Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku

Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku
Episode 7 Baper lage


__ADS_3

Matahari sangatlah terik di kota Jordan namun meskipun terik hari ini cuaca sangatlah dingin aku sangatlah lapar dan ingin makan,aku langsung naik mobil dan meluncur ke restauran yang ingin aku kunjungi bersama Hasan di Jordan setelah beberapa menit berjalan akhirny a kami sampai di sebuah restauran yang bernama Najla's Kitcen aku sangat penasaran dengan tempat itu dan akhirnya aku mengunjunginya,selesai dari sana aku langsung beranjak pulang karena aku sangatlah lelah dan ingin istirahat


"Hasan pulang yuk,aku lelah" kataku sambil merengek


"Sebentar lagi masih indah ni pemandangannya,kamu mau di foto nggk?" tanya Hasan


"Oh iya aku belum punya fotoku sendiri waktu di sini"


Aku berlari keluar untuk melihat spot yang bagus buat berfoto,setelah beberapa foto di ambil Hasan tiba tiba menyuruh seseorang untuk memfotokan dia dan aku awalnya sih malu tapi lama kelamaan membagongkan.Hari sudah mulai gelap aku dan Hasan kembali pulang ke penginapan setibanya di sana aku langsung mandi dan berganti pakaian ternyata hand phoneku berbunyi sejak tadi tapi aku tidak dengar karena aku ada di kamar mandi aku lihat ternyata Abim yang menelfon


"Hallo,ada apa Bim kayaknya penting?"jawbaku sambil mengeringkan rambut memakai handuk


"Kapan pulang Shell,kemarin orang tua kamu nanyain kamu mereka datang kerumah aku?"


"Eh belum tau nih soalnya masih belum selesai tugasku"


"Shella di mana pengering rambut kamu,punyakku rusak" kata Hasan dengan tiba tiba


"Husstt...aku lagi telpon masuk ke kamar gue ketuk pintu dulu napa" ucapku ke Hasan dengan suara pelan


"kamu satu kamar dengan Hasan? wah Shella,aku sebagai mantan kamu belum pernah lo" ucap Abim dengan menyindir


"Ngawur aja kamu"

__ADS_1


"Lha itu buktinya"


"Kalau emang sekamar kenapa? kamu cemburu"sahut Hasan


"Eh Hasan udah diem diem sana keluar kembali ke kamarmu,bikin rusuh aja"


"Aku bawa ya Shell"teriak Hasan


"okey"


"Hayyo ngapain kalian berdua,aku kasih tau orang tua kalian baru tau rasa" ucap Abim dengan tertawa


"Wah jangan ngadi ngadi kamu Bim,pulang dari Jordan aku sumpel tuh mulut pakai kain pel hehehe"


"Noh tuh depan kamar aku,napa masih gak percaya tanya aja ama Pak dosen" jawabku dengan ngambek


"Iya udah aku percaya kok calon istriku hahaha"


"Idih calon apa? adanya mantan pacar,napa sih kamu ganggu aja gak ada kerjaan lain apa atau cari pacar baru sana,sok akrab"


"Akukan hanya sayang sama kamu Shell"


"Udahlah jangan lebay,aku tutup telponnya oh iya salam buat ayah dan bunda insyaallah sebentar lagi aku pulang ke Indonesia"

__ADS_1


"Okey jangan lupa oleh olehnya calon istri"


"Okey oleh olehnya aku pukul jidat kamu kalau bilang calon istri kita itu udah putus"jawabku dengan nada gregetan


"Nggk deh sorry,okey"


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumusalam,calon istri"


"Ih dasar Abim orang gila"kataku


setelah percakapan panjang itu aku tertidur dengan sangat pulas,namun aku lupa pintu kamarku belum aku kunci nanti Hasan masuk tanpa ketuk pintu lagi mana aku mau tidur


"Klek klek"suara aku mengunci pintu


"Shell,kamu mau tidur" tanya Hasan


"Yaa ada apa emangnya?" tanyaku sambil teriakbdari dalam kamar


"Oh ya udah"


"Hmmm"

__ADS_1


"


__ADS_2