SERIBU TEROWONGAN MENGUBAH SEGALANYA

SERIBU TEROWONGAN MENGUBAH SEGALANYA
_Chapter 21_


__ADS_3

Bagian 2


...(Akhir dari Cerita)...


-


5 tahun telah berlalu


Pagi yang begitu indah, dengan dihadiri keributan suara anak kecil yang begitu imutnya.


Dua tuan muda yang sangat disayangi oleh keluarga Claude. Yang tak lain adalah anak dari Meyla dan Rezka.


Saat ini semua orang tengah berkumpul, untuk menikmati momen keluarga yang sangat diinginkan oleh semua orang.


“Menantuku....tinggalkanlah Reki dan Reka, cucuku ini sangat imut, tak sanggup aku melihatmu membawa mereka”ucap Ibu Mertua yang saat ini tengah memanjakan cucu-cucunya.


“Ibu...kami hanya pergi sampai setengah hari, tak akan lama....”ucap Rezka yang mengangkat beberapa tas yang berisi makanan untuk bekal mereka.


“Benar Ibu..”Meyla mengangguk dan mengikuti langkah suaminya, untuk ikut membantu.


“Suamiku..lihatlah Mereka, sangat pelit untuk meninggalkan Anak-anak mereka”keluh Ibu Rezka yang kini mengadu kepada Suaminya.


Terkekeh itu yang terdengar diruangan sekarang. Terdapat Sang Kakek yang menikmati secangkir teh dan Ayah Rezka yang memeluk Istrinya.


“Sudah, mereka hanya pergi kesuatu tempat dan akan kembali disore hari, nanti kita akan membawa cucu-cucu kita liburan, tanpa mereka”ucap Ayah Rezka.


“Benarkah...kalau begitu Meyla dan Rezka bisa bersantai bentar ya..hahahhaha setidaknya mereka membuat cucu selanjutnya”ucap Ibu Rezka yang mendapat anggukkan dari semua orang.


Sedangkan yang dibicarakan hanya bisa menunduk malu, ditambah bisikkan manis dari Suaminya.


Meyla telah melahirkan anak kembar yang begitu mirip. Seperti biasa keturunan dari suaminya menurun kepadanya. Hingga jika ia ingin mengandung lagi, maka anak yang akan lahir sudah dipastikan kembar.


Tentu ada resiko dari balik itu semua, contohnya dibulan pertama kehamilannya, hampir saja ia keguguran karena tak mengetahui bahwa ia tengah hamil. Terus di bulan kelima, turunnya mood makannya, membuat semua keluarga panik akan tindakkannya.


Dan saat ingin melahirkan, banyak masalah yang terjadi, contohnya, ketakutan keluarga karena keselamatan dalam melahirkan secara sesar dan langsung hanya sekitar 30%. Sempat berpikir lain, tapi Meyla memilih untuk tetap melahirkan anak yang sudah lama ia nantikan.

__ADS_1


Dan untungnya tuhan memberikannya keselamatan. Jadi ia diberi keselamatan, mulai dari melahirkan tanpa sesar dan membesarkan putra-putranya tanpa bantuan suster sekali pun.


Tampilan tak akan menjadi alasan untuk hilangnya rasa cinta Rezka kepada Meyla. Malah sebaliknya, Rezka semakin hari semakin bucin kepada Istrinya itu.


Bahkan disetiap waktu sengang, akan digunakan Rezka untuk mengoda dan mencari kesempatan untuk bersama Istrinya.


Keluarga yang bahagia bukan, semua telah mereka lalui dan telah membuktikan betapa bahagianya mereka sampai hadir putra kembar yang begitu tampan.


-


Setelah berpamitan dengan keluarga, Rezka dan Meyla pergi bersama Putra kembar mereka menuju ketempat pemakaman. Sebelum tempat utama yang akan mereka tuju.


Setiap tahunnya, Meyla dan Rezka akan selalu menyempatkan diri mengunjungi tempat pemakaman yang dimana terdapat Rezki disana. Kadang Meyla sendiri yang mengunjungi Rezki disetiap bulannya. Untuk melepaskan rindu yang kadang datang entah dari mana. Dan hal itu selalu diketahui oleh Rezka, karena Meyla sendiri yang selalu meminta izin untuk mengunjungi tempat Pemakaman Rezki.


Dua orang yang telah menikah, melantunkan doa dengan tenang, kedua putra mereka juga itu mendoakan. Tentu saja usia mereka sekarang genap 5 tahun, dan mulai mengerti apa yang dilakukan orang tua mereka.


“Rezki..kami datang berkunjungi lagi..lihat ini kedua putraku...mereka kembar,namanya Reki dan Reka, aku bahagia sekarang, ku harap kau bahagia disana Rezki”ucap Meyla dengan mengelus ukiran nama yang terpampang disana. Rezka merangkul Istrinya.


Setelah itu mereka berangkat lagi menuju ketempat yang paling utama untuk mereka kunjungi saat ini.


2 jam perjalanan, Putra-putranya pun tertidur karena menikmati perjalanan yang ada. Rezka memfokuskan diri menyetir sedangkan Meyla entah kenapa merasa begitu tenang sampai beransumsi kalau kedatangannya kali ini pasti melengkapi segala hal yang tak bisa diingatnya.


Ada beberapa memori yang terlupakan, lebih tepatnya tak bisa diingat kembali. Dan Meyla tengah mencari memori itu. Untuk melengkapkan pertemuanya pertama kali dengan Rezki.


-


Tiba disebuah mansion besar yang corak putih begitu megahnya. Keluar para pelayan yang ada disana, mereka adalah pelayan yang memang diperintahkan oleh Rezki untuk merawat mansion itu.


Meyla dan Rezka pun memasuki ruangan dengan masing-masing dari mereka mengendong putra mereka yang masih tertidur lelap.


Didalam mansion itu begitu megah, tak hanya ukiran dan benda-benda disana, Mansion yang terlihat hanya satu lantai, ternyata memiliki dua lantai.


Mereka meninggalkan putra mereka kepada pelayan untuk bisa menjelajahi tempat tinggal Rezki. Setiap ruangan terdapat foto keluarga dan foto Rezki sendiri.


Meyla tak merasa gelisah saat tiba di mansion, namun saat ia melirik ruang kerja bernama Rezki itu, ia merasa ada perasaan gelisah yang datang. Dengan cepat ia mengenggam tangan Suaminya, Rezka membalas gengaman dari Istrinya dan mengelus surai lembut istrinya memberikan ketenangan.

__ADS_1


Membuka pintu dan berusaha untuk melihat apa yang ada dibalik pintu. Mata Meyla membelak kala melihat ruangan yang begitu tenang penuh dengan keadaan yang tenang. Selain itu dimeja kerja terdapat sebuah album yang dimana terdapat tulisan my memori.


Meyla terteguh sebentar, ia menatap sang Suami yang kini merangkulnya dan memberikan anggukkan hangat untuk memberikan keyakinan kepada Meyla.


Meyla pun membuka album itu, terdapat kata-kata yang menarik disetiap sudutnya.


“Jika takdirku memang tak bisa bersamamu, maka izinkan aku mencintaimu sampai takdir membahagiakan mu’'


Terdapat sebuah foto yang menunjukkan dua orang anak yang salah satunya tengah berbaring dipangkuan gadis kecil. Meyla yang melihatnya menutup mulutnya dengan perasaan gelisah.Ia membuka lagi Lembaran selanjutnya.


“Apalah dayaku yang tak bisa bersamamu, walau hanya sekedar melihatmu”


Tertampak foto seorang pria yang memandang kearah jendela yang terlihat dua orang anak tengah bermain bersama.


Lembaran selanjutnya dan selanjutnya, membuat Meyla begitu berlinang air mata. Ia tak menyangka orang yang pertama kali diciumnya adalah Rezki. Dan orang yang membuatnya penasaran juga adalah Rezki.


Senyumnya berkembang dan dilembaran terakhir terlihat foto pernikahan Meyla dan Rezka.


“Aku tak tahu apa kalian bahagia atau tidak, harapanku dilembaran terakhir terdapat foto pernikahan kalian”


Itu adalah kata-kata terakhir di lembaran yang terdapat foto terakhir juga.


Senyum dan bahagia, itu yang terlihat diwajah Meyla. Ia bahagia ternyata Rezki begitu bucin padanya. Tapi bagi Rezka yang menatap istrinya sekarang berbeda. Ia tahu bahwa Meyla telah lama penasaran kenapa bisa mencintai Rezki dan melupakan Rezki. Maka Rezka memeluk Meyla dan menyalurkan kehangatan.


“Rezki.....aku telah bahagia...adikmu membuatku bahagia, membuatku merasakan kasih sayang yang luar biasa, terimkasih telah mencintaiku dan telah rela menungguku, ku harap kau bahagia disana”ucap Meyla.


Rezka semakin memeluk erat Meyla dan tak akan melepaskannya. Terus berjanji akan membahagiakan Meyla hingga akhir hayatnya.


-


...Akan ada orang yang hadir mengisi hati, namun pergi karena tak ditakdirkan dan akan hadir orang yang tak diketahui yang melengkapi isi hati dan memang ditakdirkan untuk bisa bersama....


...ENDS...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2