
di sebuah club malam
sasa duduk dengan 3 orang teman kantor nya, meminum beberapa minuman beralkohol di gelas minuman nya.
"lo kenapa sa?? apa masih kesal dengan si sheila?? " tanya salah satu teman sasa
"iya lah gk kesal gimana coba dia udah rebut posisi aku sebagai ketua tim,
aku hanya di jadikan wakil saja sama bos kita, hasil kerja aku selama beberapa tahun hanya bertahan 1 tahun saja"
"cih itu sih lo nya terlalu bodoh ya gak gays, hahah"
"haha bisa ajh lo" sasa tambah kesal mendengar ejekan teman2 nya
"kalian ini mau bantuin gue apa mau ledekin gue sih?? "
"hahah dia mulai marah, lo tenang ajh sa kita pasti bantuin lo yakan guys? "
mereka menganggukan setuju, mereka ber 4 sedang memikirkan rencana apa yg harus mereka lakukan, untuk membuat sheila turun dari jabatan nya.
salah satu dari mereka sebut saja vera ketua geng nya mempunyai ide licik.
vera mengungkap kan nya pada mereka,
"gimana oke gak ide gue?? "
"hmm boleh juga ver, gue akan coba"
mereka pun melanjut kan minum nya
dari kerjauhan ada yg memperhatikan mereka, lelaki hidung belang,
lelaki itu pun menghampiri merja mereka
"malam girl apa aku boleh gabung" sasa dan kawan2 nya memandang ke arah lelaki tersebut
"boleh om silahkan saja" jawab vera dengan tersenyum genit
lelaki itu pun duduk di samping vera,karena pakaian vera bikin menarik hasrat lelaki tersebut, sebut saja bandi usia nya 42 tahun namun ia masih terlihat gagah
"mari sayang apa mau sekarang?" tanya bandi dengan mata mesum nya, tangan bandi mengulur pada vera
mendapat uluran dari bandi vera sangat senang ada yg tertarik pada nya malam ini.
sasa melihat kejadian itu merasa heran pada vera,namun sasa enggan untuk bertanya
"oke om ayo, maaf guys aku biasa cabuts dulu lain kali kita ngobrol lagi, oke?? "
teman2 vera mengangguk senang, karna meraka tahu itu pekerjaan sampingan vera dan teman2 nya
"its oke guys"
vera dan bandi meninggal kan meja mereka menuju ruangan privat di club tersebut
vera dan bandi memasuki ruangan tersebut,
dengan agresif vera segera mencium mulut bandi
bandi dengan senang hati menyambut ciuman vera, mulut mereka saling *******
dan tangan nakal bandi membuka helai demi helai pakaian yg di pakai vera
bandi membaringkan vera di atas kasur, tanpa melepaskan pagutan mereka
vera merasa hasrat nya naik di kala bandi memasukan jari nya pada bawah vera
bandi melepaskan pakaian nya dan memposisikan vera di bawah nya
bandi memasukan milik nya pada milik vera , vera merasa menikmati nya ketika penyatuan dirinya dan bandi.
__ADS_1
bagi vera bandilah pemuas nafsu di kala di atas ranjang,karena milik bandi lebih besar di banding yg lain pernah vera rasakan.
cukup lama mereka melakukan nya,tak lama mereka pun sampai pada batas nya
bandi mencabut milik nya dan melepas kan cairan nya di atas badan vera
vera merasa puas akan hal itu.
.
di meja club
"heh emang si vera suka begituan?" tanya sasa
mereka hanya mengangguk dan sibuk kembali pada hp nya.
.
.
pagi hari di rumah utama gemilang
zayn bangun dari tidur nya, lalu zayn memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri
tak lama zayn keluar dari kamar mandi,zayn sudah berpakaian rapi
lalu zayn keluar dari kamar untuk sarapan pagi
zayn sampai di meja makan
"pagi pah "sapa nya tersenyum
sang papa ikut tersenyum "pagi zayn gimana badan kamu?? "
"Alhamdulillah segar pah "zayn dan papa nya makan berdua karna mama zayn sudah lama meninggal karena kecelakaan.
"pah aku naik mobil biasa ajah ya pah gak mau bareng papa kan akan ke pusat sedang kan zayn ke cabang papa
sang papa tersenyum bangga"baik lah papa berangkat duluan ya, kamu hati2 nyetir nya"
"baik pah,papa juga hati2 ya, mang ujang jagain papa zayn ya"
"siap den" mang ujang melajukan mobil nya menuju kantor pusat.
zayn tersenyum melihat mobil papa nya yg mulai menghilang di mata nya.
zayn maniki mobil nya memuju kantor cabang
.
.
rumah sheila
sheila masih tertidur di kasur nya padahal jam kerja kantor tinggal 45 menit lagi
mama sheila khawatir karena anak nya belum juga bangun dari tidur nya.
mama sheila memasuki kamar sheila yg tak di kunci
mama sheila melihat sheila masih tertidur
"sheila bangun nak udah siang kamu gk ke kantor nak?? " mendengar suara mama nya dengan segera sheila bangun dan bangkit dari tempat tidur nya lalu berlari menuju kamar mandi
mama sheila hanya tersenyum melihat tingkah sheila
"hati2 nak jangan lari nanti jatuh, mamah siapin sarapan dulu ya nak"
"iya mah"suara keras sheila dari kamar mandi,mama sheila pun menyiapkan sarapan pagi nya.
__ADS_1
tak lama sheila sudah bersiap berpakaian dan menuju ke meja makan untuk menemui mama sheila
"mah sheila berangkat dulu ya, udah telat nih" sheila berpamitan dengan terburu2
"tapi sayang kamu belum sarapan " tapi sheila sudah meninggal kan rumah nya menuju kantor
"anak itu kebiasaan deh kalau buru2 suka grasa grusu "
sheila menancap gas mobil nya sedikit kencang untung saja keadaan jalan agak lenggang, jadi sheila lebih leluasa di jalan
tak lama sheila sampai di kantor, waktu jam kerja 10 menit lagi
sheila berlari menuju ke dalam kantor, sampai di depan lift sheila menahan lift nya untuk tidak segera ke tutup
yg di dalam lift kaget dengan tingkah sheila
"duh mbak hati2 dong nanti kalau tangan nya kejepit gimana ?"tanya salah satu yg ada di lift tersebut
"maaf maaf saya telat "sheila memasuki lift nya perasaan nya agak tenang ketika memasuki lift
tak lama lift pun berhenti di tempat sheila tuju,
sheila keluar dari lift dengan terburu2
sampai tak melihat ada orang di depan lift
lalu sheila menubruk orang tersebut,sheila dan orang tersebut terjatuh ke bawah lantai e
dengan posisi sheila di atas orang tersebut, pandangan mereka bertemu,dan saling memandang untuk beberapa saat.
ternyata yg sheila tabrak adalah zayn yg sedang bersiap menaiki lift untuk ke ruangan lain
jantung zayn seketika berdetak kencang wajah nya mulai memerah
"subhanalloh kak sheila sangat cantik kalau di lihat dari dekat,walaupun usia nya sudah matang,
tapi bagi zayn kak sheila seperti baru berusia 22 tahunan dengan tinggi yg agak pendek di bawah aku," kata zayn dalam hati
zayn melihat wajah sheila dari jarak yg sangat dekat, pagi itu sheila memakaian pakaian kerja dengan rok di bawah lutut
memakai blazer rambut kuncir kuda dan memakai kaca mata,
bagi zayn hal itu sangat mempesona, dalam hati zayn,zayn ingin sekali mencium nya.
namun zayn masih sadar akan diri nya
"mm maaf kak sheila berat"
mendengar ucapan zayn dengan cepat sheila berdiri dan membantu zayn untuk berdiri
"eh maaf zayn gue gak sengaja"
"dasar bego gue ini kenapa sih??
ah sial brondong manis ini sungguh manis sekali, apalagi di lihat dari jarak dekat wajah nya ganteng banget " kata sheila dalam hati
"gue duluan ya zayn " sheila meninggal kan zayn di depan lift
sedangkan zayn menaiki lift untuk melakukan tugas nya.
.
.
jangan lupa dukung autor terus ya jangan lupa like nya
kalau ada yg salah kasih tau author saja nanti author perbaiki
terima kasih
__ADS_1