
Hari hariku di Jordan sangatlah bahagia karena ditemani sosok yang sangat baik hati dan menyenangkan dia bagaikan malaikat pelindung.Hasan bagiku dia sangat berarti namun aku bingung dengan perasaanku sekarang ini aku menyukai Hasan atau Abim masa laluku kedua duanya sangat perhatian padaku
"Kkrriing....." suara jam
aku terbagun dan melihat sosok yang berparas tampan ada disebelahku akun tidak berteriak dan tidak terkejut karena mungkin ia kewelahan mengurus diriku dan tidak sengaja tidur disampingku,aku bangun dan ku selimuti ia biarkan ia tidur terlebih dahulu kini badanku juga sudah sehat kembali aku bergegas mandi dan menyiapkan minuman dan makanan untuknya
"Hasan ayo bangun sudah siang" tanganku sambil memegang wajahnya
"Hhmm kamu sudah bangun ternyata" jawab Hasan sambil memegan tanganku
"Iya aku juga sudah enakkan kok,ayo bangun itu sarapannya"
'"Iya,eh maafin aku ya karena gak sengaja tidue disebelahmu" dengan rasa bersalah
" iya gak paoa lagian kamu juga gak ngapa ngapain aku kok,santuy aja"
Hasan bangun dan kita makan bersama
"Assalamu'alaikum" seseorang datang
"Wa'alaikumusalam"
aku terkejut melihat sosok yang tiba tiba ada di depan pintu,Abim datang dengan tiba tiba ia terkejut melihat Hasan di kamarku
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan Hasan,dikamar Shella?" nada terkejut
"Oh tidak Abim kamu jangan salah paham aku tidak ngapa ngapain dengan Shella beneran" Hasan meyakinkan Abim
"Iya Abim aku gak ngapa ngapain kok dengan Hasan,dia hanya menjagaku tadi malam" jawabku
"Tapi kenapa tempat tidurmu berantakan dan Hasan ada di dasana" Tanya Abim dengan marah
"Tadi malam aku tidak sengaja ketiduran beneran suwer deh beneran" Jawab Hasan
Abim tiba tiba pergi tanpa mengakatakan kata kata apapun,karena aku sangat khawatir dengan Abim aku lalu mengejarnya namun Hasan menyegahku
"Sudahlah Shella diakan masa lalu tidak usah dikejar,sekarang ini akulah masa depanmu" Ucap Hasan sambil memegang tanganku dan menahanku untuk pergi
"Shella cukup kita sudah melalui banyak waktu bersama,apakah kamu tahu kamu itu berarti buatku,apakah tidak ada perasaan sedikitpun darimu untukku" tanya Hasan
"Aku bingung Hasan,lepasakan aku aku ingin memastikan apakah aku mencintaimu atau mencintainnya"
Akhirnya Hasan melepaskanku dan aku mengejar Abim,aku tak tahu Abim ada dimana aku menlfonnya tapi tidak ia angakat,akhirnya aku memutuskan mengelilingi Jordan hanya untuk mencari Abim sebab ia habis tiba di Jordan karena khawatir dengan kesehatanku.Aku mencarinya dari pagi sampai sudah larut malam aku lelah dan aku beristirahat sebentar di sebuah taman aku mengirimkan pesan kepadanya yang isinya bahwa aku berada di taman,aku menangis dan berkata dalam hati
"Ya Allah,kenapa semuanya jadi bengini apakah ini jawaban dari do'a do'aku,aku memohon kepadamu berikanlah hamba jodoh yang sholeh,jodoh yang baik,jodoh pilihanmu dan tempatkanlah hati hamba pada seseorang yang tepat untu memiliki hamba,tapi kenapa semuanya menjadi tidak karuan apakah ini pertanda bahwa hamba masih sayang kepada Abim dan tidak siap untuk kehilangannya meskipun setelah segala yang ia lakukan kepadaku" ujarku dalam hati
Tidak lama kemudian datanglah seseorang yang memberikan saputangannya kepadaku aku tak tahu siapa ia setelah aku lihat baik baik ternyata ia Abim aku langsung berdiri dan memelukknya sambil menangis
__ADS_1
"Aku mohon jangan pergi seperti itu,aku tak tahu apakah aku masih menyangimu tapi aku tak sanggup jika engkau pergi dariku,aku minta tetaplah disisiku"ujarku
"Bagaimana aku tak sakit hati Shella setelah apa yang kulihat kau bersama Hasan dan hatimu saja tidak menentu untukku,apa yany harus kulakukan supaya kau percaya bahwa aku sudah berubah dan aku benar benar sayang kepadamu" jawab abim
"Maafkan aku Abim,aku memang salah tapi apa yang kamu lihat itu tidak benar dan tidak pernah terjadi hal hal yang seperti kamu fikirkan,aku tidak akan pernah melakukan itu sebab dalam hatiku masih ada kamu Abim,apa yang harus kulakukan supaya kau percaya perlukah kita pergi ke rumah sakit sekarang supaya kamu tidak meragukanku lagi" jawabku sambil menangis tanpa henti
"Sudah cukup Shella,aku percaya iya kamu tidak melakukan apa apa sudah jangan menangis aku yang salah maafkan aku" ujar Abim sambil mengusap air mataku
tidak lama kemudian Hasan datang sambil berteriak teriak
"Shella.....Shella...Shella oh rupanya kamu disini,ayo kita kembali ke hotel ini sudah larut malam saatnya istirahat kamu juga baru saja sakit,aku khawatir jika kamu kenapa napa"
"Tidak apa apa kok ada Abim disini dia pasti bisa menjagaku dengan baik"jawabku
"Iya Hasan kamu pulang aja dulu biarkan Shella tenang dulu dan maafkan aku atas kesalah pahamanku" ucap Abim
"Iya gak papa Abim,lagi pula kami memang dekat dan aku juga mencintainya"
"Haaaaaa??????????""
"Iya aku mecintainya apakah tidak boleh,sebenarnya aku sudah mengincarnya sejak awal sebab aku tahu jika ia masih jomblo dan habis putus dari kamu,sekarang kamu datang dan lihat Shella lebih memilih mantannya yanh busuk dari pada aku yang selalu ada untuknya" ucap Hasan
"Hasan,kenapa kamu menjadi begini kamu itu orangnya kamu tidak seperti Hasan yang aku kenal" ujarku
__ADS_1