
Setelah Nenek dan Hana sampai ke Rumah sakit tersebut, dan sudah mengetahui bahwa Saori mengalami Amnesia...
Nenek dan Hana bergegas ke ruangan tempat Saori berada...
"Ya ampun cucuku Saori... Ucap Nenek"
Nenek di sini benar - benar sangat sedih melihat keadaan cucu nya yang terkapar...
"Permisi sebentar ya... Ucap Suster"
Suster pun menyuntikkan Obat melalui selang infus...
Nenek pun masih memeluk Saori dan banyak perkataan yang membuat sang Nenek sedih melihat keadaan dari Saori tersebut...
Tiba - tiba Nenek bilang ke Hana...
"Hana sebaik nya kita bawa pulang saja Saori ke rumah kita rawat sendiri saja... Ucap Nenek"
"Tidak sebaik nya Nek tunggu Saori sadar dulu... Ucap Hana"
Saat Hana dan Nenek masih membahas apakah Saori akan rawat di Rumah atau tetap di Rumah sakit tiba - tiba keajaiban...
Saori tiba - tiba membuka mata cantiknya secara perlahan, dan bertanya - tanya
"A..ku di mana?... Ucap Bingung Saori"
Nenek dan Hana pun kaget melihat Saori yang tiba - tiba sadar, dan bergegas mendekati Saori...
"Cucuku kamu sadar hiks.. Ucap Nenek"
"Kalian siapa?.. Tanya Saori"
"Saori ini Nenek mu, dan aku Hana ibu angkat mu... Ucap Hana"
"Nenek, Ibu aku tidak ingat sama sekali... Ucap Saori"
"Tidak apa - apa cucu, Nenek tetap akan di sini temani kamu, besok kita pulang ya cucu.. Ucap Nenek"
Saori hanya terdiam dan Saori tetap dalam proses kebingungan...
Di sini sang Nenek sangat bahagia melihat cucu nya sudah Sadar dari koma, tidak terasa malam pun berlalu...
****
Pagi pun menjelang, Keiko dan Aina pun di hari ini berangkat sekolah lagi, seminggu yang lalu Keiko dan Aina sudah mengabarkan ke pihak Sekolah bahwa Saori belum kembali...
Keiko dan Aina berangkat ke sekolah seperti biasanya cuma kali ini sedikit berbeda di karenakan tidak ada nya Saori...
"Aina udah cukup lama kita belum tau kabar Saori... Ucap Keiko"
"Iya, aku sangat merindukan Saori kapan kita bertiga bisa ke sekolah bareng lagi... Ucap Aina"
Keiko dan Aina tetap melanjutkan percakapan mereka di jalan dan tiba - tiba bertemu seorang Pria yang biasa mereka sapa dulu...
"Hei itu teman kalian belum kembali ya?... Tanya Pria"
"Belum kak.. Ucap Keiko"
"Oh baik lah, kalian mau ke sekolah ya hati - hati di jalan ya.. Ucap Pria"
"Iya kak terima kasih.. Ucap Keiko"
Tidak terasa mereka berdua pun sampai ke sekolah nya...
Saat Keiko dan Hana mau ke kelas nya masing - masing...
__ADS_1
"Keiko gimana Saori udah ada kabar... Tanya Pria"
"Belum ada kabar terbaru sih... Ucap Keiko"
Pria - Pria tersebut adalah teman kelas dari Saori, mereka sangat khawatir di karenakan Saori sampai saat ini belum kembali...
Keiko dan Aina pun belajar seperti biasa nya...
****
Sedangkan keadaan Akira pun belum sadar kan diri, tetapi teman nya masih setia menemani Akira di rumah sakit ini, sesekali teman - teman dosen dari kampus nya Akira menjenguk keadaan nya...
"Permisi... Ucap Wanita"
"Iya... Ucap Teman"
"Ini benar kamar nya Akira.. Tanya Wanita (Seksi)"
Di sini teman Akira kaget tiba - tiba ada seorang perempuan mendatangi Akira...
"Iya benar silahkan masuk saja.. Ucap Teman"
"Terima kasih... Ucap Wanita"
(Wanita tersebut adalah Dosen sekaligus teman Akira juga, Wanita ini bernama Reina)
"Oh ya nama saya Reina, saya juga seorang dosen di kampus yang sama dengan Pak Akira... Ucap Reina"
"Oh, Saya tetangga nya dari Akira nama saya Isao... Ucap Isao"
"Baik lah Isao... Ucap Reina"
Kemudian Reina melihat keadaan Akira tersebut...
"Sudah berapa lama Akira Koma?... Tanya Reina"
"Lumayan lama juga ya... Ucap Reina"
Reina masih melihat keadaan Akira, dan Isao permisi untuk keluar sebentar...
"Ibu Reina saya izin mau keluar sebentar, bisa saya titip Akira... Ucap Isao"
"Baik Pak Isao... Ucap Reina"
Isao pun keluar dari kamar dan Rumah sakit tersebut untuk mencari makan nya, sedangkan Reina masih mengajak berbicara ke Akira walau di sini Akira sama sekali tidak mendengar perkataan dari Reina...
****
Kenji masih berada dalam kurungan tersebut dan mengalami kelumpuhan sesaat telah berangsur - angsur pulih...
"Woi lepaskan aku... Teriakan Kenji"
Kali ini Kenji yang di kurung di suatu tempat, teriakan Kenji pun juga tidak ada yang mendengar...
Paman nya Kenji sebenar nya orang yang berbeda tetapi untuk saat ini hanya menjadi sebuah rahasia besar...
Kenji masih berusaha berteriak - teriak, walau Kenji sadar kalau teriakan nya tidak ada respon sama sekali...
****
Nenek pun bergegas menemui dokter tersebut untuk izin membawa Saori kembali ke rumah...
"Permisi Sus, apa saya bisa bertemu dengan Dokter yang mengoperasi Saori tersebut.. Ucap Nenek"
"Baik Nek, sebentar saya tanyakan dulu, silahkan Nenek tunggu di sini... Ucap Suster"
__ADS_1
"Baik lah Sus... Ucap Nenek"
"Permisi Dok... Ucap Suster"
"Ada Apa Sus... Ucap Dokter"
"Keluarga nya Saori ingin bertemu dengan Dokter... Ucap Suster"
"Baik suruh Keluarga nya masuk... Ucap Dokter"
"Silahkan Nek... Ucap Suster"
"Terima kasih Sus... Ucap Nenek"
"Permisi Dok... Ucap Nenek"
"Silahkan duduk Nek, gimana dan ada apa... Tanya Dokter"
"Begini Dok, boleh kan saya bawa cucu ku kami rawat di rumah saja... Ucap Nenek"
"Bukan nya Saori masih Koma?... Tanya Dokter"
"Maaf Dok, Cucu saya tadi sudah sadar dari Koma nya... Ucap Nenek"
"Benarkah itu, Baik Nek Saori boleh di bawa pulang tapi setelah kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut dulu... Ucap Dokter"
"Baik Dokter... Ucap Nenek"
"Baik lah, Nenek bisa kembali saja dahulu ke kamar Saori nanti saya dan Suster akan ke sana untuk mengecek keadaan lebih lanjut sebelum di bawa pulang... Ucap Dokter"
"Terima kasih Dok, baik lah saya permisi... Ucap Nenek"
Kemudian Nenek pun kembali ke kamar nya Saori tersebut, sedangkan Dokter sedang mempersiapkan alat untuk mengecek keadaan Saori tersebut sebelum di bawa Pulang...
Setelah Nenek sudah berada di Kamar nya Saori dan mengabarkan ke Hana, Dokter pun sampai ke Kamar Saori tersebut juga...
"Gimana nek, apakah Dokter mengizinkan?... Tanya Hana"
"Dokter sedang menuju kemari, dan akan memeriksa lebih lanjut ke Saori... Ucap Nenek"
Krekkk (Suara Pintu)
"Baik lah keluarga bisa tunggu di luar dulu... Ucap Suster"
Nenek dan Hana pun menunggu di luar kamar, selama Proses pemeriksaan lebih lanjut ke Saori...
"Baik lah Sus coba cek Detak Jantung dan lain - lain... Ucap Dokter"
"Baik Dok... Ucap Suster"
Nenek dan Hana masih menunggu hasil pemeriksaan terakhir sebelum Saori di putuskan boleh di bawa pulang, supaya Amnesia nya lebih cepat sembuh...
Setelah beberapa waktu menunggu akhirnya Dokter dan Suster pun keluar dari Ruangan Saori...
"Gimana Dok... Tanya Hana"
"Baik lah, sudah saya periksa keadaan Saori sangat baik walau ia masih mengalami Amnesia, tetapi tidak apa - apa mungkin dengan cara membawa nya ke lingkungan lama ia bisa lebih cepat pulih... Ucap Dokter"
"Jadi Dok Kami boleh membawa Saori pulang... Tanya Hana"
"Tentu, sebelum pulang segera selesaikan biaya perawatan selama Saori di sini dulu ya, kalau begitu saya mohon pamit, oh ya Suster nanti kasih resep obat ya ke keluarga dari Saori... Ucap Dokter"
"Baik Dok... Ucap Suster"
"Terima kasih Dok.. Ucap Hana"
__ADS_1
Hana menuju ke lobby untuk membayar semua biaya Saori dan menebus obat untuk Saori, sedangkan Nenek mempersiapkan barang - barang untuk di bawa pulang, dan Saori juga di gantikan pakaian nya...
続き Bersambung...