Si Cewek Somplak

Si Cewek Somplak
12.


__ADS_3

" bwahahahaha… ampun bang gk kuat Lala " Lala memukul mukul tangan Reno


" iya udah aku juga dah capek hosh… hosh… "


" bang gk bosen apa dirumah terus… " tanya Lala sambil mendudukkan bokongnya disofa


" bosen sih… keluar yok Laa " ajak Reno


" HAYUUUKK… berangkat " Lala langsung melonjak kesenangan


Reno yang melihatnya hanya keheranan mana ada cewe yang diajak ke luar hanya menggunakan training dan kaos saja


" main hayuk aja gk ganti apa kamu " Reno memandang Lala dari atas kebawah


Lala yang merasa diperhatikan Langsung memandang dirinya sendiri


emang ada yang salah yaa… sama baju Lala batin Lala


" kamu mau pakai gitu aja, gak ganti gitu " tanya Reno lagi


" emang kenapa bang salah ya baju Lala apa ada yang bolong " Lala berbalik tanya


" gk ada yang salah sih tapi masa kamu mau keluar pake nya begini "


" gak masalah bang kan kita keluar bawa uang kalo gak boleh yaa… pulang lagi aja " jawab Lala santai


Reno hanya menganggukkan kepalanya sambil mencerna kata-kata yang dilontarkan Lala


" yaudah benataran yaa… aku mau ambil jaket dulu kamu juga pake jaket kita naik motor aja " Reno melangkahkan kaki menuju kamarnya dilantai satu dengan nuansa navy itu


Lala yang mendengar perintah Reno langsung beranjak menuju kamar Rika dimana ia meletakkan baju bajunya


tak lama kemudian mereka datang dan siap untuk keluar rumah ala ala orang pacaran


" bang kita mau kemana " tanya Lala dengan suara yang terbawa angin


" ngomong apa siih… Laa… gk denger nih kebawa angin " Reno berteriak tanpa mengalihkan perhatiannya kepada jalan raya yabg ramai


" KITA MAU KEMANAA BAANGG !!! " Lala berteriak


" UDAH KAMU NGIKUT AJA NANTI JUGA NYAMPE… "


Lala yang mendengarnya langsung diam dan menurut saja ia mau dibawa kemana


setelah 30 menit mengendarai motor akhirnya mereka sampai ditempat yg dituju, yaitu tempat yang bisa disebut pasar malam yang terdapat banyak wahana dan makanan


kira kira dia suka gak yaa… tempat beginian, semoga aja suka batin Reno


" waah… ternyata ke pasar malem, udah lama nih bang Lala gak kesini " kagum Lala


untung deh dia suka tempat beginian secara kan anak muda jaman sekarang suka nya tempat estetik gitu batin Reno


" bang… bang ayo masuk malah bengong disitu " Lala mendorong dorong bahu Reno


" iya iya sabar dikit dong " saut Reno menuruni motornya

__ADS_1


setelah mereka memasuki pasar malam tiba tiba handphone Reno bergetar menandakan ada pesan masuk


📩 Ibu Negara


Ren kamu dimana


📩 Ren Ren


diluar ma sama Lala ada apa ma


📩Ibu Negara


nggaa Ren kamu sekalian beli makanan yaa mama gak masak hari ini, sama sekalian kamu mampir ke supermarket nanti mama kasih list nya


📩Ren Ren


siap mama ku 😘


" ih bang kok Lo main hp sih… berati Lala tadi ngomong panjang lebar gk didengerin " protes Lala


" iya… iya maaf ini tadi mama ngabarin nanti kalo pulang mampir ke supermarket " jelas Reno " yaudah kamu mau naik apa "


" kita naik itu gmn bang " Lala menunjuk komedi putar


Hem…


Reno berdehem sambil mengangguk tanda ia menyetujui permintaan Lala


Lala yang kegirangan langsung lari ke wahana tersebut dan tanpa ia sadari didepan nya ada sebongkah batu yang cukup besar ia tersandung dan jatuh tersungkur, Reno yang melihatnya hanya bisa tertawa sambil memegangi perut sedangkan Lala yang jatuh hanya bisa meringis dan menahan malu


" ish… bukannya nolongin malah ngakak gimana sih… " gerutu Lala


Lala yang mendengar ujaran Reno refleks melihat lututnya dan yak benar lututnya memang berdarah namun tidak parah tapi Lala orang yang gampang panik langsung menangis dan menggoyang goyangkan lengan Reno


" huaaaaaa… Abang ini gimana huaaaa… sakit bang " Lala menangis kencang


" eh… eh jangan nangis dong Laa… entar dikira orang aku ngapa ngapain kamu lagi " Reno memenangkan Lala " yaudah kita duduk dulu di sana yaa… "


Lala yang masih menangis sesenggukan hanya menurut apa yang dilakukan Reno pada nya


" bentar tunggu sini dulu aku mau beli obat merah sama plester dulu "


Lala yang mendengar kata obat merah ia langsung melotot kan matanya karena sejak kecil jika terluka ia paling anti menggunakan obat merah alasannya adalah perih


" mending gak usah deh bang, hiks… uang nya buat beli jajanan aja hiks… " bujuk Lala


" lah kenapa enggak liat noh kakimu " Reno menunjuk lutut Lala


Lala yang mencari alasan tiba tiba matanya tertuju ke bapak penjual harum manis atau gulali itu


" liat deh bang ada yang jual harum manis itu kesukaannya Rika tuh bang " Lala menunjuk bapak penjual harum manis


" kenapa kamu mau harum manisnya " tawar Reno


" nggaak bang Lala mau pinjem hp ny Abang aja " ujar Lala " tapi kalo mau dibeliin gpp sih "

__ADS_1


" emang hp mu kemana " Reno mengeluarkan handphone nya


" hehehehe… ketinggalan di meja " Lala menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sambil mengambil handphone Reno


sementara itu di tempat lain…


" Lo yakin cuma beli ini doang gak mau beli yang lain gitu " tanya seseorang


" iya yakin mending kita cari tempat makan aja " jawab seseorang


tiba tiba ponsel cewe itu berdering menandakan ada panggilan masuk


" siapa Rik " tanya seseorang laki laki yang diduga Farrel


" ngga ini cuma bang Ren " saut Rika


📞 halo ada apa bang


📞 ini bukan Abang Lo ini Lala Rik


📞 knp La, wiih… akhirnya Lo turutin saran gue


📞 *gw lagi di pasar malam nih ada harum manis kesukaan lo, Lo gk mau kan kalo gk mau gk gw beliin


📞 diih… diih enak aja Lo, share tempat Lo dmn gw otw sekarang


tutt… tuutt…


Rika mematikan telepon sepihak membiarkan pihak seberang mengumpat tak terima


" kak… kak yok kita ke pasar malam aja nih tempatnya udah di share sama Lala yok kak " ucap Rika tak sabar


" terus ini gmn " Farrel melihat makanan yang da di depannya " gini aja kita makan dulu selesai makan kita berangkat ketempat yang dikasih Lala, Lo bilang dulu ke Lala biar tunggu sebentar "


Rika yang mendengar intruksi Farrel langsung membuka aplikasi chat dan langsubg menghubungi Lala menggunakan nomor Reno Abang nya


" kalo udah makan dulu Lo kencan nya sama gw bukan sama hp " Farrel merebut ponsel Rika


" ish… sabaran dikit ngapa " protes Rika sambil menyuapkan makanan ke Mulutnya


Farrel yang mendengar protesan Rika mengacak-acak rambut Rika dengan gemas dan meneruskan makannya


di tempat lain....


" gmn La dia kesini gk " tanya Reno


" iya bang jadi, tapi katanya si Rika dia mau makan dulu kita disuruh nungguin sebentar " jawab Lala sambil menyerahkan ponsel Reno


tak lama kemudian ada seseorang yang meneriakki mereka, ia adalah Rika beserta Farrel yang telah tiba di tempat yang Lala share


" ASTAGA… kaki Lo kenapa Laa… " pekik Rika


...****************...


halo guys gmn nih ada yang masih nyimak gak sih cerita ini, maap yaa ceritanya gak sesuai and mbulet dpt com🙇🏻‍♀️🙏🏻

__ADS_1


tolong comment, rate, vote and like nya readers, karena semua itu semangat buat othor 💪


lope banyak banyak buat readers 😘💗


__ADS_2