Seputar 7 lelaki

Seputar 7 lelaki
eps. 25


__ADS_3

Malam hari ini key menghadiri sebua pesta mengganti sang ayah DOMANI yang sedang berada di luar kota.


key terpaksa melakukannya karna kebetulan Rey juga sedang berada di luar kota.


sedangkan Diana sang ibu dan Nayla sedang berlibur ke Bali yang berangkat pagi tadi.


key masuki halaman Mension kediaman keluarga tuan Aldo rekan bisnis domani.


tuan Aldo yang melihat key masuk langsung menyambut nya dengan ramah bersama istri cantiknya.


tuan Aldo memperkenalkan beberapa orang pada key dan juga memperkenalkan putri tunggalnya yang tampak cantik seperti sang ibu.


key membalas uluran tangan Sena yang tersenyum ramah seperti ke dua orang tuanya.


Sena mengajak key untuk bergabung dengan beberapa temannya yang duduk di posisi pojok halaman.


key tak bisa menolak karna Sena menarik tangan nya sedikit memaksa.


key yang Makai gaun berwarna hitam sebatas lutut dengan dada yang terbuka membuat teman-teman Sena terpaku dengan pesonanya.


di tambah lagi rambut pirangnya di sanggul hingga leher jenjang nya tampak begitu indah.


Sena memperkenalkan key kepada teman-temannya dan key pun tersenyum ramah kepada mereka.


akhirnya key duduk bersama teman-temannya Sena sambil memakan makanan dan berbincang ringan.


dari kejauhan sepasang mata Bryan menangkap sosok key yang tengah asik mengobrol.


Bryan juga menghadiri undangan dari tuan Aldo bersama dengan Gaby, sementara yang lainnya sedang ada kegiatan lain.


sedangkan Alfy tidak ingin ikut karna malas dan menghabiskan waktu dengan rebahan saja.


seandainya Alfy mengetahui key hadir disana menggantikan Domani mungkin saja Alfy akan memilih ikut dari pada rebahan.


Bryan mencoba mendekati sosok yang tampak seperti dari kejauhan.


Gaby yang melihat Bryan pergi ke arah beberapa orang di pojok pun mengikuti nya dari belakang.


"Hay.. key..!" sapa Bryan yang sudah berada didekat nya.


semua orang menoleh dan sedikit terkejut dengan kehadiran Bryan disana tak lama nampak pula wajah Gaby yang membuat beberapa orang sedikit melongo.


"wuah.. apakah kalian benar anggota B seven." tanya Sena yang kagum melihat ketampanan Bryan dan Gaby.


key menaruh minuman yang dipegangnya ke atas meja dan tersenyum pada Bryan dan Gaby.


" huaa.... apa mereka mengenali mu key." tanya taman Sena tampak girang dangan mata yang berkaca-kaca melihat Bryan dan Gaby.


"tentu." jawab key singkat.


"bolehkah kami ikut bergabung ?!." tanya Gaby yang langsung duduk di kursi samping key.


dengan cepat Sena dan teman-teman nya menganggukkan kepala mereka.

__ADS_1


Sena serasa tak percaya bahwa idola nya menghadiri undangan keluarga nya.


hati Sena serasa berbunga-bunga melihat bryan yang duduk disampingnya yang kebetulan adalah biasnya.


matanya berkaca-kaca melihat ketampanan Bryan secara langsung dengan matanya.


key tersenyum melihat tingkah laku Sena dan teman-teman nya.


"ceritakan padaku bagaimana mereka bisa mengenal mu key?!." tanya teman Sena yang duduk bersebrangan dengan key.


"hmmm.. mereka ada di AGENSI ayah ku." jawab key mengerdikkan bahunya.


"owh... really ?!." katanya sedikit ber teriak tak percaya.


"waah... kau hebat Sena, kau membawa orang yang tepat duduk bersama kita." kata teman Sena yang satunya.


Sena hanya tersenyum dan pandangan nya masih mengarah ke Bryan.


Bryan tersenyum geli melihat Sena yang tak berhenti menatapnya.


sementara begitu juga dengan Gaby yang mendapat tatapan dari teman Sena.


"apa kau mau ber-selfie dengan ku." tanya Bryan pada Sena yang menatapnya sejak tadi.


Sena menganga dan menutup mulutnya denga kedua tangannya serasa tak percaya.


biasanya fans yang akan mengajak sang idola berfoto, tapi kali ini adalah kebalikannya.


dengan cepat Sena mengangguk dan memberikan ponselnya pada Bryan.


key hanya menghela nafas melihat ulah mereka yang sibuk berfoto.


ya begitulah hal yang dilakukan oleh para fans jika ketemu sang idola.


berbeda dengan key yang tidak punya idola dan hanya mengidolakan dirinya sendiri.


pesta keluarga Aldo berjalan lancar dan megah.


Sena meminta Bryan dan Gaby menyanyi di acara keluarga nya.


begitu juga dengan Aldo tuan rumah sendiri meminta langsung mereka menyumbang lagu mengikuti kemauan putri tunggalnya.


Bryan dan Gaby pun menuruti kemauan tuan rumah dan bukan hanya bryan dan Gaby.


tapi Sena meminta sang ayah agar key juga ikut bernyanyi dan key pun terpaksa melakukannya.


setelah selesai menyumbang kan lagu mereka kembali duduk ke kursi semula yang mereka duduki sambil makan beberapa cemilan.


Gaby yang melihat key tersedak makanan pun bergegas mengambil air minum untuk key.


Bryan menepuk-nepuk pelan tengkuk key sambil menunggu air yang di bawakan oleh Gaby.


hal tersebut membuat Sena dan teman-teman nya sedikit merasa iri pada key.

__ADS_1


namun apalah daya Sena dan teman-teman nya karna secara tidak langsung key juga atasan mereka karna key anak Domani yang akan mewarisi AGENSI tersebut.


jadi wajar saja bagi mereka jika Bryan dan Gaby melakukan hal tersebut.


"are you okey..?!" tanya Sena melihat key yang sudah mendapatkan minum dari Gaby.


key mengangguk pelan sambil menggosok kan dadanya.


"minum lah lagi." kata bryan yang dituruti oleh key.


Sena mengulurkan tisu pada key karna matanya sedikit berair akibat tersedak.


key mengambil tisu yang diberikan oleh Sena dan mengelap pelan sudut matanya.


"kau membuatku cemas saja.. tidak bisakah kau pelan dan anggun sedikit jika sedang makan." kata Gaby yang panik melihat key tersedak.


perkataan Gaby mendapatkan tatapan tajam dari key, Sena dan teman-teman nya tertawa pelan melihat hal tersebut.


Gaby yang mendapat tatapan membunuh dari key mengalihkan pandangan ke arah lain dan membuat yang lain tambah tertawa.


"jangan seperti itu kau seperti singa yang sedang mengintai." kata Bryan yang melihat tatapan membunuh key pada Gaby.


key mengernyitkan dahi dan menghembus kasar napasnya lalu menyenderkan tubuhnya ke kursi.


dan mereka pun kembali berbincang ringan sambil menikmati makanan.


Sena bertukar nomor WhatsApp dengan key, Sena menyukai sikap key yang supel dan terkadang absuard.


dan key pun juga menyukai Sena yang selalu tampak senyum dan ceria.


key berkata pada Sena akan mengajak nya ke AGENSI kapan ada kesempatan.


karna key dan Sena punya kesibukan masing-masing hingga jarang memiliki waktu luang.


dengan senang Sena menerima tawaran key.. begitu juga dengan Sena yang akan mengajak key makan malam di restoran nya.


Sena memiliki restoran mewah di tengah kota dan dia sendiri yang menjadi koki di restorannya.


dan sekarang Sena sedang membuka cabang restoran nya di Bali dan Malaysia.


key salut dengan Sena yang usianya masih muda mampu memiliki restoran dengan beberapa cabang di luar negeri tanpa bantuan dari orang tuanya sedikit pun untuk memulai.


di setiap cabang restoran Sena di pimpin oleh teman-temannya sedangkan Sena fokus dengan restoran yang ada disini.


hari semakin larut dan banyak pula para tamu yang berpamitan pulang.


key melihat jam di tangannya jam sudah menunjukkan pukul 01.00 wib.


akhirnya key pun ikut berpamitan begitu juga dengan Bryan dan Alfy.


sebenarnya Sena meminta key untuk menginap saja tapi besok pagi key punya jadwal di ruang operasi.


akhirnya Sena pun mengantar key, Bryan dan Gaby sampai ke luar Mension hingga mereka menaiki mobil.

__ADS_1


key yang tadinya datang dengan taxi akhirnya ikut pulang satu mobil dengan Bryan dan Gaby.


mobil mereka melaju Sena melambaikan tangan nya melihat mobil yang di naikin key, bryan dan Gaby yang perlahan mulai menghilang dari pandangannya.


__ADS_2