
"Hai Tika!" sapa Memet dengan senyum tipis.
"Ya Met" Balas Tika enggan sambil sibuk memainkan ponsel nya.
"Boleh saya duduk disin?" tanya Memet dengan sopan.
"Silakan, inikan tempat umum" sahut Tika sambil melihat keliling nya.
"Kenapa sih nih orang harus dekat - dekat, padahal tempat lain masih banyak yang kosong" ucap Tika dalam hati.
"Boleh kenalan?!" ucap Memet sambil tersenyum.
"Udah pesan makanan belum?" tanya Memet lagi.
Namun Tika tidak menggubris suara Memet dan masih sibuk dengan ponsel nya.
"Saya ganggu ya?"tanya Memet lagi sambil tersenyum.
"Lu kalau mau makan ya makan aja, jangan banyak bacot." ucap Tika dengan risih dan kesal.
Setelah itu tidak banyak obrolan Tika masih asik dengan ponsel nya dan mengabaikan Memet yang dari tadi berusaha mendakati Tika.
Namun Memet tidak pernah menyerah, Memer selalu berambisi untuk bisa mencari tau sosok Miko melalui Tika. Akhir nya Tika dan Memet pun bisa berteman dengan baik.
Hari demi hari pun hungan Doni dan Tika semakin dekat saja. Bahkan ada beberapa kali Mereka bertiga selalu berjalan dan belajar bersama. Tapi buat Doni itu bukan hal yang di banggakan. karena masih belum bisa mendapatkan informasi tentang Miko.
Tanpa terasa sudah tiga bulan berlalu Doni menyamar menjadi sosok Memet di sekolah itu. Bahkan gaya dan penampilan nya pun di rubah. Semua demi rasa penasaran dengan sosok Miko yang mirip wajah nya Doni.
"Tika! lu pulang nanti sama siapa?" ucap Sarah
"Kenapa Sar?" Balas Tika dengan ekpresi bingung.
"Anterin gue yuk nanti sore" ucap Sarah sambil tersenyum tipis.
"Mau kemana emang nya Sar, kok minta anterin gue" balas Tika yang masih bingung tujuan nya.
"Emang nya lupa ya besok hari apa?" ucap Sarah kecewa.
"Hari Minggu, Terus kenapa dengan hari Minggu Sar?!" sahut tika dengan tegas.
"Ya ampun Tik..!!" balas Sarah sambil menepuk kening nya.
"Lu sahabat macam apa sih, sampe ultah sahabat lu sendiri di lupain" ucap Sarah kecewa.
"Ya allah maaf Sar, gue lagi banyak fikiran berapa bulan ini." sahut tidak membujuk sahabat nya itu.
Sejak saat kejadian beberapa bulan yang lalu tentang penjulikan itu. Tika masih terus teringat dengan Miko. Tika selalu mencari Miko di seluruh sudut Kota Jakarta, namun tidak membuahkan hasil. Hingga akhir nya Tika memutusakan untuk menyerah mencari lagi.
"Ya udah yuk kita pergi bareng nanti, gue juga butuh hiburan" ucap Tika dengan tersenyum.
"Tapi ajak Memet juga ya!" Ucap Tika lagi dengan semangat.
"Kok ajak memet sih Tik?!" sahut Sarah dengan perasaan kesal.
"Lah emang nya kenapa, kan ga ada salah nya ngajak Memet! dia bisa bantu kita bawain barang belanjaan kita nanti." balas Tika sambil tersenyum
__ADS_1
"Ya udah deh! kalau di pikir juga ada manfaat nya tuh orang kita bawa." sahut Sarah dengan ragu.
"Lu kenapa akhir - akhir ini jadi lebih dekat sama Memet sih?!" tanya Sarah penasaran.
"Memet itu orang nya asik dan polos aja. Apalagi dia sangat sopan banget sama kita" balas Tika
"Iya sih! selama ini dia baik dan sangat sopan. Apa jangan - jangan lu suka sama Memet" sahut Sarah menggoda sahabat nya itu.
"Ngaco lu Sar! gue tuh suka sama sifat nya aja, bukan sama orang nya." balas Tika sambil tertawa.
Akhir nya mereka bertiga pun pergi bersama membeli perlengkapan acara ulang tahun Sarah, banyak barang yang dibeli. setelah habis berbelanja mereka pun langsung mendekorasi ruangan rumah Sarah dengan aksesoris.
Kesokan hari nya acara ulang tahun Sarah yang ke 17 pun berlangsung dengan meriah. Banyak undangan yang datang keacara tersebut. Hampir seluruh murid SMA 80 hadir semua untuk memeriahkan dan memberi ucapan.
"Selamat ulang tahun yang ke 17 untuk Sarah, semoga dengan bertambah nya usia. Bisa menjadi sosok yang lebih dewasa dan menjadi wanita sholeha untuk keluarga nya" terdengar suara dari seorang pria yang lembut.
"Izin kan saya di hari berbahagia ini, saya menyanyikan satu buah lagu untuk teman kita Sarah" ucap Memet dengan sopan.
Sontak saja semua tamu undangan yang datang melihat sosok Memet yang dari tadi berbicara. Bahkan Memet pun ingin bernyanyi untuk Sarah, semua tamupun penasaran.
...#🎵🎶...
...#suara musik dimain kan...
"Lagu ini khusus buat Sarah. Saya akan membawakan lagu Selamat Ulang Tahun dari Gellen Martadinata" ucap memet dengan lembut.
Hari ini hari ulang tahunmu
Bertambah satu tahun usiamu
Tercapai segala cita-citamu
Selamat ulang tahun ku ucapkan untukmu
Semoga bahagia kan mengiringi langkahmu
Tiada yang bisa ku beri
Hanyalah doa dan rasa cinta
Yang tulus dariku tuk dirimu
Selamat ulang tahun ku ucapkan untukmu
Semoga bahagia kan mengiringi langkahmu
Tiada yang bisa ku beri
Hanyalah doa dan rasa cinta
Yang tulus dariku tuk dirimu
Hanyalah doa dan cinta tuk dirimu
"Cukup sekian dan terima kasih dari Saya, acara akan di kembalikan kepada mc acara." ucap Memet sambil meninggalkan panggung musik.
__ADS_1
Semua tamu yang datang merasa kagum mendengar suara Memet yang merdu dan menyentuh hati. Semua nya memberikan tepuk tangan dengan meriah. Bahkan Tika pun menjadi suka dan kagum dengan memet.
"Suara lu bagus Met, ga nyangka gue ternyata lu bisa nyanyi juga" ucap Tika sambil tersenyum kagum.
"Iya met! suara lu bagus banget, thanks ya udah mau nyanyi di acara gue!" sahut Sarah dengan bangga.
"Tik! ada waktu ga sebentar?" Tanya Memet dengan sopan.
Kalau ada waktu, kita keluar sebentar yuk, ada yang ingin aku omongin." ucap Memet lagi.
"Iya, mau ngomongin apaan sih lu?!" balas Tika penasaran.
"Udah kita jalan keluar dulu, disini terlalu berisik" ucap Memet sambil berjalan kebelakang halaman rumah Sarah.
Tika dan Memet pun pergi kehalaman belakang rumah Sarah. sesampai di halaman belakang, Memet langsung saja membuka identitas nya dan mengungkapkan perasaan nya yang terpendan selama ini.
"Sebelum nya aku minta maaf sudah mengajak kamu kesini" ucap memet dengan lembut
"Kamu juga jangan marah ya sama aku Tika?" ucap Memet lagi dengan sopan
"Gpp santai aja kali, ada hal apa yang ingin lu omongin sampai serius ini!" balas Tika dengan bingung
"Ya kamu dengarin dulu semua nya, jangan di potong dulu omongan aku nanti" sahut Memet sambil tersenyum.
"Iya, udah bilang aja langsung terus terang." ucap Tika dengan penasaran.
"Jadi gini Tik, kamu jangan potong dulu ya omongan ini, kamu cukup dengarkan baik - baik. sebenar nya aku suka sama kamu Tika, sejak saat kita pertama bertemu. Tapi bukan cuma hal ini aja yang aku mau jujur. Nama asli ku Doni, bukan nya Memet. Alasan kenapa aku menyamar jadi Memet adalah, karena aku ingin cari tau tentang Miko" ucap Doni dengan ekpresi serius.
Mendengar ucapan dari Doni, Tika terdiam tanpa kata. Hanya rasa tidak percaya yang dirasakan Tika saat ini.
"Jadi gimana Tika, kamu mau kan jadi pacar ku?!" ucap Doni penuh harap
"Gue juga suka sama lu Met, eh Doni!" balas tika dengan gugup.
"Tapi gue ga nyangka lu selama ini nyamar sebagai Memet, padahal gue suka sama sifat Memet." ucap Tika yang sedikit kecewa.
"Ya aku paham, mungkin kamu kecewa dengan wajah ku yang mirip dengan sosok Miko. Kamu tenang aja, aku ga akan pakai wajah asli ku kok selama aku dekat kamu" balas Doni dengan lembut
"Bukan karena wajah lu yang mirip Miko membuat gue kecewa Don" ucap Tika dengan tegas.
"Tapi lu mengungkapkan perasaan lu dengan membongkar identitas lu. Andai saja lu mengatakan nya tanpa membuka siapa siapa lu sebenar nya, dan masih dengan identitas Memet. Mungkin gue akan terima lu dengan apa adanya Don." balas Tika sambil menangis.
"Maafin aku Tik, aku hanya berfikir untuk terbuka sama kamu, dengan aku memberi tau siapa aku sebenar nya." ucap Doni menyesal.
"Lu tau selama brapa bulan Ini gue terus memikirkan Miko don, dan gue udah mencari Miko keseluruh jakarta. Gue merasa bersalah atas kepergian Miko. Karena gue ga sempat terima kasih sama dia karena sudah nolong gue dari penculikan itu. Gue juga ga bisa membohongin perasaan gue, ternyata setelah Miko pergi gue benar - benar kehilangan dia" balas tika dengan menangis semakin keras.
"Maafin aku ya Tik! aku ga tau akan begini kejadian nya, aku janji ga akan aku lihat kan wajah asli ku lagi di depan kamu" ucap Doni sambil memeluk Tika.
Setelah beberapa waktu Tika menangis, Tika pun merasa baikan. Mereka berdua pun kembali masuk kedalam ruangan lagi, dan menikmati pesta sampai akhir.
Beberapa hari kemudian setelah pesta ulang tahun Sarah, Doni dan Tika pun semakin dekat. Hingga membuat iri sahabat nya itu. Namun Sarah masih belum mengetahui siapa sosok Memet yang sebenar nya.
Tiba - tiba setelah sekian bulan menghilang dari kehidupan Tika. Miko muncul kembali kesekolah. ketika Tika sudah putus asa mencari Miko dan menerima Doni untuk menjadi pasangan nya.
"Murid - murid ada hal penting yang ingin Ibu bicarakan" ucap Guru kelas menerangkan.
__ADS_1
"Kita akan kembali kedatangan teman lama kita yang sudah lama tidak ada kabar nya, hari ini dia akan kembali bersama kita dan belajar bersama lagi" ucap Guru kelas dengan tegas.