
Reina akan merencanakan sesuatu yang berat bila dia telah mengetahui siapa yang mencoba mendekati Akira...
****
Ryota dan Saori masih membicarakan sosok ibunya Saori...
Saori tiba-tiba mengatakan sesuatu kepada ayahnya...
"Ayah aku boleh bicara sesuatu tidak?... Ucap Saori"
"Apa itu nak, katakan saja... Ucap Ryota"
"Ehm aku cuma mau bilang bagaimana jika ayah menikah lagi, aku ikut bahagia bila ayah ada niat buat menikah lagi kok... Ucap Saori"
"Kenapa kamu sampai berfikiran seperti itu nak, apa kamu ingin mengganti sosok ibumu... Ucap Ryota"
"Tidak begitu maksud ku ayah, aku cuma mau ayah bisa bahagia bila ada sosok yang mendampingi dirimu... Ucap Saori"
"Bagi ayah ada kamu saja nak, ayah udah sangat bahagia... Ucap Ryota"
"Aku tau itu kok Ayah, tetapi ayah juga tau kan suatu saat aku pasti menikah, dan aku tidak mau bila ayah sendirian nantinya... Ucap Saori"
"Iya nak ayah paham maksud kamu, tapi ayah juga bingung karena tidak wanita yang dekat sama ayah saat ini... Ucap Ryota"
Disini Saori ingin menjodohkan Ayahnya dengan ibu Hana...
Ryota bingung melihat sikap anak gadisnya saat ini...
****
Pak Yutomo masih terbaring di kasurnya, Tiba-tiba ada pihak kepolisian ingin menggali yang terjadi terhadap Pak Yutomo sebelumnya...
"Permisi Pak... Ucap Komandan"
"Ya silahkan masuk Pak... Ucap Yutomo"
"Maaf bila kami menganggu istirahatnya Pak, boleh saya tau siapa nama bapak?... Ucap Komandan"
"Saya Yutomo Pak... Ucap Yutomo"
"Baik Pak Yutomo, kami dari pihak kepolisian ingin menggali insiden yang terjadi sama bapak... Ucap Komandan"
"Iya baiklah Pak, saya akan menjawab pertanyaan dari Bapak - bapak kepolisian... Ucap Yutomo"
"Baik Pak kita langsung mulai saja, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan, bapak sebelumnya apa ada yang di curigai?... Tanya Komandan"
"Seingatku sih Pak tidak ada... Ucap Yutomo"
"Baik pertanyaan selanjutnya apakah Pak Yutomo melihat wajah dari penikam tersebut?... Tanya Komandan"
"Ehm saat itu kejadiannya malam, dan saya tidak bisa melihat wajah orang itu Pak dikarenakan dia menggunakan penutup wajah... Ucap Yutomo"
"Baiklah Pak, tapi bapak melihat bentuk dari badan orang itu kan?... Tanya Komandan"
"Saya cuma melihat sekilas, bahwa orang tersebut berbadan kurus dan sedikit lebih tinggi... Ucap Yutomo"
"Baik Pak... Ucap Komandan"
Pihak kepolisian masih melanjutkan beberapa pertanyaan kepada Pak Yutomo tersebut...
__ADS_1
****
Kenji dan Ayumi masih melanjutkan perjalanan nya, walau sesekali mereka berhenti...
Tak terasa perjalanan mereka sudah separuh jalan...
Mereka pun sesekali masih melanjutkan obrolan tentang Saori maupun keluarga nya...
****
Akira masih bingung mau menghadiahkan untuk Saori nanti...
Akira juga masih keliling mencari dan beberapa kali memasuki toko - toko di kota...
"Aduh saya bingung mau kasih hadiah apa ke Saori..
Ucap Akira"
Akira baru ingat sesuatu, Akira pun mencoba menghubungi Keiko untuk menanyakan hadiah apa yang cocok...
"Aku akan coba tanya ke Keiko maupun Aina aku yakin mereka bisa kasih saya saran buat hadiah Saori nanti... Ucap Akira"
Tutt....
Handphone Keiko pun berdering, dan Keiko melihat kearah Handphone nya ternyata Kak Akira yang menghubungi...
Keiko pun mengangkat Telepon tersebut...
"Iya Hallo Kak Akira... Ucap Keiko"
"Hallo Keiko, aku mau minta saran sama kamu soal hadiah Saori nanti bisakan... Ucap Akira"
"Aku juga kepikiran seperti itu sebelumnya, tetapi aku dulu udah pernah kasih kalung ke Saori... Ucap Akira"
"Oh gitu ya Kak, ya udah gimana kalau pakaian saja Kak... Ucap Keiko"
"Ehm boleh juga sih, tapi pakaian yang kayak gimana ya bagusnya... Tanya Akira"
"Coba Kakak beli Pakaian yang lagi tren saat ini saja Kak... Ucap Keiko"
"Wah boleh juga tuh, ya udah makasih Keiko udah kasih saran ke aku, maaf kalau ganggu... Ucap Akira"
"It's okay Kak, kalau Kakak masih bingung tanya aja ke kita kok aman Kak... Ucap Keiko"
"Okay Keiko makasih ya dadah.. Ucap Akira"
"Ya Kakak dadah juga... Ucap Keiko"
Telepon tersebut pun berakhir
Dan Akira pun melanjutkan pencarian untuk hadiah Saori nanti...
****
Seseorang yang di tugaskan oleh Reina telah memantau Akira dari kejauhan...
Hingga sesekali Pria tersebut mendekati Akira, untuk mengetahui pembicaraan Akira tadi...
Setelah mendapatkan sebuah info, Pria tersebut pun menghubungi Reina...
__ADS_1
"Hallo Bu Reina, saya ingin menginfokan bahwa Akira tadi sedang mengobrol dengan seseorang di telepon mereka membahas sebuah hadiah untuk seorang wanita bernama Saori sepertinya... Ucap Pria"
"Saori katamu hah,... Ucap Reina"
"Iya Bu Reina.... Ucap Pria"
Reina pun terdiam setelah mendapat kabar tersebut...
Dan Reina pun langsung mematikan telepon tersebut, terus mencoba menghubungi seseorang lainnya...
****
Informan yang masih dalam kebingungan dikarenakan masih tidak bisa menghubungi Pak Yutomo...
Disisi lain ternyata Pak Yutomo mencoba melihat Handphone nya, saat mencoba menghidupkan telepon nya ternyata tidak bisa...
(Karena kejadian pada malam itu, Handphone nya Pak Yutomo di rusak)...
Tetapi informan masih berusaha mencari keberadaan Pak Yutomo tersebut...
****
"Kenapa kamu diam nak... Tanya Ryota"
"Begini Ayah, aku mau jodohkan Ayah sama ibu Hana karena selama ini nenek dan ibu Hana yang mengurusku... Ucap Saori"
"Hana?, sebenarnya Ayah sih tidak masalah sama siapapun dia yang penting kamu nya nak... Ucap Ryota"
"Tetapi aku mau tanya Ayah dulu, kira - kira Ayah setuju tidak?... Ucap Saori"
"Kalau menurut Ayah pribadi sih, sebaiknya kamu tanyakan dulu sama Ibu Hana, takutnya ia sudah punya pendamping... Ucap Ryota"
"Iya itu pasti Ayah, tapi aku juga mau ayah tau rencana ku ini... Ucap Saori"
"Iya nak, Ayah ikut apapun kemauan kamu asal itu bisa buat kamu bahagia... Ucap Ryota"
Akhirnya Saori pun berencana untuk menjodohkan Ibu Hana dengan Ayahnya...
****
Reina pun sangat marah setelah mendengar kabar tersebut, dan akan membuat rencana untuk Saori nanti...
Reina merencanakan bersama seseorang yang pernah membuat celaka Saori sebelumnya...
"Hallo, aku mau kamu memberikan kejutan untuk Saori, biar perlu kamu bunuh saja dia kamu pahamkan maksudku... Ucap Reina"
"Baiklah Bu Reina saya akan membuat Saori tersebut bernafas untuk terakhir kalinya... Ucap Pria"
"Baik aku tunggu kabar baik dari kamu, Ingat jangan sampai gagal... Ucap Reina"
"Gampang itu Bu, asal uang nya juga lebih besar dari yang kemarin... Ucap Pria"
"Soal mudah itu, uang bukan masalah buatku... Ucap Reina"
Reina sudah sangat geram akan kehadiran sosok Saori tersebut...
"Nikmatilah selagi bisa, kali ini kau tidak akan selamat... Ucap Reina"
"Kali ini Reina benar-benar membuat Rencana besar, dan akan membuat Hidup Saori terancam"
__ADS_1
続き Bersambung...