
" Oyy twins liat nih kakak punya apa " Lala menunjukkan telur coklat miliknya
Rika yang merasa kesal sebab karena twins juga lah yang membuat ia mengganti coklat milik Lala dan sekarang sahabatnya sendiri memberikan coklat miliknya untuk si kembar
" haahhh... percuma gw ganti tau gitu tinggal bilang aja kalo coklatnya dimakan twins, beres "
Rika yang kesal membanting kan tubuhnya ke sofa dengan kasar dan mengambil remote tv untuk mengganti siaran tv tanpa tahu ingin menonton apa
" sini coklat nya 1 buat gw " Rika mengambil paksa 1 coklat telur yang dibawa Lala dan memakannya
" e-eh kok diambil sih, kan buat kembar Rik "
Rika tak menghiraukan apa yang dikatakan Lala dan terus membuka dan memakan coklat itu
" yaahhh... coklatnya dimakan kak Rika, jadinya cuma tinggal satu deh, bagi dua aja ya... kan isinya ada dua ya "
si kembar dengan polosnya berkata pada Lala, jika mereka sudah memakan masing masing satu coklat telur itu
" APAA!! kalian Nemu dimana ? kapan ? "
" Ish, kakak nyelocos aja siii, pelan pelan dong tanya nya pusing nih kepala pangelan "
Lala merotasikan matanya jengah dan menatap Rika dengan artian meminta penjelasan
Rika yang paham pun menjelaskan kronologi nya dengan tepat dan cepat
__ADS_1
" gini loh La... kemaren itu kan Lo pulang tapi coklatnya Lo tinggal di meja rias gw kan, nah pas itu nih krucil dua dateng, dititipin soalnya Mak bapak Nye lagi dinas keluat kota, nah pas sore sore gw lagi mandi nih eh tiba tiba aja nih krucil dua udah anteng makan coklat Lo, gw sebagai besti yang baek gw beliin lagi deh " penjelasan panjang Rika
Lala manggut-manggut paham dan tiba tiba saja memeluk Rika
" huaaaaaaa.... terhura, makasih Rik Rik Rik bunyi ujan "
Rika dipeluk paksa dengan Lala sedang ia sedang asyik-asyiknya menikmati telur coklat.
Rika yang awalnya bete, badmood dan dan kesel langsung kemabali ceria dengan tingkah laku Lala yang random.
" Napa Lo peluk peluk gw, jauhan nggak " bentak Rika pura pura kesal sambil mendorongnya pelan
Lala yang merasa di jahati oleh Rika makin menangis menjadi jadi
" huaaaaaa.... Rika jahat banget sih, Lala kan nggak tau kalo itu Rika yang beli "
Reno yang pulang kerja langsung tergopoh-gopoh masuk sebab mendengar Lala yang menangis kencang.
" hosh... kenapa hosh... Lala nangis " ucap Reno sambil terengah-engah
Lala yang sedang menangis langsung menoleh kearah Reno dengan wajah penuh air mata dan ingus yang tersisa
" ieuwwww... La bersihin dulu itu ingusnya jorok tau, nih terang bulan " Ucap Reno sambil memperlihatkan wajah jijik nya
" srotttt... terang bulan? makanan? " ujar Lala
__ADS_1
Rika yang melihat Lala bergidik ngeri dan langsung meninggalkan mereka berdua
" eh... dek, mau kemana nggak mau ta ? " tawar Reno
Rika hanya melambaikan tangannya sambil terus berjalan yang mengisyaratkan ia tidak mau
" kak jawab dulu ngapa orang nanya itu " ketus Lala sebab pertanyaan yang ia lontarkan dari tadi tak dihiraukan
" iya iya bawel, terang bulan itu perpaduan campuran adonan terigu dan mentega yang dipanggang matang yang setelah nya diberi mentega lagi dan di beri topping coklat meisis, kacang tanah, wijen dan keju yang diguyur lagi dengan susu kental manis yang setelahnya dilipat dan dipotong sama rata " jelas Reno panjang lebar
Lala berpikir keras memikirkan apa yang dibicarakan Reno, yang jelas jelas sudah ia buka kotak yang isinya disebut terang bulan oleh Reno
1 menit....
5 menit...
10 menit....
1 jam....
" MARTABAK MANIS gitu aja susah amat penjelasannya heran gw sama lu kak " setelah sekian abad Reno menunggu akhirnya Lala nyambung juga
" telat, padahal sudah kamu buka itu kotak nya udah dimakan lagi, lama banget heran " cerocos Reno
Lala hanya terkekeh dan berdiri meninggalkan Reno menuju dapur untuk mengambil air
__ADS_1
" yeeee aku malah ditinggalin, emang dasar somplak tuh anak, untung aku sabar dan baik hati π " Reno menyusul ke dapur