
Tak lama pelayan pun datang mengantar teh hangat dan teko panas kecil untuk keduanya.
" Ini tuan nyonya " kata si pelayan
" Ya bi trimakasih , oh ya bi apa Bee belum pulang juga " tanya sang tuan.
" Belum tuan, tadi nyonya juga bertanya Tapi nona bilang ia baik baik saja disana " Kata si pelayan
" Bagus lah anak manja itu pasti terkurung di sana " kata Tuan Fuad
" Biar dia fokus belajar bi " kata umi
" Ya " kata tuan Fuad
*************
Sedangkan Bee sedang asyik sendiri di kamar Al Sambil membaca buku kesehatan jantung milik Al Sambil tengkurap dan melihat sekeliling setiap sudut isi kamar Al
"Dia cowok yang rajin " Kata Bee Yang memeluk guling Al yang mencium bau wangi sambil memejamkan mata Hingga Bee tertidur lelap
Dan Bee terbangun ketika alarm subuh berbunyi nyaring
"Ugh...... huh..... sudah jam 5 " Kata Bee bergegas bangun Dan masuk kamar mandi untuk membersihkan diri lalu sholat subuh Dan setelah itu Bee kedapur Di dapur Al dan Deni sudah sibuk memotong motong sayur dan juga membuat sambal
" Hai sudah bangun " kata Al
" Kalian rajin sekali, apa ada yang perlu saya bantu " kata Bee
" Kau buat minum saja be, itu air panasnya sudah mendidih Terserah kau mau teh atau susu Di depan ada gula dan teh " Kata Deni
" Ya " kata Bee Lalu mengambil cangkir besar untuk membuat teh manis
" Ada yang mau susu ?" Kata Bee
" Tidak , aku teh herbal saja " Kata Deni
" Aku juga ,nanti biar di kasih lemon dan kayu manis Bee " Kata Al Yang sedang menggoreng ayam tepung Dan membuat cap cay seafood .
" Mhem , kau pintar memasak Al Kaya nya enak tuh " Kata Bee
" Jelas enak be, kan dia koki handal " Kata Deni Yang tahu Al pernah kerja menjadi koki di sebuah rumah makan demi bayar kos kosan
" Ya i am believe " Kata Bee Yang membawa teh kemeja Dan Deni menata meja untuk mereka bertiga sarapan
Setelah masakan matang Al mengangkat nya Dan Al menyiapkan nya di meja Yang membuat Bee tergiur Karna masakan Al menggugah selera.
__ADS_1
" Ayo kita sarapan ini kayanya enak " kata Deni Yang duduk dan mengambil nasi beserta lauk dan sayur
" Mantap ....." Kata Deni
" Hehehe.. .... Kau ini bro ,kaya ngak pernah makan enak saja " kata Al
" Ya kan sering bro , Tapi kondisi saat ini Kan jarang bisa makan enak Karna harus prihatin dan serba ngirit " kata Deni
" Deni benar ini sangat enak , apa lagi kondisi seperti ini " kata Bee
" Hahaha .... bisa saja kau Bee " Kata Deni
"Apa kalian mau kekampus hari ini " kata Deni menatap Al dan Bee .
" Ya kami akan mengantar herbal sekalian ke rumah sakit Untuk membantu dokter Luis yang bertugas Karna Bee mendapat pesan dari prof Alfred " kata Al
" Oh ya bagus lah , tapi hati hati Apa yang lain juga ikut " Kata Deni
" Entah lah kami tidak tahu " kata Bee Yang menikmati makan nya
" Ya sudah hati hati saja Jaga Bee Al Aku hanya takut saja kita jadi sasaran kelinci percobaan para ilmuwan Karna mereka sedang gencar gencarnya mencari korban vaksin percobaan " kata Deni Yang kemaren di bisikkan temannya
" Ya itu pasti Den " kata Al yang memang cukup peka Karna bukan hanya di indonesia saja ada orang jahat Tapi di Amerika pasti juga ada orang yang bermain kotor Yang membuat Al dan Deni cukup hati hati tinggal di negara asing Karna sedikit saja mereka salah melangkah mereka pasti dalam bahaya Apalagi mereka tak punya apa apa
" Ya , oh ya Bee herbal nya kita bawa sebagian ya " kata Al
" Ya Al kita temui prof Alfred dulu Tapi nanti kita mampir Flat ku dulu ya Al untuk berganti pakaian " Kata Bee Sambil menaruh piring basah di rak
" Ya " kata Al Melirik Bee .
Lalu Bee bergegas masuk kamar Al untuk mandi .Sedangkan Al dan Deni merapikan meja dan mencuci piring bekas makan mereka
" Sepertinya dia anak orang berada Al " kata Deni
" Ya kakaknya seorang wakil PBB dan prof termuda di kampus kita . Begitu juga orang tuanya yang pengusaha sukses si negara ini " Kata Al
" Wow .... gila dalam bahaya kita bila macam macam " Kata Den
" Bukan bahaya lagi, bisa remuk " kata Al Yang lalu menaruh piring basah di rak
" Hahaha...... tapi kalo dia nyosor duluan gimana Al ? Kamu tahu ngak dia suka sama lho " bisik Deni
" Ngak mungkin lah Den, aku ini bukan siapa siapa " bantah Al
" Ngak percaya ?" kata Deni
__ADS_1
" Ngak , dia memang gadis baik Jadi kau mudah menilainya " kata Al
" Ya sudah terserah Tapi aku tahu dia menyukaimu Al " kata Deni
"Itu perkiraan mu saja Den, Karna dia baik kau salah paham Kami hanya teman kok " Kata Al tak percaya
" Ya terserah lho deh bro, Tapi aku bisa membedakan mana yang berteman dan berharap Al " Kata Deni
" Ngak usah di bahas, aku mau mandi dulu " Kata Al
" Ya silahkan dokter Al " Kata Deni
*****************
Di kampus Al Dan Bee langsung menemui prof Alfred sambil membawa herbal Yang mereka buat Al dan Deni Yang membuat para teman nya heboh juga para dosen
" Wah..... rasanya segar Al lho hebat " kata Willy dan Khan
" Ya buat menjaga Imun " kata Al
" Kita boleh pesan ngak Al " kata Ana
" Boleh kok, Kan temanku yang membuat nya " Kata Al Yang juga ikut minum
Dan tak lama mereka setelah itu mereka menuju rumah sakit Dan langsung masuk ruangan ke dokter Luis Yang membuat mereka kaget Karna dokter Luis terlihat lemas
" Astaga dokter !! " kata mereka kaget Dan Al cepat cepat meriksa denyut nadinya .
" Beliau lagi sekarat , apa yang dokter rasa kan " kata Al
" Dingin " kata dokter Luis pelan
" Bee ambilkan herbal berikan ke mulut nya sedikit demi sedikit Biar aku refleksi kakinya " kata Al
" Ya Al " kata Bee mengambil sendok
" Ada apa dengan nya ?" kata Willy
" Energi vital paru paru nya lemah. Gejalanya nafas lemah muka pucat batuk Permukaan kulit kering Mudah keluar keringat. Mudah masuk angin Badan panas dan suara lemah. Sedangkan sindrom kelainan meridian luarnya nyeri pundak dan bahu Bahu sampai lengan dingin dan nyeri " kata Al menjelaskan .
" Lalu apa dia hampir ...... " kata Ana Menatap Al
" Ya , tapi kita harus menjaga beliau di rumah sakit ini Atau kita membawanya pulang " kata Al
" What !!!!" kata Bee Ana dan Willy kaget
__ADS_1