Serumah Dengan Good Boy

Serumah Dengan Good Boy
17


__ADS_3

Agatha yang sedang duduk diruang tamu rumah Agnes. Melihat sekeliling ruangan, ia kagum akan keadaan rumah Agnes meskipun kecil tapi sangat bersih dan rapi. Dan ditambah beberapa pohon yang ada dihalaman rumah Agnes menambah kesan sejuk.


Tak berselang lama Agnes datang dengan membawa minuman dan cemilan."Maaf ya aku cuma bisa sajiin ini buat kamu"Agnes meletakkan minuman dan cemilan dimeja dan duduk disebelah Agatha.


"Nggak papa kok, santai aja malah aku yang harus minta maaf sama kamu, karena udah ngerepotin kamu"jawab Agatha dengan sedikit bercanda.


"Nggak ngerepotin kok, ya udah diminum. Tha aku boleh nanya-nanya nggak?"


"Boleh, mau nanya apa?"jawab Agatha sembari meneguk minuman nya.


"Kamu masih jomblo ya?"tanya Agnes tanpa basa-basi.


"Iya... sebenarnya bukan jomblo sih tepatnya singgel"Agatha tidak mau dibilang jomblo pasalnya ia tidak pernah pacaran dan kata-kata jomblo itu tidak pantas menurutnya.


"Kenapa nggak cari"tanya Agnes yang semakin kepo dengan dunia asmara Agatha. Agnes heran Agatha yang menurutnya perfect, masih tidak memiliki kekasih.

__ADS_1


"Nggak ah, aku mau fokus sama pendidikan dulu. Kan soal pasangan udah ada yang ngatur"


"Hmmm..."Agnes mulai tau sedikit demi sedikit tentang karakter dan sifat Agatha. Akhirnya mereka berbincang-bincang sampai waktu menunjukkan pukul 16.30. Agatha melirik ke arah jam dinding yang ada di ruang tamu Agnes.


"Wah kayaknya udah agak malem deh. Aku pulang dulu ya"sangking asiknya mereka mengobrol sampai tidak tau waktu.


"Ya baru aja jam segini udah malem. Padahal aku belum puas cerita-cerita sama kamu"jawab Agnes dengan nada lesu.


"Besok-besok kan masih bisa, ya udah aku pulang dulu ya"Agatha berdiri seraya berpamitan pada Agnes.


"Iya nggak papa, ya udah daaa..."Agatha melambaikan tangannya kearah Agnes dan berjalan pergi menuju halte bis yang tidak jauh dari rumah Agnes. Agatha menunggu bus yang lewat tapi tidak ada satu pun bus yang lewat di halte tersebut.


Agatha terus menunggu sampai tak terasa sudah setengah jam Agatha menunggu bus. Sebenarnya Agatha ingin menelfon Kevin tapi berhubung hpnya mati jadi ia mengurungkan niatnya. Setelah beberapa saat ia menunggu ada mobil yang berhenti di depan Agatha. Sipemilik mobil pun keluar dan ternyata Rey lah sipemilik mobil tersebut.


"Kok belum pulang tha?"tanya Rey sembari berjalan menuju arah Agatha.

__ADS_1


"Iya kak baru pulang dari rumah temen, dan ini lagi nungguin bus buat pulang"jawab Agatha.


"Disini emang jarang ada bus lewat malem-malem, gimana kalau kamu ikut aku aja. Nanti aku anterin"Rey berusaha menawarkan tumpangan untuk Agatha agar ia bisa lebih dekat dengan Agatha.


Rey yang melihat Agatha ragu-ragu untuk menerima langsung mengusulkan niatnya."Dari pada kamu disini terus nanti ada orang jahat gimana, dan kamu mau nunggu bus sampek kapan?"


"Mmm...ya udah kak Agatha mau"apa yang dikatakan oleh Rey itu benar Agatha takut ada seorang yang ingin berniat jahat pada Agatha jika Agatha diam sendirian di sini.


"Ya sudah ayo"Rey tersenyum bahagia mendengar persetujuan dari Agatha. Mereka pun masuk kedalam mobil dan langsung menuju rumah Agatha.


-----------------------------------------------------


Makasih ya udah nyempetin baca novel ku. Jangan lupa untuk LIKE ❤️ dan VOTE dan tinggalkan COMENT 💬. Dan jangan lupa beri TIP buat author ya, biar author lebih semangat ngetiknya 🤗😘❤️.


(❤️_❤️)

__ADS_1


__ADS_2