Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku

Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku
Episode 14 cewek prik


__ADS_3

Kini hubunganku dengan Abim semakin baik aku bahagia akhirnya Allah menjawab semua do'a do'aku semoga acara kami lancar sampai hari H.Aku tak tahu hadangan terbesar apa yang ada di depan sana,sesulit apakah rintangan yang akan aku hadapi dan seperti apakah kehidupanku nanti


"Abim..." seorang cewek memanggilnya dan menepuk bahunya


"Oh iya sayang" jawab Abim


"Sayang,sayang siapa Abim?" kataku


"Ih Abim gemes banget deh"ucap si cewek


"Loh bukan kamu yang panggil aku tadi Shella" tanya Abim


"Bukan,tuh dia yang panggil kamu"aku menunjuk cewek tersebut


"Oh maaf...iya kamu siapa ya" tanya Abim kepada cewek aneh itu


"Aku mantan kamu itu lho yang paling kamu cintai" jawab si cewek


"Ha...mantan yang mana perasaan aku gak pernah pacaran sama kamu deh" terheran heran (Abim)


"Pernah kok,eh ngomong ngomong dia siapa" tanya si cewek

__ADS_1


"Oh dia pacar aku sekaligus calon istri aku kenalin namanya Shella" kata Abim


"Oh si pelakor ini namanya Shella"jawab sinis


"Wah parah ya lho bilang aku pelakor,kamu tuh yang pelakor jangan sok kenal deh sama aku" jawabku


"emang kamu kenal sama aku nggk kan kita gak pernah kenal ya" kata si cewek


"lu tuh gila apa gimana sih,tiba tiba manggil manggil gak jelas nuduh aku pelakor pula dasar gila" kataku dengan marah


"Eh cukup sudah sudah,ngomong ngomong nama kamu siapa" tanya Abim kepada cewek aneh itu


"Namaku laras" sambil menjulurkan tangan


"Kalo begitu ayo ikut aku pulang Abim aku teramat merindukanmu" dengan centil


"Nggk maaf ya kita gak kenal sebaiknya kamu pergi dari sini dan jangan pernah mengada ngada kalau kita punya hubungan" Abim dengan marah


"Ih apan sih...tapi kan aku sayang kamu"


"Nggk,pergi sekarang atau aku akan menyakitimu" kata Abim dengan tegas

__ADS_1


Laras tak mau pergi akhirnya aku turun tangan,sebab aku tahu kalau Abim adalah orang yang tak tegaan untuk menampar atau menyakiti orang lain


"Pergi dari sini dasar orang gila" kataku ke pada Laras


"Eh orang orang lihat dia pelakor nih..." teriaknya


Syukurnya tidak ada orang disana sebab jalananya agak sepi dan mau maghrib,karena aku tak tahan lagi dengan amarahku akupun menamparnya dengan sangat keras dia menangis dan masih saja centip dengan memeluk Abim


"Abim lihat tuh calon istri kamu,dia tuh orang jahat kamu jangan mau dengannya" katanya dengan memeluk Abim


"Wah...parah lho pergi atau nggk kamu dari sini atau ku bunuh sekalian kamu" kataku dengan kejam


"Apaan sih laras gila ya kamu lepasin aku" kata Abim sambil melepas tangan laras dari tangannya


"Lepasin tangan calon suami aku kalau gak beneran kubunuh kau"


Laras tetap tidak mau melepaskan tangan Abim,aku menggambil sebuah kater yang ada di dalam tasku dan mengancamnya


"lepasin kalau gak benda ini akan mengores wajah cantikmu" kataku sambil menodongkan kater tersebut


"coba aja kalau berani sini kamu dasar pelakor" kata laras

__ADS_1


akhirnya aku maju dan ku goreskan kater itu di wajah laras ada darah yang keluar sedikit akhirnya dia takut dan pergi.Sebenarnya aku juga tak berani melukainya tapi dia benar benar wanita yang aneh,dia sebenarnya cantik tapi yah...mungkin sedikit gila Abim berkata bahwa aku terlalu nekat dan berani untuk melakukan semua itu namun aku menjawabnya aku tak mau kehilangan dia lagi,dasar Cewek Prik kurang kerjaan


__ADS_2