
tak lama kemudian ada seseorang yang meneriakki mereka, ia adalah Rika beserta Farrel yang telah tiba di tempat yang Lala share
" ASTAGA… kaki Lo kenapa Laa… " pekik Rika
" gak usah teriak teriak malu dilihat orang " ucap Reno menggetok kepala Rika
Rika yang digetok mengusap kepalanya dan mengerucutkan bibirnya
" jangan gitu jelek " Farrel mengusap bibir Rika
Lala yang melihatnya langsung menutup matanya karena jiwa ke jomloannya meronta ronta
" woi… kalo mau romantisan liat tempat dong kasian nih mata Lala ternodai "
" heleh… biasanya aja Lo liat anu anu " saut Farrel
Reno yang melihat situasi ia langsung pamit ke Rika dan memintanya menahan Lala sebentar karena ia akan membelikan obat merah dan plester
" biarin gini dulu dek aku mau beli plester dulu " bisik Reno yang diangguki Rika
" iyaa wong bisa nya kamu liat anu anu aja kok Laaaa… " timpal Rika menimpali ucapan Farrel
" weeh… sejak kapan gw begitu, gw tampol lo yee… " sewot Lala
ditengah tengah perdebatan mereka Reno pun datang dengan satu botol air mineral di tangan kirinya serta obat merah dan plester di tangan yang lain
setelah sampai di depan Lala Reni langsung berjongkok dan melingkiskan celana Lala yang robek dan mulai membasuh luka Lala dengan air dan memberikan obat merah dan plester nya lalu mengembalikan celana yang ia lingkis tadi
Rika yang keheranan melihat sahabatnya tidak menjerit sama sekali padahal biasanya belum dipegang saja sudah menjerit tidak karuan
" wiiihh… Abang gw hebat ngobatin luka Lala tanpa Lala teriak teriak " applaus Rika
Lala yang merasa lukanya disebut langsung menengokkan kepalanya ke arah luka nya dan yak benar saja luka nya sudah tertutup oleh plester
" huaaaa… periih, kok dikasih siihh… " jerit Lala
__ADS_1
" gak usah teriak teriak udah selesai juga " ucap Reno menoyor kepala Lala
Lala yang ditoyor habya mengusap kepalanya tanpa protes apa pun
" dah stop kita main aja kuy… " ajak Rika
" HAYUUUKK… noh Disana ada rumah hantu pasti seru " jawab Farrel menunjuk rumah hantu yang ada diseberang nya
Lala yang mendengar rumah hantu langsung mengedikkan bahu nya ngeri, ia membayangkan bertemu dengan ibu Kunti beserta anak anak nya
" eemm… kalian masuk aja Lala tunggu sini aja gpp "
" gaak… gak bisa kamu harus ikut " ucap Reno menyeret Lala
" iih… nggaa ah bang ngeri liat noh mereka masuknya seneng eh… keluar nya malah sedih " Lala menunjuk pasangan pemuda yang baru keluar rumah hantu dengan keadaan sang cewe menangis tersedu sedu
" nggaa… kamu ikut, Rel kamu beli tiket cepetan biar aku pegangin nih anak biar gak kabur " Reno memerintah Farrel agar membeli tiket dan hanya diangguki oleh Farrel
" nih udah bang yook… masuk " Farrel menunjukkan tiket yang ia bawa
Lala yang ditarik hanya pasrah dan mengikuti nya dengan wajah yang ditekuk
Rika yang melihatnya hanya menahan tawa ia tahu betul sang sahabat sangat takut dengan mbak Kunti dan anaknya
bwahahahaha… rasain Lo Laa… batin Rika
akhirnya mereka masuk kerumah hantu itu, belum setengah perjalanan Reno dibuat kesal oleh Lala karena ia terus berteriak di dekat telinganya, Reno pun berencana mengerjainya dan mengajak adik serta calon adik ipar nya itu
aku lepasin aahh… tangan nya batin Reno cekakakan
Reno melepaskan tautan jarinya dan Lala dan keluar meninggalkan nya sendirian, dan tak lama kemudian Lala menyadari tangan yang ia pegang menghilang
" iihh… bang Ren mana daaah masa gw ditinggal sendiri kalo ada mba Kun gimana " Lala bermonolog
tiba-tiba…
__ADS_1
" Tante… tante minta uang nya dong " seorang anak kecil yqng hanya memakai popok dan berwajah sangat putih atau bisa dikatakan tuyul menoel tangan Lala
Lala yang merasa dipanggil menoleh dan seketika langsung menjerit dan mengibas ngibaskan tangan nya
" huaaaa… pergi Sono gw gk punya uang minta ke mak Lo aja dah "
" kan ini kerjaan tuyul tan… bagi uang nya lah tan terus tuyul pergi dah "
" gw gk punya uang udah Sono pergi " tuyul pun pergi hingga menemui emaknya
" huuh… tante itu pelit banget tuyul minta uang nya aja gak boleh, udah sekarang gantian Mak Kun aja yang nyamperin " protes tuyul
" oke bentaran yul emak siap siap dulu "
setelah siap Bu Kun pun menghampiri Lala
" bang Lo yakin mau kerjain Lala pake Bu Kun secara Lo kan tau Lala paling takut sama Bu Kun kalo ntu anak pingsan Lo tanggung jawab ya bang " ucap Rika khawatir karena sang sahabat paling takut dengan hantu yang disebut Bu Kun itu
" kamu tenang aja dek santai "
dan yak… tak lama kemudian…
like
comment
share
vote
and
rate
thank uuu 💋💗
__ADS_1