Si Kutub Es

Si Kutub Es
prolog


__ADS_3

"Abang Raka bangun!!!" Seorang gadis bertriak sangat kencang,namun tak ada jawaban.


"Abang Bangun!!!!!! Oi lu kagak mau sekolah!!!! Woiiiiiii" Teriak gadis itu semakin kencang.


"Iya iya bawel......" Jawab ketus seorang laki-laki yang tak lain adalah Abangnya.


"Dasar kebo!!!!" Tak ada sautan dari kakaknya.


Merasa tak di pedulikan gadis itu langsung menuju ke meja makan untuk sarapan.


"Pagi semua."


"Pagi kak Sofi Cerewettttt." Sautan dari anak perempuan,namanya Novi.


"Pagi juga sayang, sini duduk. " Sautan dari ayah dan mamahnya.


Tanpa bicara Sofi pun duduk dan langsung mengambil roti tawar dan selai strawberry, lalu ia makan dengan sangat lahap.


"Makan nya yang bener oiiii." Teriam Raka dengan menjiplak kepala gadis itu.


"Dasar abang durhaka Lo." Tak terima tanda perotes.


"Mana ada abang yang durhaka g*b**k, yang ada tu elo yang durhaka." Saut Raka tak mau kalah.


"Udah-udah malah berantem." Lerai wanita paruh baya yang masih sangat cantik.


"Tuh abang yang mulai duluan mah bukan aku!" Saut Tak terima.


"Kok jadi gue." Protes Raka.


"Udah-udah jangan berantem." Lerai Ayah.


Meraka diem hanya saja,meraka masih saling mempelototkan mata satu sama lain.


Setelah makan,mamah angakat bicira "Sofi nanti kamu berangkat bareng abang ya?"


"Ogah ah ngapain bareng orang gila!!! aku bareng Lia aja mah." saut Sofi sambil melirik sang abangnya dengan nada mengejek.

__ADS_1


"Siapa juga yang mau berangkat bareng Lo." Saut Raka tak mau kalah.


Sebelum Sofi menjawab ejekan dari sang abangnya, suara kelakson motor Lia sudah terdengar menandakan Lia sudah siap.


"Itu Lia udah siap, sanah berangkat." Ucap sang mamah.


"Iya mah." Ucap Sofi sambil berdiri dan berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"Pagi Lia." Teriak Sofi yang baru saja keluar dari rumah.


"Pagi." Saut Lia.


"Ya udah ayo berangkat." Saut Sofi sambil menaiki motor Lia.


"Ayo." Ucap Lia dan langsung menyalakan motornya.


Sesampainya di sekolah mereka berpisah karena memang kelasnya yang berbeda,bahkan jurusan mereka oun berbeda.Mungkin aneh mengapa mereka bisa kenal meskipun berbeda kelas,tapi jelas mereka kenal karena mereka tetanggaan.


"Sofi!!!"Teriak seseorang dari belakang Sofi.


"Septi!!!! Kenapa Lo teriak-teriak sakit nih kuping gue!" Murka Sofi.


"Ya maaf lagian sih Lo dipanggil dari tadi kagak nengok-nengok." Protes Septi.


"Ya udah ayo ke kelas." Lanjut Septi.


"Kelas kita beda g*b**k!!!" Ucap Sofi sambail menoyor kepala Septi.


"Oh iya gue lupa hehehe,tapikan kita bisa jalan bareng." Ucap septi tak mau kalah.


"Ya udah ayo." Ajak Sofi.


akhirnya mereka ke kelas bersama,meski kelas mereka beda tetapi mereka masih tetanggaan.


"Aku masuk dulu ya Fi." Ucap septi karna emang dia sudah sampai kelasnya.


"iya"

__ADS_1


Tak lama Sofi pun sampai di kelasnya,suara ricuh mulai terdengar, iya memang siapa yang nggak kenal kelas Sofi,kelas X yang terkenal karena suara ricuh di satu sekolah.


"Morning Everybody." Teriak Sofi, sehingga teman-temannya menatap dirinya.


"Dasar bocah satu ini, pagi-pagi udah ngagetin." Suara Tari, temen satu bangku Sofi.


"Hehehe ya maaf kan cuma mau nyapa semuanyaaa."Jawab Sofi.


Tak lama bel masuk sudah berbunyi,tanda lelajaran akan segera di mulai,tapi di kelas masih aja ricuh.


"Udah Diem!!!" Teriak Wahyu,ketua kelas X MIPA 4.


Dan mendadak seisi kelas hening,dan tak lama guru mapel B.Inggris (Mom Rina)pun tiba di kelas.


"Good morning students." Sapa mom Rina.


"Good morning mom." Saut satu kelas.


Dan Balalalalala


Kringggggggg


Jam istirahat pun berbunyi menandakan saatnya istirahat.


"Ayo." Ajak Sofi.


"Kemana?"


"Ke kantin lah, kemana lagi."


"Ya udah ayo."


Kemudian mereka sampai di kantin dan tak lupa mengajak teman-teman yang lainnya.


__________________________________


Segitu dulu aja yah gaess maaf kalo banyak typo di cerita saya🙏🙏🙏😊

__ADS_1


__ADS_2