SHEILA(Cinta Ku Pada Sang Berondong Manis Tapi Cuek )

SHEILA(Cinta Ku Pada Sang Berondong Manis Tapi Cuek )
acara kantor di mulai


__ADS_3

ke esokan hari nya


acara kantor pun di mulai, semua karyawan cabang gemilang sibuk untuk bersiap menghadiri acara tersebut


sheila dan santi menaiki mobil yg sama, memakai mobil santi menuju salon milik perusahaan gemilang,


.


begitu sampai di salon, keadaan masih ramai banyak yg menunggu giliran untuk berhias,


sambil menunggu sheila dan santi memilih pakaian nya terlebih dahulu.


"shei lo udah nemu baju yg lo suka?? " tanya santi


sheila masih memilih2 pakaian apa yg akan ia pakai,


sheila menggaruk kepala nya bingung karna semua pakaian yg di sediakan oleh pihak salon perusahaan tak ada yg sesuai dengan keinginan nya.


kebanyakan pakaian nya panjang namun tanpa lengan, ada yg pakai lengan namun masih terlihat seperti tidak pakai lengan karna kain nya yg nerawang memperlihat kan kulit tangan,


"belum san, gue bingung mau yg mana, semua nya bukan type gue banget "


santi paham dengan keinginan sheila, santi berinisiatip menanyakan pada salah satu pelayan di salon untuk mencari pakaian yg sesuai dengan keinginan sheila


tak lama pelayan salon membawakan beberapa pakaian untuk di perlihat kan pada sheila


namun tetap tak ada yg cocok dengan diri nya,


karna waktu acara akan di mulai beberapa jam lagi, sheila terpaksa memakai dres panjang sedikit memayung ,tanpa lengan yg memperlihatkan dada atas nya .


sedangkan santi memilih pakaian dres pendek di bawah lutut yg tanpa lengan ,


sheila dan santi memkaia pakaian yg mereka pilih tadi.


kini tiba giliran sheila dan santi untuk berhias


sheila dan santi duduk di kursi khusus


perias pun mempersiap kan alat2 rias nya dan bersiap untuk merias wajah sheila dan santi


"mbak wajah nya bersih banget sih?? saya suka mendandani nya, gk perlu tebal2 ya pakai make up nya"ucap si perias yg merias wajah sheila


mendengar pujian itu sheila hanya tersenyum saja, "makasih mbak"


akhir nya sheila dan Santi selesai di rias ,sheila dan santi menaiki mobil,santi melajukan mobil nya menuju hotel di mana acara kantor di mulai .


"san gue malu, masa gue pakai baju ginian ke acara kantor? "ucap sheila


tangan sheila berusaha menutupi tubuh atas nya dengan tangan,


"terus lo mau nya gimana shei?? " santi melirik kan mata nya ke arah kiri dan kanan seperti sedang mencari seseuatu


tak lama santi melihat sebuah toko pakaian, santi pun memberhentikan mobil nya


"shei kita turun yuk, cari blazer buat lo " seketika sheila senang dengan ide santi


mereka pun turun dari mobil menuju toko, sheila dan santi memasuki toko, akan tetapi tiba2 hp santi berbunyi


"shei bentar ya gue angkat telpon dulu "sheila mengangguk dan melanjutkan memilih2 blazer nya.


tak lama mata sheila tertuju Pada salah satu blazer berlengan panjang, yg berhiaskan ukiran mute yg manis dan sesuai dengan warna baju yg sedang sheila pakai.

__ADS_1


sheila mengambil nya, lalu membayar nya di kasir, setelah membayar sheila keluar dari toko menuju mobil nya berada


ketika akan menaiki mobil sheila tak sengaja bertabrakan dengan seorang laki2 yg terlihat sedang terburu2


sheila pun terjatuh,


"maaf nona saya tak sengaja" laki2 tersebut lalu membantu sheila untuk berdiri


"oh iya tak apa tuan, saya gpp "


sheila melihat ke arah si lelaki tersebut, menurut sheila perawakan nya tinggi, hidung nya mancung, kira2 usia nya agak tua namun masih pantas di katakan hot daddy.


lelaki tersebut pun melihat sheila namun ia melihat segila dari ujung kaki hingga kepala sheila, mata nya menatap dengan misterius,pikiran nya melayang ntah apa yg sedang ia pikir kan


dan hal itu membuat sheila tak nyaman "maaf tuan seperti nya saya harus segera pergi karna acara nya sebentar lagi akan di mulai "


mendengar ucapan segila lelaki tersebut terbangunkan dari lamunan nya lalu tersenyum "oh iya tak apa maaf saya menghalangi anda, perkenal kan nona nama saya bandi "bandi mengangkat tangan nya untuk berkenalan


sheila menjabat tangan nya, "sheila ,maaf tuan saya tak bisa lama2" sheila meninggal kan bandi dengan tatapan miaterius nya


sheila merasa sangat risih dengan tatapan nya dan itu membuat nya tak nyaman, dengan cepat sheila melangkahkan kaki nya menuju mobil


sheila menaiki mobil, dan kebetulan santi sudah selesai dengan telpon nya


"udah shei?? "sheila mengangguk, Santi tersenyum melihat blazer yg sheila beli karna warna dan motif nya pas dengan pakaian yg sheila pakai,


"ternyata lo pinter juga pilih2 nya" sheila hanya tersenyum saja, namun entah kenapa sheila melamun memikirkan lelaki yg tadi menabrak nya.


sampai tak sadar kalau mereka sudah sampai di hotel.


sheila dan santi turun dari mobil, mereka saling bergandengan,


sheila malam ini terlihat lebih cantik dari biasa nya, pakaian nya yg panjang sedikit memayung, di pinggang nya terlihat sedikit hiasan pita agak sedang, atasan nya memakain blazer berhiasan mute namun terlihat manis bila di pakai


santi pun begitu manis memakai pakaian dres pendek di bawah lutut tanpa lengan dan tanpa blzer hal itu bagi santi sudah biasa


karna dirinya mempunyai beberapa stok pakaian yg sesuai dengan yg ia pakai saat ini.


rambut santi di biarkan terurai namun di depan nya memakai hiasan penjepit kupu2.


ketika sheila dan santi memasuki hall room(ah apalah aku lupa 😬😬)


mereka menjadi pusat perhatian di acara tersebut, banyak pasang mata yg mengangumi perubahan mereka


dari kejauhan tanpak seorang lelaki yg tersenyum puas melihat sheila dan santi


"sial kenapa mereka bisa secantik itu? "sasa merasa iri dengan penampilan mereka "lo cemburu ya?? "tanya vera


malam ini vera memakai dres minim pakaian tanpa lengan yg panjang nya pas paha vera, yg hampir terlihat seperti Tak pakai pakaian,


sasa menatap vera dengan sinis


pakain sasa memakai dres panjang agak memayung seperti sheila namun tanpa lengan warna yg sama seperti sheila hanya beda model nya saja.


.


sheila dan santi duduk di salah satu kursi yg sudah di sediakan ,wajah sheila agak di tutup karna malu


"lo kenapa shei?? " "gue malu san, kayak nya gue jelek deh" santi tertawa mendengar ucapan sheila


"jelek dari mana shei?? lo cantik shei lebih cantik, sayang kalo lo tutupin tau " sheila tak mendengar ucapan santi ia masih focus menutupi dirinya

__ADS_1


"duh pacar gue mana ya kok lama banget? "tanya santi "lo telpon Ajh san ribet amat "


ntah kenapa sheila tiba2 menanyakan zayn


"zayn mana ya san?? kok gk keliatan?? "


santi mengangkat bahu nya tanda ia tak tau, "lo telpon ajah shei kalo lo rindu, hahah "canda santi


ntah kenapa jantung nya kini berdegub kencang, bila menyebut nama zayn, dan wajah sheila mulai memerah


.


acara pun di mulai, rakaian acara nya berlangsung beberapa pidato dari para petinggi perusahaan sudah di apresiasikan kini tinggal acara hiburan.


di tengah2 acara akan di adakan pesta dansa topeng,


yg hadir di acara tersebut bukan hanya cabang gemilang satu saja tetapi beberapa perwakilan dari beberapa cabang pun ikut hadir, jadi sangat banyak sekali orang2 yg hadir di acara tersebut .


tak lama ada yg menghampiri meja sheila dan santi "ini nona topeng nya acara pesta dansa sebentar lagi akan di mulai " ucap pelayan lalu tersenyum.


.


.


di ruangan lain


"drew gimana ni gue gugup banget " ucap zayn


"yaelah kata nya kaka di kantor kenapa lo gugup?? tinggal temui dan samperin ajh ribet banget "


zayn dan andri masih di kamar hotel yg mereka sewa, zayn entah kenapa tak berani menemui sheila,


zayn sebenar nya sudah melihat sheila di awal pintu depan, dirinya merasa sangat kagum pada kecantikan sheila,


zayn takut tak mampu berkata bila berhadapan dengan sheila


"udah gue duluan deh yak, bentar lagi pesta dansa akan di mulai, gue mau dansa sama santi bye, "andri keluar dari kamar hotel menuju tempat acara.


"weh sial maen tinggal2 ajh tungguin napa?? "andri memberikan sebuah topeng mata pada zayn, andri memakai nya


"nih pakai buat nutupin rasa buruk rupa lo, haha "canda andri "sial lo drew " zayn memakai topeng nya dan berjalan mengikuti andri


mereka melewati lautan orang2 yg menghadiri acara tersebut,


"mereka sudah memasuki ball room tuan "kata seseorang lewat earphone nya, di kala melihat andri dan zayn melewati nya


"bagus ikuti terus mereka" kata seseorang di balik telpon "baik tuan"


"maaf tuan bisa ikut kami sebentar?? " tanya salah satu pelayan pada pengawal tersebut


pengawal tersebut mengikuti kemana si pelayan pergi, ketika sampai di samping hotel tiba2 ada yg memukul punggung nya dari belakang dan pengawal tersebut pingsan seketika.


para pelayan mengangkat pengawal tersebut dan menaiki nya ke dalam mobil, sebelum nya para pelayan mengikat nya terlebih dahulu.


para pelayan tersenyum "kerja bagus, ayo kita cari lagi tikus nya " para pelayan pergi menuju ke dalam hotel kembali.


.


.


siapakah itu??. . . 😬😬

__ADS_1


.


__ADS_2