya bawa bajunya diit kok pak cuma kemarin saya beli oleh oleh buat bunda" ucap Dela
"Kenapa gak beli bareng saya aja nanti, kan kamu bisa ngomongggg" ucap Fathur kesal
"Gapapa pak saya takut merepotkan bapak" ucap Dela
Fathur membantu Dela membawa kopernya
Dela sangat terkejut ketika memasuki mobil
"Loh kok ada umi?" Tanya Dela Bingung
"Umi kan mau bantuin kamu ngomong sama bunda kamu nanti sekalian jalan-jalan" ucap umi
"Ayo naik" ucap Fathur
"Umi, umi aja yang di depan Dela yang di belakang" ucap Dela
"Loh kenapa sayang" Tanya umi
"Gak enak aja umi, gak sopan" ucap Dela
"Gapapa sayang" ucap umi
Dengan pendirian Dela yang teguh dan kuat akhirnya umi duduk di depan menggantikan Dela
"Dela? Kamu udah makan kan?" Tanya Fathur
"Belum pak, umi, tadi pas mau makan keburu dateng bapa kesini jadi gak sempet makan" ucap Dela
"Berarti kamu bohong ya sama saya katanya gak akan lupa Sarapan tapi tetep aja gak Sarapan dulu" ucap Fathur
"Ya kan saya bukan sengaja pak" ucap Dela
" sudah sudah, mending sekarang cari makan dulu aja " ucap umi
Mereka mencari tempat makan dan makan bersama dan kemudian melanjutkan perjalanan
"Ini udah nyampe bandung kayaknya, rumah kamu sebelah mana?" Tanya Fathur
"Dari sini masih lumayan jauh pak" jawab Dela
Perasaan Dela sudah campur aduk sekali senang karena akan bertemu bundanya dan mencari cara bagaimana cara bilang kepada bundanya bahwa selama ini dia tidak kuliah membayangkan wajah bunda yang kecewa membuat airmata membendung
"Kamu kenapa sayang?" Tanya umi
"Gak seneng mau ketemu bunda kamu?" Tanya umi
"Bukan gitu mi, Dela takut umi kecewa sama Dela" ucap Dela
__ADS_1
"Gapapa, kamu harus mengakhiri ini, yakin saja setiap satu yang pergi maka akan diganti dengan yang lebih baik" ucap umi
"Bismillah aja, lagian mau berapa lama lagi bohongin bunda kamu? Semakin lama kamu bohong bunda kamu semakin kecewa" ucap Fathur
"Iya bener tuh" jawab umi
"Di depan belok kanan pak, terus kalo udah ada warung berhenti disana, soalnya ke gang gak masuk mobil" ucap Dela
"Warung yang mana? Yang itu?" Tanya Fathur
"Iya pak" jawab Dela
"Alhamdulillah akhirnya nyampe juga ke rumah kamu, lumayan jauh ya" ucap umi
"Iya umi" jawab Dela
Semua turun dari mobil dan Fathur membawakan koper Dela
"Saya aja pak" ucap Dela
"Saya aja! Ini berat" jawab Fathur
"Kalo gitu terimakasih pak" ucap Dela
"Sama-sama " jawab Fathur
Fikiran Dela mulai bingung rasa senang takut panik dan bingung menghampirinya secara bersamaan
Di depan rumah Dela
"Ini rumah kamu?" Tanya umi
"Iya umi" jawab Dela
"Lumayan besar juga ya" ucap umi
"Ayo, Bismillah dulu" ucap umi
"Huhhhhh Bismillah" ucap Dela sambil membuang nafas
"Assalamualaikum" ucap Dela
Tok tok tok
"Permisi" ucap Fathur
"Assalamualaikum? Bunda?" Teriak Dela
"Wah siapa itu kayak ada yang ketuk pintu" ucap bunda
"Tunggu sebentar" teriak bunda yang sedang mencuci piring di dapur
__ADS_1
Bunda membuka pintu dan dia sangat terkejut dan senang ketika melihat putrinya berada di depan matanya