
hai... dah selesai nih ujian nya, gmn kalian udh selesai blom or udah ada yang liburan...
btw...
HAPPY NEW YEAR π₯³π
semoga apa yang kita mau tercapaikan di tahun esok...
amiinnn...
ok happy reading guys....
...****************...
Reno menggelengkan kepalanya sekali lagi heran melihat tingkah laku kedua bersahabat ini
" awas yaaa kalo ngeluh ke aku giginya pada sakit gak bakal aku bawa ke dokter kalian biar ngerasain gimana rasanya bapak bapak sakit gigi yang dengerin suara kenceng " peringat Reno yang tak dihiraukan keduanya
setelah beberapa saat menunggu akhirnya mereka pulang kerumah dgn formasi Rika diantar Farrel sedangkan Lala bersama Reno dan mampir sebentar ke supermarket membelikan titipan mama nya
" bang kemana sih kita kata nya mau pulang kok malah arahnya berlawanan sama rumah sih " ucap Lala menmanyunkan bibir
"hadehh... ni anak lupa apa oon sih " batin Reno
" turun gih dah nyampe " pinta Reno
"kita ngapain ke supermarket yaa... oh iyaa lupa mama Ghina kan nitip barang tadi " batin Lala
Reno yang jalan lebih dulu dan mendorong troli kebingungan lantaran Lala yang tidak ada disampingnya.
" kamu tuh yaa La... kemana aja sih dicariin juga, mama itu sekarang nitip ini " Reno menunjukkan daftar belanjaan yang mama nya kirimkan ke Lala
" heemm... jahe, kunyit, lengkuas, Kencur, sereh, bawang merah, bawang putih buset dah mama Ghina mau hajatan apa gmn sih banyak bener belanjaanya " protes Lala
" dah daripada kelamaan gmn kalo kamu beli bahan dapur nya aku yang beli benda di kamat mandi " ujar Reno
" mampus gw, udah gk pernah kedapur nyentuh juga kagak pernah gmn cara bedainnya " batin Lala
Reno yang jalan terlebih dahulu kembali menengok kebelakang dan melihat Lala hanya terbengong seperti ( yaa... kalian tau lah yaaa π€£ )
" yeee... malah bengong ayo cepet " Lala langsung berlari menghampiri Reno
" em... bang " ujar Lala menyatukan jari telunjuknya di depan dadanya
__ADS_1
" hm... kenapa " Reno memberhentikan troli nya dan otomatis Lala yang disampingnya ikut berhenti
" a-anu bang... " masih menyatukan telunjuknya di depan dadanya
" anu kenapa Laa " Reno memandang Lala
" e-em anu bang Lala... " Lala balas memandang Reno
" oohh... aku tau kamu gak bisa bedain bahan dapur kan " tebak Reno
" tau aja bang Reno mah... " ujar Lala cengar-cengir dengan tangan kiri menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sedangkan tangan kanannya menabok bahu Reno
Reno yang menjadi sasaran empuk nya meringis keasakitan dan mengusap bahu nya
" buset dah... kena tabok juga aku emang yaa para cewe kalo malu, ketawa atau apapun itu tangan yang atu nutupin yang atu lagi nabok sebelahnya " batin Reno menyumpahi Lala ( relate gak nih para ciwi π€ )
" yaudah gini aja mending carinya bareng bareng, kita gak jadi bagi tugas gimana " saran Reno
" emang Lo bisa bedain rempab bang " Lala meremehkan Reno
" yeee... enak aja kamu gini gini aku sering disuruh mama beli barang bulanan tau, emangnya kamu cewe tapi gak bisa bedain rempah " ledek Reno
" bukannya gak bisa... tapi gw gk tau bang " ujar Lala santai
" sama aja Bambang " kesal Reno
" au ah Laa " singkat Reno sambil lanjut berjalan mendorong troli belanja nya
" ih jangan marah napa bang, kaya anak perawan aja Lo " ujar Lala
perdebatan terus berlanjut dan di dominasi oleh Lala hingga sampai pada tempat yang dituju
" dah sana jangan ngomong terus, kamu ambil lengkuas sama kunyit nya masing masing 1/4 kg " perintah Reno
" ok bang " Lala menyatukan telunjuk dan jempol nya
Reno yang sibuk melihat daftar belanja dibuat kaget oleh Lala yang memasukkan asal lengkuas dan kunyit yang tulisannya terpampang jelas di depannya dan memang tempatnya yang berdekatan
" EH BUSET LAA... " teriak Reno membuat ibu ibu yang jalan disebelahnya kaget dan untungnya jantung ibu itu tidak jatuh merosot kebawah
" WOII MAS JANGAN NGAGETIN NGAPA UNTUNG JANTUNG IBU GAK KENAPA-KENAPA " omel ibu itu dengan mengepalkan tangannya dan mengangkatnya tinggi-tinggi
" hehehe... maaf Bu reflek, dia nih Bu ngambil kunyit sama lengkuas dijadiin satu " ujar Reno dengan tangan kiri menggaruk tengkuknya yang kebetulan terasa gatal dan tangan kanannya menunjuk Lala
__ADS_1
" Yee malah nyalahin Lala, kan wajar ya Bu kan Lala nya gak tau mana yang kunyit mana yang lengkuas ya mending Lala jadiin satu aja " ujar Lala membela diri nya
" yeee... salah sendiri cewek kok gak bisa bedain rempah " sungut Reno
perdebatan terus berlanjut hingga sang ibu yang menjadi korban sekaligus pelihat hanya menggelengkan kepala tanpa membuka suaranya hingga mereka berhenti berdebat dan memalingkan mukanya satu sama lain
" udah nih selesai debat nya, gak ada yang maksud minta maaf nih " jeda ibu itu menghela nafas " lagian ya mas jangan galak galak sama istrinya wajar aja kok kalo cewek sekarang gak tau rempah seiiring berjalannya waktu pasti bisa kok istrinya "
Reno dan Lala yang disebut pasutri memendelikkan mata nya bersamaan dan menunjuk satu sama lain
" Bu kita ini bukan pasutri kami cuma temenan dan dia sahabatnya adek saya, oh iya Bu mohon maaf yaa... saya ngagetin ibu " ujar Reno menjelaskan dan Lala hanya mengangguk angguk
" oohh bukan pasutri yaa... maaf deh wong kalian cocok kaya gitu apa salah nya juga pacaran sama sahabat adek sendiri... yaudah yaa ibu mau belanja dulu " ujar ibu itu dan pergi meninggalkan mereka
" SEMOGA COCOK YAA.. " teriak ibu itu setelah cukup jauh
Lala dan Reno yang mendengarnya kemabali memalingkan wajahnya satu sama lain
" siniin itu plastiknya biar aku aja yang ambil kamu dorong troli nya "
Lala yang mendengar perintahnya langsung memberikan plastik yang ia genggam dan berpindah posisi ke belakang troli
skip bayar...
acara pilih memilih selesai hingga akhirnya diujung acara waktunya bayar membayar pun dilakukan ( kaya nge MC wae π€£ )
dengan Lala yang masih setia mendorong troli dan Reno yang sibuk melihat daftar belanja dan memastikan tidak ada yang tertinggal
Lala yang sedang enak-enak memindahkan barang ke meja kasir mata nya tertuju pada sekotak telur coklat yang harga dan isinya tidak sesuai
" bang beliin itu dong bang... satu aja gak banyak banyak " rengek Lala dan menunjuk ke sekotak telur itu
melihat Lala yang yang merengek ia langsung memalingkan wajahnya ke sesuatu yang ditunjuk Lala
" kamu mah Laaa kaya anak kecil aja "
" udah mas beliin aja itu istrinya kasian daripada nanti nangis mas nya malah tambah repot " ujar mbak mbak kasir dengan diselingi kekehan kecil
" dia bukan istri saya mbak, udah Laa sana kamu bawa ini aja ke motor nanti aku nyusul " ujar Reno menunjuk sebagian belanjaanya
" ih bang Reno mah orang mau nya ki*der j*y malah disuruh bawa gini an " batin Lala dan menerima belanjaan yang di tunjuk Reno dan membawanya ke parkiran sambil menghentakkan hentak kakinya kesal
Reno yang melihatnya hanya terkekeh kecil hingga tidak ada satupun yang tahu dan merasa kasihan
__ADS_1
" tambah ini ya mbak " Reno meletakkan dua buah telur coklat ke meja kasir " ini uang nya ya mbak makasih " Reno menyerahkan uang dan meletakkan telur itu ke dalam tas belanjanya
" pasti seneng deh " batun Reno dan senyum senyum sendiri