
Didalam mobil Kevin diam seribu bahasa terlihat jelas di wajah nya menahan kesal wajahnya memerah. Entah mengapa tiba-tiba Kevin begitu perduli pada seseorang, ada rasa takut akan kehilangan. Agatha yang dari tadi hanya diam ia memulai pembicaraan.
(Agatha)
"Kak Kevin maafin Agatha kalau Agatha nggak ngabarin kak kevin dulu kalau mau kemana-mana"jelas Agatha, ia merasa bersalah membuat Kevin marah dengan tingkahnya ia hanya bisa menunduk.
tidak ada Jawaban dari Kevin, ia masih fokus menyetir. Mobil terus melaju menembus keramaian kota Jakarta. Kevin yang sudah mulai tidak tahan untuk meluapkan emosi nya ia bertanya kepada Agatha.
(Kevin)
"Agatha...kamu tau nggak tindakan kamu tadi itu ceroboh,kalau kamu kenapa-kenapa gimana. Ini Jakarta kota keras, kamu masih kecil tau nggak"Kevin mulai tak tahan untuk meluapkan emosi nya.
(Agatha)
__ADS_1
"Agatha minta maaf kak, Agatha salah"Agatha tetap menunduk.
(Kevin)
"Aku nggak habis pikir sama kamu, apa yang ada dipikiran kamu sih aku tau kamu mau main tapi kamu harus bilang-bilang dulu, biar aku nggak bingung nyariin. Ayah kamu itu nitipin kamu ke aku untuk ngejaga kamu,kalau kamu sampai kenapa-kenapa, saya harus bilang apa sama Ayah kamu"Kevin menaikkan nada suaranya dan itu membuat Agatha takut.
(Agatha)
Sebenarnya Agatha takut dengan bentakan Kevin karena seumur hidupnya tidak ada yang pernah membentaknya. Waktu itu mobil mereka sudah ada di parkiran rumah. Agatha langsung membuka pintu mobil dan langsung masuk ke dalam rumah lewat pintu sebelah karena ia tau jika pintu depan dikunci.
Kevin yang sadar jika Agatha marah langsung ikut masuk menuju rumah. Ia melihat Agatha masuk kedalam kamarnya,ia tau kalau ia sudah terlalu kasar pada gadis kecil itu. Ia memberanikan diri untuk meminta maaf pada Agatha.
(Kevin)
__ADS_1
tok...tok..."Agatha, saya minta maaf saya terlalu kasar. Saya mohon kamu keluar kita selesaikan dengan kepala dingin"Kevin mencoba merayu Agatha untuk keluar kamar. Ia tidak mendengar jawaban dari Agatha Kevin terus mengetuk pintu kamar Agatha untuk meminta Agatha untuk keluar. "Saya mohon Agatha"Ia merasa khawatir karena masih tidak mendengar suara Agatha."Agatha saya mohon kamu keluar sebentar, saya mau ngomong, kalau kamu tidak menjawab saya akan mendobrak pintu ini"karena ia tidak mendengar jawaban Agatha, Kevin langsung mendobrak pintu kamar Agatha. Kevin melihat Agatha sedang menangis dibawah sudut kasur.
(Kevin)
"Agatha maafin saya, saya bukan bermaksud seperti itu saya terlalu emosi"Kevin mencoba mendekati Agatha yang sedang menangis. Kevin mencoba untuk menyentuh pucuk kepala Agatha, Kevin mulai ikut duduk disamping Agatha."Agatha maafin saya, saya salah, kakak janji nggak bakal kek gitu lagi"mencoba mengusap kepala Agatha. Agatha hanya mengangguk."Sekarang kamu tidur ya pasti kamu capek, nanti kamu masih ada acara nggak?"tanya Kevin yang terus mengusap kepala Agatha, entah kenapa Kevin suka mengusap kepala Agatha.
(Agatha)
"Ada nanti jam 16.30"jawab Agatha diiringi anggukan.
(Kevin)
"Ya sudah sekarang kamu tidur nanti saya bangunin"Agatha langsung berdiri ia segera berbaring di ranjang karena ia merasa lelah habis menangis, Kevin langsung menyelimuti dan pamit untuk keluar.
__ADS_1