Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku

Sepucuk Surat Dariku Untukmu Lewat Di Sepertiga Malamku
Episode 5 Welcome to....


__ADS_3

Rintik hujan kini semakin deras,aku bangun dan segera siap siap untuk ke bandara aku menyiapkan sebuah jaket tebal yang terbuat dari kain wol,semua barang keperluanku aku bawa tak lupa juga paspor dan juga tiket pesawat


"Kring....kring..."Bunyi hand phoneku ada panggilan masuk "Hallo Hasan iya sebentar ya,kamu dimana?"


"Aku udah di luar rumah kamu yuk cepetan"


"Oke oke sebentar" jawabku sambil berlari dengan membawa koper

__ADS_1


"Ngapain lari lari nanti jatuh" ujar Hasan sambil tertawa


"Ah udahlah ayo cepet nanti ketinggalan pesawat"


aku dan Hasan masuk kedalam mobil,kami memilih menyewa mobil karena nanti mobilnya tidak dibawa ke jordan.Wushh....suara pesawat kami berangkat ke Jordan dimana kota yang indah yang belum pernah aku kunjungi selama hidupku,tempat dudukku bersampingan dengan Hasan aku tak sadar kalau aku tertidur dan hampir saja jatuh syukurnya di tangkap oleh Hasan hehehe....dan kepalaku di sandarkan di pundaknya


Tak lama kemudian aku dan Hasan sampai di tempat penginapan yang telah kami sewa melalui online tempat itu lumayan bagus dan nyaman namanya Queen of Sheba Eilat seharga 3.223.966 harganya memang cukup fantastis kalau di Indonesia namun disana itu adalah harga yang standar aku.Kamarku dan kamar Hasan bersebelahan setelah sampai di dalam kamar langsung memrebahkan badanku yang merasa capek dan pegal pegal

__ADS_1


"Dreeett...dreeett..." bunyi hand phoneku ada pesan masuk


ternyata pesan itu dari Abim yang berisi kalau aku di Jordan harus menjaga diri dengan baik, jangan sampai kelelahan,minum vitamin,jangan terlalu dekat dengan Hasan.Aku jadi teringat saat saat dulu ketika bersamanya dia selalu berkata seperti itu jika aku pergi berlibur namun kini semuanya hanya kenangan meskipun dia ingin kembali bersamaku tapi aku masih ingin sendiri dan tak ingin berpacaran,namun jika nanti dia benar benar tulus menyayangiku siap menerima aku apa adanya dan mau merubah sifat egoisnya aku mau bersamanya aku hanya ingin kepastian darinya bukan hanya janji janji palsu.


Aku menuggu jawaban dari Allah atas segala do'aku selama ini jodohku,rezekiku dan kematianku hanyalah Allah yang tahu dan aku hanya perlu berdo'a dan berusaha.Saat melihat foto Abim dan mengingat masa masa itu membuat menjatuhkan air mata yang tidak bisa aku bendung lagi,aku menangis sampai aku tertidur pulas di atas tempat tidur tanpa berganti baju dahulu


"Kring..Kring bunyi alaram menunjukkan pukul 02:34 aku bangun dan mematikannya ketika ingin tidur kembali tidak bisa aku memilih mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat isya' dan juga tahajud aku masih kepikiran dengan Abim namun setelah sholat dan berdo'a kini hatiku merasa tenang karena masih malam aku lanjut tidur lagi dengan keadaan masih menggunakan mukena

__ADS_1


__ADS_2