Si Kutub Es

Si Kutub Es
Di Abaikan


__ADS_3

"Septi." Panggil gue dan Tari.


"Eh iya." Ucap tari sambil mendekati kami.


"Ayo kita cari si es kutub itu." Ajak Tari.


"Ayo"


Kami berjalan mengelilingi sekolah tapi belum juga menemukan si es kutub itu.


"Dimana sih tuh anak." Keluh gue.


"Sabar att neng." Saut Septi


"Eh...eh..itu dia." Teriak Tari sambil menunjuk ke si es kutub itu.


"Oh iya itu dia cepet kita kesana." Ucap Septi sambil menarik gue dan Tari.


Kini kami berada di deket si kutub es itu


"Kak Alfan!!" Panggil Septi yang tak di hiraukan oleh es kutub itu.


"Kak..kak Alfan" Panggil Septi tak mau menyerah.


Tetep diabaikan bahkan tak dilirik sama sekali.


"Tuh anak budek apa gimana sih. ''Omel gue.


"Kak Alfan di panggil kok kayak gitu sih oii." Teriak Tari mungkin karna udah muak.


Yes dia nengok dan ngeliat kami berdua


jleppp


Eh Lo kok malah jalan lagi

__ADS_1


"Lo kok orangnya kayak gitu sih...di panggil kok malah diem budeg apa gimana sih." Omel gue.


"Sabar sabar dia emang kayak gitu jadi Lo harus sabar Fi." Ucap Septi mencoba menenangkan gue.


"Sabar-sabar gimana dia itu bisu apa gimana sih." Protes gue nggak berhenti-henti.


"Emang dia orangnya kayak gitu....jarang ngomong, kalo dia merasa nggak ada yang penting ya kayak gitu...seperti orang tuli." Jelas Tari.


"Ya udah ayo kita ke kelas aja." Ajak Septi.


Gue dan tari hanya mengangguk


-


-


Alfan POV


Ketika gue sedang sibuk nyari guru gue tiba tiba ada tiga cewek yang manggil gue.


"Kak Alfan." Panggil satu cewek yang seperti gue kenal.


"kak...kak Alfan." Panggil dia kembali tapi gue acuh.


"Tuh anak budeg apa gimana sih?"


Whatt?? gue kenal sama suara itu, itukan junior yang kurang ajar sama gue


Sumpah tuh anak bikin gue emosi


"Tunggu aja pembalasan dari gue, junior kurang ajar." Ucap gue dalam hati sambil berjalan semakin menjauh.


Suara tiga cewek itu perlahan menghilang


Sesampainya gue di kelas, gue masih kepikiran sama cewek tadi.

__ADS_1


"Kira kira junior itu kenapah yah kok manggil nama gue? apa ada yang penting ya?"ucap gue sama diri gue sendiri.


"Eh..Lo kenapah Fan?" Tiba-tiba ada suara yang ngagetin gue.


"Lo ngagetin gue aja Ndra."


Ternyata dia temen deket gue namanya Andra


"Lo kenapah Fan kok ngelamun?"tanya Andra.


"Iya nih gue lagi kepikiran sama cewek yang tak lain adalah junior kita." Jawab gue jujur.


"Whatt? seorang Alfandi mikirin cewek?" Tanya Andra.


"Eh lo jangan mikir macem-macem, gue cuman sebel sama dia,berani-beraninya dia nabrak gue terus bicara nggk sopan sama gue."


"Dia kurang ajar sama Lo? seorang junior? gue jadi penasaran sama dia,,,dia yang mana sih Fan?" Tanya Andra masih nggak percaya.


"itu loh cewek kemaren pas kumpul pramuka, yang telat itu lo." Jelas gue.


"Oh cewek itu." Ucap Andra.


"Hmm." Gue hanya bergumam.


"Jangan terlalu sebel sama dia, hati-hati kalo Lo suka sama dia." Ucap Andra yang ngebuat mata gue terbelalak.


"Gila Lo kagak mungkin lah gue suka sama cewek kek dia."


"Serah Lo dah." Ucap Andra sembari ninggalin gue.


Tuh anak bukannya bantuin gue malah bikin gue tambah pusing


Ah serah dah pusing gue


______________________________________________

__ADS_1


Akhirnya bisa up๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜ด๐Ÿ˜ด


Jan lupa like komen and Vote yah gaess๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


__ADS_2