Seputar 7 lelaki

Seputar 7 lelaki
eps. 15


__ADS_3

6 bulan kemudian..


hari ini key baru keluar dari ruang sidang, lagi-lagi key menang mendampingi client nya.


kali ini key menyelesaikan kasus perceraian dan harta gono-gini seorang wanita pengusaha kaya di kota new York.


"aiissh.. harusnya aku membunuhnya." gumam key kesal sambil memegangi lehernya.


key mendapat serangan di ruang sidang Karna lawannya tak terima atas kekalahannya.


key benar-benar merasa lelah dan kesal dengan hal semacam ini.


"apa kau tidak apa-apa nona ?!." tanya client key


"tidak." jawab key datar.


"sekali lagi terimakasih.. karna anda telah membantu saya memenangkan kan kasus ini." ucap seorang client lalu berpamitan pergi.


key hanya tersenyum menanggapinya, menurut key ini adalah hal yang sudah biasa dilakukannya dan key pun kembali ke kantor nya.


sesampai di kantor key mendapat banjiran ucapan selamat dari rekan kerjanya karna key selalu memenangkan berbagai kasus.


key di juluki pengacara gila oleh rekan-rekan kantornya, pasalnya key selalu memenangkan berbagai macam kasus dengan mudahnya.


bahkan sangking gilanya key tak pernah melepaskan lawannya dengan mudah dan key menghancurkan lawannya sampai titik terendah.


tak jarang pula key mendapatkan serangan teror dari para lawannya yang kalah dalam persidangan.


namun key tak pernah memikirkan hal tersebut, teror yang datang hanya membuat key semakin gila dalam menghadapi kasus-kasus clientnya.


entah kenap hari ini key merasa jenuh dengan pekerjaan nya, dia berpikir pekerjaan nya semakin sulit hingga tak memberikan peluang kebebasan baginya.


semenjak key jadi seorang pengacara, Kay sudah jarang mengikuti temannya untuk balap liar dan berpesta riya di club' seperti dulu.


key banyak menghabiskan waktu di ruang persidangan selama 6 bulan ini, tapi walaupun begitu dia tidak pernah lost kontak dengan teman-teman nya termasuk para member B Seven.


"Ting.." suara ponsel key berbunyi dan key pun membukanya.


key tersenyum melihat pesan masuk dari Bryan.


💬.. siang nona menyusahkan." pesan Bryan.


💬.. bahkan kita tak bertemu selama 6 bulan, tapi mengapa selalu memanggilku nona menyusahkan." balas key.


💬.. bagiku kau selalu menjadi nyonya menyusahkan." pesan Bryan.


💬.. kapan kau kemari?!." tanya Bryan dipesannya


💬.. aku belum tau, tapi aku sudah merasa jenuh disini." balas key


💬.. kalau begitu ke marilah secepatnya aku merindukanmu." ucap Bryan.


namun key hanya membalas nya dengan emoji senyum saja.


key merapikan mejanya dan ingin pulang tiba-tiba ponselnya bergetar, dilihatnya panggilan nomor tak dikenal.


key mengangkat telponnya dan key pikir itu hanya nomor para peneror nya.

__ADS_1


📞.. berhentilah meneror ku, aku tidak takut dengan ancaman mu." ucap key dengan nada marah


📞.. apa maksud mu, aku tidak pernah meneror mu." ucap seseorang dari sebrang telpon.


key terdiam mendengar suara yang amat dia kenal dan suara yang sudah lama tidak dia dengar sama sekali selama 6 bulan ini.


Alfy dan key tak pernah berkomunikasi sejak terakhir kali mereka bertemu sepulang dari new York 6 bulan lalu.


📞.. Al.. Alfy ." ucap key terbata-bata.


ada rasa senang dihatinya bisa mendengar suara Alfy Karna selama ini key hanya menanyai nya melalui yang lainnya saja.


📞.. hmmmz.." jawab Alfy singkat


📞.. ada apa kau menghubungi ku, tumben sekali." ucap key lagi.


📞.. aku ingin bertemu dengan mu, datanglah ke alamat yang ku kirim." jawab Alfy lalu memutuskan panggilannya.


key hanya terperangah mendengar ucapan Alfy ada rasa bahagia yang luar biasa dihati key.


sedangkan Alfy terpaksa menghubungi key karna permintaan domani agar menemui key.


karna Alfy sedang ada projects di new York, tapi kali ini Alfy pergi sendiri saja yang ditemani oleh beberapa asisten nya.


key melihat pesan yang dikirimi oleh Alfy, tanpa pikir panjang key langsung pergi menuju lokasi tersebut.


sesampai disana key langsung turun dari mobil nya dan menghampiri keberadaan Alfy.



sesampainya di cafe rooftop dilihat nya Alfy yang sedang duduk membaca majalah sambil memegang secangkir kopi.



melihat key yang sudah duduk di hadapannya Alfy tersenyum memandangi key.


key hanya memandang tajam mata Alfy tanpa membalas senyuman dari Alfy.


"apa kau baru pulang dari kerja ?!." tanya Alfy


"hmm.." jawab key datar, matanya masih memandangi Alfy.


"bagai mana pekerjaan mu ?!." tanya Alfy lagi


"buruk." jawab key singkat


"senang bisa bertemu dengan mu lagi." kata Alfy


"hmm." jawab key datar


Alfy tersenyum mendengar jawaban key yang selalu singkat.


kemudian mereka saling berdiam kembali, key sedikit merasa kesal dan akhirnya key angkat bicara.


"ada apa kau menemui ku.?" tanya key datar


"hanya ingin saja." jawab Alfy tak kalah datarnya.

__ADS_1


"lalu kenapa kau ada disini ?!." tanya key menyelidik


"aku sedang ada projects singgel disini." jawab Alfy sambil menatap mata key.


setelah itu mereka kembali ke suasana hening lagi, suasana yang membuat key merasa kesal.


"kau tinggal dimana ?!." tanya key membuka suara lagi.


"di apartemen samping apartemen mu." jawab Alfy yang membuat key mengangkat alisnya seolah tak percaya.


"lalu kenapa mengajak ku bertemu disini". tanya key lagi


"Agar bisa pulang bersama mu."jawab Alfy sambil tersenyum.


"haahh.." key terperangah dengan jawaban Alfy.


"ayo pulang, aku sangat lelah." ajak Alfy membuat key mengangkat alisnya tak percaya.


"aku lelah ayo pulang." kata Alfy mengulangi ucapannya


"WHAT?!.. jadi kau menyuruh ku kemari hanya untuk menjemput mu saja.." key menekan kan suara nya karna kesal.


key tak menyangka bahwa Alfy mempermainkan nya seperti ini.


"apa kau sengaja mempermainkan ku ?!." tanya key dengan kesal.


"anggaplah aku menyuruh mu menjemput mu, tapi aku tidak mempermainkan mu." jawab Alfy yang berdiri dan berjalan keluar dari cafe tersebut.


"ALFYYYY.." teriak Key yang merasa amat kesal.


sementara Alfy terus berjalan turun ke bawah dan tertawa geli mendengar teriakan key yang sedang kesal.


sesampai di parkiran mobil key langsung melempar kuncinya pada Alfy.


Alfy tertawa pelan melihat wajah kesal key dan segera masuk ke dalam mobil.


sepanjang perjalanan mereka hanya diam saja, key menatap keluar kaca mobil. sedangkan Alfy sesekali memandangi key sambil tersenyum.


sesampainya di apartemen mereka tetap dalam mode diam. mereka menaiki lift yang sama tanpa suara sepatah kata pun juga.


"Ting.." suara pintu lift terbuka key segera keluar namun Alfy menarik tangan key.


key yang tangannya ditarik langsung berbalik menghadap Alfy.


sehingga tubuh mereka saling berhadapan dan hanya memberi jarak beberapa senti saja diantara mereka.


hal tersebut membuat jantung key berdebar kencang dan rasanya ingin keluar, apalagi di tambah tatapan Alfy yang begitu dalam menatap matanya.


"cup.." bibir Alfy menempel mengecup bibir key secara tiba-tiba.


tubuh key mengaku seketika, dadanya terasa sedikit aneh. key meresahkan getaran hebat dihatinya.


sementara alfy tersenyum sambil menatap key dan key tersadar lalu pergi berlari secepat kilat meninggalkan Alfy.


Alfy tertawa melihat key yang berlari seperti salah tingkah.


key langsung masuk menutup pintu dan bersandar dibelakang pintu sambil memegang dadanya yang seperti ingin melompat keluar.

__ADS_1


setelah merasa sedikit tenang key langsung merebahkan dirinya di atas ranjang mencoba menutup matanya untuk melupakan kejadian barusan terjadi.


__ADS_2