Seputar 7 lelaki

Seputar 7 lelaki
eps.23


__ADS_3

siang harinya key kembali ke kamar rawat Alfy untuk mengecek keadaan Alfy.


Alfy sengaja tidak ingin pulang dan meminta dirawat padahal kakinya saja yang terluka.


Alfy membuat alasan kepalanya pusing dan minta dirawat untu beberapa hari.


Alfy sengaja melakukan hal tersebut untuk berdekatan dengan key.


padahal boleh dibilang gaya Alfy sangat cuek dan tak menampak kan sama sekali ketertarikan nya pada key.


hal tersebut hanya di turuti saja oleh pihak rumah sakit, serta tidak ada kecurigaan juga dari member lainnya.


key membuka pintu kamar rawat Alfy, disana terlihat Alfy yang sedang duduk bersandar di atas hospital bed sambil membaca sebuah buku.


sedangkan member yang lainnya berada di sofa ruangan kamar rawat sambil memakan makanan dan mengobrol ringan.


"wuah... kalian membuat rumah sakit seperti markas." kata key yang masuk menuju ranjang Alfy.


mereka semua menoleh ke arah sumber suara ternyata itu adalah key.


"apakah tampak seperti itu." tanya Jean yang mengerut kan dahinya.


"tentu saja tidak." jawab lois.


key mengecek cairan infus Alfy dan Alfy yang melihat key segera menutup buku yang dibacanya.


"apa kepala muasih pusing ?!." tanya key pada Alfy


"hmmm.. sedikit." jawab Alfy


kemudian key mengambil obat yang berada di laci nakas rumah sakit dekat ranjang Alfy.


"minum lah ini.. agar kau cepat kuluar dari sini." kata key yang memberi obat dan segelas air pada Alfy.


"apa kau mengusir ku ?!." tanya Alfy kesal mendengar ucapan key.


"tidak aku hanya ingin kau cepat sehat."


"tapi kau tidak bicara seperti itu."


"minumlah cepat atau kau mau obat ini masuk secara paksa dalam mulutmu." kata key sedikit menekan kan suaranya.


Alfy sedikit ngeri mendengar perkataan key dan langsung meminumkan obatnya.


sementara di luar sana aleya sedang sibuk mencari key untuk mengajak nya makan siang bersama lagi.


"hah... kemana anak itu." gumam aleya yang melihat ruangan key kosong.


saat hendak menutup pintu perawat pendamping key lewat dan menyapanya.


kemudian aleya bertanya pada perawat tersebut takutnya key sudah pergi ke kantin terlebih dahulu.

__ADS_1


mengingat pagi tadi mereka langsung pergi tanpa sepatah kata keluar dari lift.


perawat tersebut memberi tahu aleya bahwa key sedang memeriksa pasien.


aleya pun langsung saja menghampiri key kesana karna tak ingin menunggu.


"key.. kemari lah, kau belum makan siang bukan ?!, mari makan bersama." ajak Alex memanggil key


"kami memesan banyak makanan dan minuman." lanjut Alex lagi.


key pun menghampiri nya, saat hendak duduk tiba-tiba pintu ruangan terbuka.


semua mata mengarah ke pintu dan terlihat sosok aleya yang cengengesan.


aleya merasa sedikit canggung karna semua mata menatap ke arahnya.


"upps.. sorry jika." kata aleya menyeringai


"aku hanya ingin menemui key dan tidak tau kalau ada banyak orang disini." lanjut aleya yang masih dapat tatapan dari mereka.


"apa aku menggangu ?!." tanya aleya yang tidak dapat tanggapan apapun sedari tadi.


"tidak." jawab key cepat


"aku ingin mengajak mu makan bersama tapi tampaknya kau sedang makan, baiklah lanjutkan aku akan pergi sendiri." kata aleya agak sedikit kecewa.


"bergabung lah disini." kata bryan pada aleya


"aah... tidak, aku tidak ingin mengganggu kalian." tolak aleya


"came on girl.. itu bukan masalah." timpal lois pada aleya.


"kemari lah." ajak key pada aleya sambil menepuk kan tangan ke sofa yang kosong disamping nya.


aleya pun menurut dengan ajakan key, dan key memberikan beberapa makanan dan minuman kepada aleya.


tanpa rasa canggung dan malu aleya pun mengambil makanan tersebut dan memakannya bersama mereka.


"apa dia terluka parah hingga sebanyak ini yang menjenguknya ?!." bisik aleya bertanya pada key namun masih dapat didengar oleh yang lainnya.


"tidak, hanya dia saja yang berlebihan." jawab key yang mendapat deheman dari Alfy langsung.


aleya hanya meringis, sedangkan yang lain hanya tertawa melihat hal tersebut.


"apa kau dokter bedah juga." tanya Arka yang berada di seberang kursi aleya.


"bukan, aku dokter kandungan." jawab key sambil tersenyum dan mendapatkan anggukan dari Arka.


"apa kau ingin berkonsultasi ?! berkonsultasi lah padanya." kata key pada Arka


Bryan yang tengah minum pun tersedak oleh perkataan key.

__ADS_1


"hah.. yang benar saja aku laki-laki." jawab arka kesal yang mendapat tawaan dari yang lainnya.


"dia hanya menyarankan untuk istri mu nanti, bukan kah begitu key ?!." kata Gaby membela key


"Hyung... apa kau membelanya ?!." tanya Arka kesal pada Gaby


"aku membenarkan perkataan nya bukan membelanya." jawab Gaby sambil mengedipkan matanya ke arah key.


Arka semakin kesal melihat Gaby yang mulai jahil dan tak bersabar.


apalagi yang lainnya ikut membela key dengan tertawa sedikit mengejek arka.


sementara aleya tersenyum dan menggeleng kan kepala melihat tingkah mereka yang sedikit aneh.


"bisakah kalian diam aku ingin tidur." kata Alfy sedikit mengeraskan suara.


semua jadi terdiam menutup mulut melihat ke arah alfy yang melirik mereka.


"jika sudah selesai makan keluar lah kalian sangat berisik." kata Alfy mengusir mereka.


"wuah.. repot sekali padahal kau hanya perlu memejamkan mata saja untuk tidur." kata key menjawab ucapan Alfy


sementara yang lainnya hanya terdiam dan mengalihkan pandangan mereka pada key.


"apa aku salah ?!." tanya key yang melihat pandangan yang mengarah padanya.


"hiaaa... kau pikir semua orang sama seperti mu yang bisa tidur dimana saja dan dalam keadaan apa saja." kata Alfy sedikit berteriak.


"hah.. harusnya kuberikan obat tidur padamu tadi." lirih key pelan dan berdiri dari duduknya.


key benar-benar pandai membuat Alfy kesal dan mengomel.


setelah membuat Alfy kesal key pun keluar dari kamar rawat Alfy dan mengajak aleya kembali keruangan mereka masing-masing karna jam istirahat sudah usai.


aleya pun mengikuti key keluar dari ruangan tersebut sambil melambaikan tangan pada yang lainnya.


aleya ingat tidak mengucap terima kasih atas makanannya tadi jadi dia kembali membuka pintu dan menampak kan setengah badannya mengucapkan terimakasih.


mereka yang melihat tingkah aleya sedikit lucu hanya tersenyum menanggapinya.


setelah itu key dan aleya berpisah kembali di depan pintu lift.


tak lupa aleya juga mengucapkan terimakasih pada key karna sudah mengajak nya bergabung dengan para member B seven.


itu hal pertama kalinya bagi aleya bertemu artis papan atas bahkan sampai makan bersama dan berbincang-bincang ringan.


aleya tidak menyangka ternyata B seven tidak hanya ramah dan lucu di depan kamera saja.


ternyata di belakang tingkah mereka lebih gila bahkan aleya merasa mereka lebih mirip seperti pelawak.


"hah.. mereka benar-benar pelawak berkedok artis." gumam aleya yang duduk di kursi kerjanya.

__ADS_1


__ADS_2