
Setelah Ibu Hana sudah membayar semua biaya Rumah Sakit, Nenek pun sudah berada di lobby...
"Ayo Hana kita pulang.. Ucap Nenek"
"Iya Nek, Saya juga udah pesan taksi... Ucap Hana"
Kemudian mereka pun sudah di depan pintu keluar, dan mereka juga mulai menaiki Taksi tersebut...
Akhir nya Taksi pun berangkat menuju ke rumah...
****
Reina masih menunggu Isao kembali, di sini Reina sambil membaca beberapa novel yang ia bawa...
Akira masih mengalami Koma, Reina cukup bingung kenapa Koma Akira begitu lama padahal ia cuma operasi pengangkat penyakit nya saja
****
Keiko dan Aina masih berada di sekolah nya, sedang jam istirahat...
"Kamu kenapa Aina... Tanya Keiko"
"Iyah aku kangen sama Saori, dia sahabat kita dari dulu.. Ucap Aina"
"Benar banget Saori sedang di mana ya, semoga Saori baik - baik saja di sana... Ucap Keiko"
Sesekali beberapa Pria bertanya kepada Keiko maupun Aina tentang kabar Saori saat ini...
Tiba - tiba Keiko ke ingat sama kak Akira yang sampai saat ini juga tidak ada kabar..
"Kira - kira kak Akira di mana ya, kok kak Akira tidak ada kabar juga sama sekali... Ucap Keiko"
"Betul juga kata mu, sampai sekarang kak Akira menghilang tidak ada kabar sama sekali, apa sebaik nya kita coba telepon saja ya.. Ucap Aina"
"Ya udah aku coba telpon dulu deh... Ucap Keiko"
Tutut.... Tutut....
Tutut... Tutut....
"Aku dah coba beberapa kali kok telepon ku gak nyambung ya... Ucap Keiko"
Di sini Keiko udah merasa firasat buruk juga tentang kak Akira yang tidak ada kabar sama sekali sampai saat ini...
Beberapa kali Keiko mencoba lagi untuk menghubungi kak Akira, tetapi tetap gak nyambung sama sekali...
"Kok aneh loh ini Handphone kak Akira ku hubungi tidak nyambung dari tadi, kok aku jadi punya firasat buruk ya... Ucap Keiko"
"Mungkin keberadaan kak Akira jauh, jadi sinyal nya gak kena, inti nya kita harus positif thinking aja dulu... Ucap Aina"
"Iyah semoga saja kak Akira baik - baik di sana juga... Ucap Keiko"
****
Kenji sampai saat ini masih berada di sebuah ruangan, Kenji berusaha mencari celah jalan keluar...
"Aduh aku harus cari celah nih, kagak mungkin aku di sini terus.. Ucap Kenji"
Kenji berfikir keras mencari jalan keluar, walau hasil nya tetap tidak sesuai ekspetasi..
****
Setelah beberapa waktu lama nya akhir nya Saori, Nenek, dan Ibu Hana Sampai ke rumah...
Saat Saori turun dari Taksi, Saori melihat daerah sekitar rumah nya dengan sedikit tatapan kosong...
Nenek langsung mengajak Saori masuk menuju ke ruang tengah dulu, karena Nenek mau merapikan barang bawaan dan kamar nya Saori lagi...
"Ayo cucuku masuk, kita sudah sampai ke rumah.. Ucap Nenek"
Saori hanya terdiam saat ajakan Nenek untuk masuk ke dalam...
Sedangkan Hana membayar Taksi terlebih dahulu baru masuk menuju ke dalam rumah...
"Hana, kamu siapkan bubur dulu buat Saori dan obat nya... Ucap Nenek"
__ADS_1
"Iya Nek... Ucap Hana"
"Itu televisi hidupkan saja, oh ya nanti hubungi teman nya Keiko dan Aina untuk datang ke rumah supaya Saori cepat sembuh... Ucap Nenek"
"Baik lah Nek.. Ucap Hana"
Di sini Saori masih bingung saat berada di Rumah nya sendiri, yah mungkin di karena kan Saori masih mengalami Amnesia...
****
Keiko dan Aina pun masuk ke kelas nya lagi, dan belajar seperti biasa nya hingga tak terasa sudah jam bel pulang sekolah...
"Ayo Aina kita pulang.. Ajakan Keiko"
"Ayolah... Ucap Aina"
Di dalam perjalanan Keiko dan Aina seperti biasa nya mereka sambil membicarakan rasa rindu nya teramat ke Saori, karena mereka berfikir Saori belum di temukan...
Keiko dan Aina juga sudah cukup Pasrah dengan keadaan saat ini, dan berharap pihak kepolisian segera menemukan Saori...
Setelah beberapa menit kemudian Keiko mendapatkan sebuah pesan yang membuat Keiko dan Aina Bahagia setengah mati...
"Eh bentar ada pesan kayak nya dari handphone ku... Ucap Keiko"
"Pesan dari siapa?.. Tanya Aina"
Keiko kaget banget setelah membaca pesan dari Ibu Hana tersebut...
"Keiko kamu kenapa?.. Tanya Bingung Aina"
Keiko menangis bahagia...
"Eh malah nangis, kamu kenapa sich cerita dong.. Ucap Aina"
"Aina apa yang kita harapkan dari dulu, akhir nya Saori kembali hiks... Ucap Keiko"
"Serius, kamu kagak bohong kan mana lihat handphone mu.. Ucap Aina"
Aina pun menangis bahagia setelah membaca pesan dari Ibu Hana... :-(
****
Tiba - tiba jari dari tangan Akira pun bergerak, dan Reina pun kaget...
"Astaga Pak Akira, Pak... Ucap Reina"
Akira pun akhir nya membuka mata nya perlahan - lahan, dan melihat Reina yang ada di depan mata nya...
"Aku di mana?.. Tanya Akira"
"Kamu di rumah sakit, syukur deh akhir nya kamu sadar dari masa koma mu.. Ucap Reina"
Di sini Akira masih mengalami bingung, yah mungkin karena sudah cukup lama Akira mengalami masa Koma nya..
"Duduk dulu ini minum lah... Ucap Reina"
"Iyah terima kasih... Ucap Akira"
"Pak Akira kenal aku kan?.. Ucap Reina"
Reina bertanya seperti itu takut nya Akira belum pulih..
"Iyah tentu saya ingat anda Ibu Reina... Ucap Akira"
"Syukur deh ^_^... Ucap Reina"
Reina pun segera memberitahu kan kepada suster bahwa Pak Akira sudah sadar...
"Pak Akira istirahat saja dulu, saya panggil suster dulu ya.. Ucap Reina"
"Permisi Sus, saya mau mengabari bahwa Pasien bernama Pak Akira udah siuman dari koma nya.. Ucap Reina"
"Iya ada yang bisa kami bantu, oh baik lah ini dengan Ibu siapa?.. Tanya Suster"
"Saya Reina teman tempat dia bekerja... Ucap Reina"
__ADS_1
"Baik Bu Reina silahkan tunggu saja di ruangan Pak Akira, nanti saya dan Dokter akan kesana.. Ucap Suster"
"Iya Sus terima kasih.. Ucap Reina"
Kemudian Reina pun kembali ke kamar nya Akira, sambil menunggu pihak dokter datang...
"Pak Akira nanti pihak dokter akan memeriksa lebih lanjut dahulu ke bapak... Ucap Reina"
"Iya, oh ya apakah Ibu Reina selama ini yang merawat saya selama koma?.. Tanya Akira"
"Bukan Pak, tetapi tetangga bapak, nama nya Pak Isao.. Ucap Reina"
"Oh baik lah terima kasih.. Ucap Akira"
Setelah beberapa waktu lama nya Isao pun kembali ke kamar nya Akira...
Krekkk....
Isao di sini langsung kaget setelah melihat Akira sudah siuman dari koma nya..
"Pak Akira, Pak Akira sudah sadar... Tanya Isao"
"Iyah beginilah, terima kasih ya buat Pak Isao udah temenin saya selama koma.. Ucap Akira"
"Iyah tenang saja kok Pak, kita bertetangga harus saling bantu... Ucap Isao"
Saat Isao berbicara, akhirnya dokter dan suster pun masuk ke kamar tersebut...
"Hello Pak Akira, gimana perasaan nya saat ini... Tanya Dokter"
"Baik kok Dokter.. Ucap Akira"
"Baik lah, em bisa semua nya tunggu di luar dulu karena saya dan Suster akan mengecek keadaan Pak Akira lebih lanjut dahulu.. Ucap Dokter"
Isao dan Reina pun keluar kamar dan menunggu pemeriksaan dari Dokter tersebut...
"Baik Suster cek semua nya ya.. Ucap Dokter"
"Baik Dok.. Ucap Suster"
"Gimana Pak Akira apa ada mengalami rasa nyeri di tempat bekas operasi nya... Tanya Dokter"
"Tidak ada Dok, aku merasa udah sehat banget... Ucap Akira"
"Baik Pak Akira, untuk saat ini Pak Akira harus tetap berada di rumah sakit dulu ya sampai benar - benar sembuh.. Ucap Dokter"
"Baik Dok.. Ucap Akira"
Dokter masih memeriksa lebih jauh lagi tentang kesehatan dari Pak Akira ini...
****
Akhirnya Keiko dan Aina pun sampai ke rumah nya Saori, dan mereka berdua pun mengetuk pintu tersebut...
Tuukkk tukkk...
"Permisi... Panggil Keiko"
Pintu pun di buka oleh Ibu Hana...
"Eh Keiko dan Aina, oh ya sebelum kalian bertemu dengan Saori, Ibu mau kasih tau dulu ya... Ucap Hana"
"Apa itu Ibu Hana.. Ucap Keiko"
"Begini Saori mengalami Amnesia (lupa ingatan) iya, jadi Ibu benar - benar mohon bantuannya pelan - pelan saja supaya Saori pulih seperti dulu lagi, kalian paham kan maksud Ibu.. Ucap Hana"
"Hah Saori mengalami Amnesia Bu, Baiklah Bu aku dan Aina paham kok, kami akan pelan - pelan membantu Sahabat kami untuk mengingat semua nya.. Ucap Keiko"
"Iyah Ibu percaya sama kalian berdua, baik lah kalian masuklah, Saori berada di ruang Televisi.. Ucap Hana"
Saat Keiko dan Aina masuk ke dalam dan melihat sosok dari Saori, betapa rindu nya Keiko dan Aina mereka langsung memeluk Saori dengan tangis bahagia...
Hiks :-( Hiks :-(
Saori di sini cuma sedikit bingung, tetapi saat Keiko dan Aina memeluk nya, Saori merasakan hal yang nyaman dan menenangkan...
__ADS_1
続き Bersambung...