
terik matahari pagi yang menembus kedalam ruang kamar membuat key membuka matanya dan melihat layar ponsel yang menunjukkan jam sudah pukul 07.30 key segera bangun dan menuju kamar mandinya.
key keluar dari kamar mandi langsung memaki baju. key hanya meggunakan celana hotpants dan Hoodie over size serta sedikit memoles wajahnya, rambutnya digulung keatas, karna key tidak terlalu peduli dengan penampilannya dan berpenampilan sesuka hatinya saja. setelah itu key langsung turun ke bawah menuju meja makan.
"Morning.. mom." sapa key yg melihat ibunya sedang menata makanan di meja makan.
"morning too.. girl, ayo sini duduk makan." balas Diana sambil mengajak key segera sarapan.
dimeja makan sudah ada sang ayah, kakak serta adiknya. key langsung duduk dan mengambil makanannya.
"kak, apa kau akan ke AGENSI dengan ayah ?!." tanya Nayla membuat yang lain menoleh kearahnya.
"hmm.." jawab key singkat.
"lalu kenapa pakaian mu seperti itu ?!." tanya Nayla lagi.
"memangnya ada apa dengan pakain ku ?!, orang tidak akan memperdulikan penampilan ku." jawab key sedikit ketus.
"tentu saja orang akan memperdulikannya, setidaknya berpenampilan lah yang rapi key." timpal rey membuat key sedikit kesal.
"hiaa.. aku berpenampilan yang membuatku nyaman dan masa bodoh dengan penilaian orang dan asal kakak tau aku sudah sangat rapi serapi-rapinya." jawab key kesal dengan perkataan Rey.
"sudah-sudah lanjutkan makannya tidak perlu berdebat dengan hal itu, key bisa menggantinya selesai makan nanti." timpal Diana menghentikan perdebatan ketiga anaknya.
"tidak.. aku tidak akan menggantikan nya." balas key kepada Diana.
"wah... kau memang anak yang keras kepala kak." kata Nayla kepada key.
"ya.. kau benar sekali dan tidak salah lagi, A+ untuk mu." jawab key dengan senyum yg lebar sambil mengacungkan kedua jempol ya kepada Nayla.
"kau... kak benar-ben..." perkataan Nayla pun langsung di potong oleh sang ayah DOMANI untuk menghentikan perdebatan mereka.
"sudah.. hentikan, terserah kau saja key ingin seperti apa gaya mu. asal kan kau mau mengikuti perintah ayah, itu sudah cukup bagi ayah." kata DOMANI pada key, tentu saja itu membuat key tersenyum lebar dan sedikit mengejek Nayla hingga membuat Nayla begitu kesal dan langsung meninggal kan meja makan pergi ke sekolah.
__ADS_1
setelah selesai makan key kembali lagi ke kamarnya, saat hendak menaiki tangga sang ayah memanggilnya.
"*key*.. ?! kemana lagi ayok kita langsung berangkat sekarang." ajak DOMANI pada key.
"ayah pergilah dulu.. aku akan menyusul ayah karna ada yang ingin aku kerjakan terlebih dahulu." jawab key sambil menaiki anak tangga.
"tidak, kau harus berangkat sekarang bersama dengan ayah. kau tahu ayah tidak mempercaimu dan untuk sementara kunci mobilmu ayah tahan." kata DOMANI lagi kepada key.
"aah... percayalah pada ku ayah, aku tidak mempersalahkan kunci mobil ku tapi benar-benar ada yang ingin aku kerjakan terlebih dahulu." balas key untuk menyakinkan DOMANI.
"apa bisa ayah mempercayainya key ?!" tanya domani sambil memandangi wajah key untuk mencari keyakinannya.
"hmmm.. pergilah, aku benar-benar serius." jawab key menyakin kan domani dan domani pun akhirnya pergi terlebih dahulu meninggalkan key, setelah melihat domanibpergi key** langsung naik menuju ke kamarnya.
setiba di kamar key langsung membuka laptop nya dan mengirim email kepada temannya agar segera membatalkan pengajuan pertandingan yg sudah direncanakan oleh mereka sebelumnya. key menjelaskan kepada temannya apa yang terjadi dan temannya tidak terlalu mempermasalahkan keputusan key itu.
key sangat merasa lega karna temannya mengerti dirinya, key langsung menutup laptopnya kembali dan segera pergi menuju menuju agensi untuk menyusul sang ayah DOMANI.
key langsung masuk kedalam dan menanyakan keberadaan domani didalam kepada sang resepsionis.
"maaf apa kah sudah ada janji sebelumnya." tanya resepsionis tersebut yang melihat key seolah-olah meremehkannya.
"tidak, katakan saja dimana ruangannya." tanya key santai.
"anda harus ada janji jika ingin bertemu, jika tidak silahkan keluar kami sangat sibuk dan banyak urusan lain." jawab sang resepsionis dengan sombongnya kepada key.
"aku bilang tunjukkan saja ruangannya jika kau sibuk." ketus key kesal sambil menyunggingkan bibirnya.
"sudah ku bilang kau harus ada janji terlebih dahulu. jika kau tidak bisa keluar sendiri makan kami akan mengeluarkan mu secara paksa." jawab sang resepsionis tak kalah kesalnya, sedangkan key hanya tersenyum remeh. saat sang resepsionis ingin memanggil scurity tiba-tiba asisten domani keluar dan langsung menghampiri key.
"haiii... kau sudah sampai nona keyna." sapa sekretaris domani yg membuat sang resepsionis terkejut dan menghentikan langkah nya seolah tak percaya dengan ucapan atasannya itu dan key pun menoleh kearah sumber suara itu.
__ADS_1
"haiii.. pak sam, dimana ayah ku ?!." sapa key yang langsung menanyakan keberadaan ayahnya tentu saja hal itu membuat sang resepsionis semakin kaget dengan sebutan ayah yg keluar dari ucapan key.
"ayah mu di dalam sudah menunggu mu dari tadi key,. kenapa kau tidak langsung masuk saja." jawab pak Sam kepada key.
"hmm.. itu aku sudah menanyakan nya kepada dia tapi dia malah mengusirku keluar." tunjuk key kepada sang resepsionis hingga membuatnya menunduk saja karna malu dan pak Sam pun melihat heran kepada resepsionis nya.
"waah.. kenapa kau diam dan menunduk saja bukan kah tadi kau sangat cerewet dan ingin mengusirku." tanya key kepa resepsionis tersebut sambil tersenyum penuh kemenangan.
"ma.. maafkan aku nona, aku benar-benar tidak tahu nona." jawab sang resepsionis yang terbata-bata karna merasa sangat bersalah atas apa yang sudah dilakukan nya kepada key tadi.
"owhh.. jadi kau tidak tahu ?!." tanya key lagi
"su.. sungguh nona saya tidak tahu.". jawab resepsionis yang masih terbata-bata karena merasa sangat takut kepada anak sang bosnya.
"tadi kau amat sombong dan percaya diri.. aku benar-benar tidak suka dengan hal ini kau tahu ?!, seharusnya kau bertanya dengan sopan terhadap siapapun yang datang jika kau tidak tahu. ah.. pak Sam pecat saja dia." kata key yang secara tiba-tiba membuat pak Sam sangat kangen dan resepsionis
tersebut langsung menangis mendengar ucapan key.
"ta.. tapi nona." jawab pak Sam yang masih tidak percaya dengan ucapan key.
"aku tidak membutuhkan orang sombong seperti dia yang banyak merusak citra kantor kita." sungging key yang langsung pergi dari depan meja resepsionis meninggalkan asisten ayah nya yang masih tampak bingung dengan keadaan tersebut.
sesampainya di atas tanpa aba-aba key langsung membuka pintu dan berteriak.
"ayah.. aku datang menepati janjiku tadi." kata key yg merentangkan kedua tangannya tanpa melihat keadaan sekitarnya.
sontak saja ulah bar-bar key membuat 7 orang laki-laki didalamnya menjadi kaget dan tercengan denga kedatangan seorang wanita yang berteriak lantang.
key pun sedikit terkejut karna bukan sang ayah yang dia dapatkan diruangan tersebut melainkan beberapa orang Pria yang tentu saja tidak dikenalinya, begitu sebaliknya. 7 orang laki-laki tersebut juga tidak mengenalinya karna yang mereka tahu anak domani hanya 2 orang yaitu Rey dan Nayla.
Bersambun..
happy reading 😘
__ADS_1