
" huaaa Abang baik banget siih gw dibeliin ini, eh sadar La gak boleh baper stay jomblo " batin Lala menyemangati diri sendiri dan senyam senyum
" dih ngapa lo senyam senyum sendiri " Rika bergidik ngeri dengan kelakuan sahabatnya " kesambet Lo "
" enak aja bilang gw kesambet "
" terus ngapain Lo senyum senyum sendiri " Rika mengambil air di dalam kulkas
" kagak, nih gw nemu ini " Lala menunjukkan 2 buah telur coklatnya
" wiiihh... dapet dari siapa Lo, ooohh gw ngerti Lo nyolong yee "
" enak aja bilang gw nyolong, ini dikasih bego "
" oohhh dikasih " ucap Rika manggut-manggut
" hm dah lah gw mau tidur ngantuk " ujar Lala ketika menyelesaikan menaruh belanjaannya yang terakhir ke rak
next day...
" pagi maa... " ucap Rendy mencium pipi kiri mama Ghina yang sedang memasak
" jangan diambil baru Mateng " ucap mama Ghina menggetok tangan Rendy dengan centong ketika hendak mencomot kentang goreng yang baru matang
" ish mama mah gitu sama Rendy, banyak banget ma ini masakannya tumben "
" mama gak masak Abang mu itu sama Lala pulang pulang bawa banyak makanan, mama cuma manasin aja "
" hm..." Rendy manggut-manggut
tak lama kemudian gadis yang sedang menjadi topik pun datang dan langsung mengambil satu piring nasi uduk yang ia bawa semalam
" eh... eh... enak aja Lo dateng dateng main ambil nasi uduknya gw yang dari tadi aja gak boleh sama mama, oh iya Lo kok masih disini gw kira Lo dah pulang semalem habis natain itu belanjaan mama " ucap Rendy
" Dy... " saut mama Ghina menggelengkan kepalanya
" iya kak ndy nanti Lala dah pulang kok balik ke habitat Lala sekarang Lala numpang sarapan dulu sama nebeng ke kampus ntar siang gw gak kesini " ujar Lala yang sebenarnya tidak ingin pulang tapi mendengar ucapan Rendy yang seperti itu ia merasa tak enak hati dan sungkan
__ADS_1
percakapan tak berlangsung lama sebab para anggota keluarga termasuk Rika sudah berkumpul di meja makan dan memulai acara sarapan bersama dan langsung berangkat ke tujuan masing masing
skip pulang kampus...
" La Lo balik rumah gw atau pulang "
" gw pulang rumah gw aja Rik mama udah dirumah, tapi gw nebeng yak anterin gw pulang sampe rumah yaaa " ujar Lala memasukkan bukunya
" kebiasaan banget Lo mah "
" ayo lah Rik lumagan nih ngehemat duit gw "
" ck... iya iya "
tak berapa lama mobil Rendy berhenti didepan mereka dan percakapan mereka berhenti disitu dan langsung menaiki mobil itu
" hai kak Sinta " ucap Lala sambil memasuki mobil bagian belakang
" lho katnya lo mau balik ke habitat Lo gak jadi " cerocos Rendy membuat Lala semakin sungkan
" jadi kok bang Dy tapi gw nebeng dulu yaa..."
" ck... ayy gk boleh gitu ah, sini La naik aja bareng Rika " Sinta menggerakkan tangannya seperti memanggil orang
Rika dan Lala yang melihat adegan romantis itu langsung membuang muka asal
" pait... pait... pait.... mimpi apa sih gw sering banget dapet adegan drakor gini, kasian nih jiwa jomblo gw meronta ronta pengen punya pacar, tapi gw gak mau pacaran " cerocos Lala panjang lebar sambil menaiki mobil Rendy Yaang disampingnya terlebih dahulu ada Rika
" lah gimana sih Lo La mau punya pacar tapi gak mau pacaran, aneh bener " protes Rika
" Yee... suka suka gw lah " balas Lala menjulurkan lidah
saat Rika ingin membalas perbuatan Lala seketika Rendy langsung bertanya dimana rumah Lala sebab ia yang sudah menerima shareloc rumah Lala tak kunjung menemukannya
" rumah Lo dimana sih La dari tadi gak nemu " protes Rendy
" ck... bang Ndy mah, tu gang depan belok kiri rumah Lala ada di kanan "
__ADS_1
Rendy membantung setirnya ke kiri dan behentintepat didepan rumah besar disebelah kanan jalan dengan rumahnya yang bernuansa Jawa dengan perpaduan warna yang pas
Lala yang menyadari dirinya sudah sampai didepan rumahnya langsung turun dan menawari apakah mereka ingin masuk atau tidak
" beneran nih kagak mau masuk, Lo juga gak mau Rik biasanya kan Lo mampir " tanya Lala
" heh kutu kupret kalo gw mapir kerumah Lo terus gw pulang sama siapa " saut Rika
" terbang !! " ujar Lala ketus
" yaudah kalo gak mau mampir Lala masuk rumah dulu yaa... maksih bang tumpangan nya " Lala melambaikan tangan
Rendy yang melihat Lala yang sudah memasuki rumah ia langsung menancapkan gas nya menuju rumah Sinta
" gila ya tu anak rumah nya gede kayak gitu masih aja numpang dirumah kita " omel Rendy tak trima sebab rumah Lala yang besar tetapi dirinya masih saja menumpang di rumah nya
" bang gw kan pernah bilang ke Lo kalau Lala itu anak broken home papa sama Mama nya pisah " jelas Rika
Hem...
Rendy manggut-manggut
" kasian ya dek pasti mental nya kena " Sinta iba
" iya kak apa lagi kata dia ayah nya nikah lagi, hancur deh harapan yang ia minta selalu " Rika menyetujuinya
Rendy yang menyetir tiba tiba kepo apa harapan yang Lala ingin kan, dan ia pun akhirnya menyauti ucapan Rika
" emang apa harapan dia dek " tanya Rendy
" ciee... akhirnya kepo sama Lala " ejek Rika
Rendy merotasikan bola matanya
" dia berharap kalo bonyok nya rujuk lagi bang " jawab Rika
Rendy dan Sinta kompak menganggukkan kepalanya
__ADS_1
tak lama kemudian mereka sampai di rumah Sinta dan langsung menancapkan gas kembali kerumah mereka