SHEILA(Cinta Ku Pada Sang Berondong Manis Tapi Cuek )

SHEILA(Cinta Ku Pada Sang Berondong Manis Tapi Cuek )
berdansa dengan nya


__ADS_3

18 ++++( kalau bisa baca nya pas buka ajah ya, hehe) 😬😬


.


.


.sheila dan santi sudah memakai topeng mereka, sebentar lagi acara pesta dansa segera di mulai


andri sampai ke meja sheila dan santi


"maaf sayang aku terlambat " ucap andri


santi melihat andri datang tersenyum senang "sayang kok lama banget datang nya, santi dan andri berpelukan beberapa saat


sheila melihat hal itu sedikit malu, "kalian ini tak kenal tempat bermesraan di mana saja" andri dan santi hanya tertawa saja ,"sheila aku bawa teman kamu ya, kami mau berdansa dulu"ucap andri "terus gue ditinggal nih?? "


"bentar lagi zayn datang, lo sama dia ajh dlu ya"ucap andri


mendengar nama zayn ntah kenapa jantung nya berdegub kembali, sheila kembali menduduk kan dirinya


santi dan andri meninggalkan sheila sendiri di meja nya,


tak lama ada yg menghampiri dirinya


"malam sheila, kamu cantik sekali" ucap salah satu karyawan nya, sebut saja nama nya nico "malam nic " ucap sheila


"sheila kamu mau dansa sama aku?? "


kebetulan pesta dansa sedang di mulai


"duh maaf nih nic bukan nya gak mau, aku gak bisa dansa " sheila senyum malu


nico melihat hal itu tambah membuat nya sangat gemas "gpp shei aku bantu ajarin kamu" tangan nico mengangkat dan menjulur pada sheila


sheila tampak ragu2 untuk mengikuti nya, ketika tangan sheila akan menyambut tangan nico tiba2 tangan sheila ada yg menjabat dan membawa nya pergi meninggalkan nico


"sorry bro gue juga mau dansa sam kak sheila "siapa lagi kalau bukan zayn


sheila kaget mendengar suara zayn"zayn ,itukah kamu?? "tanya sheila


"iya kak ini aku zayn, kaka mau kan dansa sama aku?? "sheila tersenyum mengangguk


"tapi aku tak bisa zayn" "tak apa kak aku bisa ajarin kaka" kini mereka sampai di tengah2 orang yg sedang berdansa


zayn menyimpan tangan nya di pinggang dan pundak sheila, ntah kenapa dirinya merasa risih, "maaf kak dansa memang begini, haha "


zayn menuntun tangan sheila untuk di simpan di pundak zayn,


seketika wajah sheila memerah karna ini pertama kali nya untuk sheila berdansa,


mereka pun berdansa, menikmati indah nya musik dansa, sesekali kaki sheila menginjak kaki zayn, berulang kali sheila meminta maaf pada zayn, namun zayn nampak seperti biasa saja.


.

__ADS_1


tak lama lampu mulai meredup, zayn inisiatif merapatkan tubuh nya pada sheila, zayn membisik kan sesuatu di telinga sheila "kaka malam ini sangat cantik " telinga sheila memanas merasakan hangat nya nafas zayn


"sial bocah ini bikin aku merinding saja, "ucap sheila dalam hati "sheila tak menjawab perkataan zayn, karna ntah kenapa dirinya merasa gugup .


zayn memeluk tubuh kecil sheila, hal itu memberikan rasa nyaman pada sheila, sampai tak sadar kepala sheila ia sandarkan di dada bidang zayn


kedua tangan sheila kini memeluk pinggng zayn, dalam pelukan nya sheila tersenyum "nyaman juga badan bocah ini, ntah kenapa aku tak bisa menatap wajah nya, berbicara dengan nya membuat ku gugup," kata sheila dalam hati


.


tak lama lampu kemabali menyala, dengan cepat sheila melepaskan dirinya dari pelukan zayn.


zayn yg melihat tingkah sheila sedikit kesal karna ia tak dapat memeluk sheila dengan lama


sheila dan zayn duduk di kursi, tak lama Santi dan andri menghampiri mereka


"ciee kalian dansa bareng tadi " sheila pura2 cuek dengan memakan makanan yg ia bawa tadi bersama zayn


.


dari kejauhan "lo anterin minuman ini ke orang itu, inget minuman nya jangan sampai tertukar oke?? " ucap Sasa salah satu pelayan hotel


"baik " pelayan itu pun mengikuti arahan sasa, pelayan itu sampai di meja sheila, lalu menyimpan empat gelas minuman di meja "silahkan di minum nona, tuan"ucap pelayan tersebut, lalu berlalu dari meja


sasa yg melihat hal itu tersenyum, lalu berjalan pura2 melewati mereka "sa lo kemana ajah?? "sapa sheila


seketika sasa menghentikan langkah nya"sorry shei gue ada urusan, nyiapin kata sambutan " alasan nya.


ketika sheila akan berbicara kembali, namun terpotong oleh ucapan sasa


"sombong amat tuh orang, huh " ucap santi


"gpp san, biarin ajh"


"ah haus nya, "santi meminum minuman yg di atas meja sampai habis


sheila melihat hal itu menggelengkan kepala "lo haus san?? ampe abis gitu "


andri dan zayn sedang membicarakan sesuatu jadi tak terlalu focus pada sheila dan santi


"nih minum ajh punya gue, ntah kenapa gue gak terlalu suka sama minuman ini" sheila menyerahkan minuman tersebut pada santi


santi senang bukan main, lalu dengan cepat santi meminum minuman milik sheila sampa habis .


"thanks ya shei minuman nya" sheila hanya mengangguk lalu memakan kembali cake yg ia bawa


andri dan zayn menghampiri sheila dan santi "sayang mau makan sekarang?? "santi mengangguk" iya sayang aku laper banget" andri dan santi meninggalkan zayn dan sheila menuju tempat makan


kini tinggal sheila dan zayn saja yg satu meja "kaka makan apa? "tanya zayn


"makan kue, nih mau??"sheila memberikan kue yg belum di makan nya pada zayn, zayn dengam senang hati mengambil dan memakan nya


.

__ADS_1


.


***


gimana sa udah lo lakuin?? "tanya vera


sasa memberi kode tangan nya berbentuk oke


lalu vera mengambil hp nya untuk menelpon seseorang


ketika vera sedang menelpon,datanglah pelayan memberikan minuman pada vera dan sasa


sasa yg kebtulan sedang haus meminum minuman nya sampai habis


setelah minum ntah kenapa sasa merasa pusing, "ver gue ke tolet dulu ya"karna vera sedang menelpon vera hanya memberikan isyarat tangan tanda mengiyakan


sasa pun berjalan menuju toilet berada, ketika di perjalanan, ada seorang pelayan yg membantu sasa karna posisi jalan sasa yg sempoyongan


"nona anda tak apa2?"sasa mengangguk perlahan, ntah kenapa rasa pusing nya semakin menjadi dan seluruh badan nya tiba2 memanas, membuat sasa tak nyaman


pelayan tersebut membantu sasa menuju sebuah kamar, karna pusing sasa hanya mengikuti kemana si pelayan membawa nya


sasa di tidur kan di atas kasur, si pelayan pergi meninggalkan sasa


tak lama ada seorang lelaki yg memasuki kamar yg di tempati sasa, lampu kamar di matikan oleh nya


lalu lelaki tersebut tersenyum menghampiri sasa,belum juga mendekat tiba2 sama terbangun diri nya merasa tak nyaman


ntah kenapa sasa seperti sudah meminum sebuah obat yg ia berikan pada sheila tadi obat perangsang


dengan cepat sasa membuka pakaian nya, nafas nya memburu badan nya menggelinjang


lelaki tersebut melihat tingkah sasa, kesadaran sasa mulai menghilang, ntah kenapa sasa menggesek kan bdan nya pada guling yg tersedia di kamar


lelaki itu pun mendekati sasa, lalu mengangkat dagu sasa dan mencium mulut nya,


mereka saling berciuman untuk beberapa saat, sasa menikmati ciuman tersebut,


lelaki itu pun terbawa suasa na, tangan nya membuka resleting baju sasa dan membukan paksa dres yg sasa pakai.


lelaki itu pun tersenyum dengan bangga karna ia sudah mendapat kan apa yg ia inginkan secara gratis ,


.


.


.


.


sheila tiba2 kepala nya merasa pusing, mungkin karna sebelum berangkat sheila belum makan sesuatu,


zayn yg melihat hal itu membuat dirinya khawatir "kak sheila kenapa?? "

__ADS_1


"oh engga hanya pusing sedikit saja" zayn menarik tangan sheila dan mengajak nya masuk ke dalam sebuah lift ,sheila ntah kenapa hanya menurut saja.


.


__ADS_2