
Kedua nya saling tatap Dan Bee mengalungkan tangan nya pada leher Al Lalu kedua nya saling berciuman cukup lama mereka bertukar saliva Tapi tiba tiba pintu di ketuk dari luar Al dengan cepat menghentikan aktivitas nya Dan Bee menghapus bibirnya yang basah Lalu Al berjalan membuka pintu ruangan mereka.
Clek.....
" Hai Al tumben sudah di sini , Apa sudah di cek semua " kata Jeff dan Ana yang berdiri di depan pintu
" Ya tinggal giliran Bee nanti siang " kata Al tersenyum
" Bee .... Kau baik baik saja kan " Kata Ana Yang tahu pasti Bee akan kehilangan Al yang bertugas praktek jauh
" Ya aku baik baik saja , Apa perlu kita buat acara perpisahan " Kata Bee
" Hei .... santai saja kita pasti akan bertemu lagi kan Al " Kata Jeff
" Ya itu pasti bro " kata Al menatap Bee Lalu mereka ngobrol sebentar Sebelum Al bertemu dokter Luis di ruangan nya .
Sesekali Bee tertawa geli mendengar cerita Ana Yang menceritakan tingkah lucu para pasien nya Sambil mencuri pandang Al Yang ngobrol bersama Jeff Yang membuat hati Bee Sangat bahagia tahu Al juga mencintai nya .
" Mhem ......kaya nya kau bahagia sekali Bee hari ini " kata Ana berbisik pelan
" Ya , Al menyatakan cintanya pada ku" jawab Bee berbisik
" What......!!! " kata Ana kaget Membuat Al dan Jeff menatapnya .
" Eh ...maaf hehehe ....aku kaget ada pasien Bee koma " kata Ana berbohong Karna kaget mendengar perkataan Bee
" Kau serius kan Bee, tidak bercanda kan " kata Ana memastikan lagi
" Mhem " jawab Bee tersenyum Membuat langsung Ana memeluk Bee ikut senang
" Aku senang, penantian mu ngak sia sia , pepet terus " kata Ana memberi semangat pada Bee
" Ya ,besok aku traktir kalian makan ya " kata Bee Yang pernah berjanji ingin mentraktir makan Ana dan teman nya satu tim bila berhasil membuat Al jatuh cinta padanya
" Ok aku siap walau kita beda tempat kita bisa calling calling " Kata Ana tersenyum
" Ya " Kata Bee tertawa kecil Lalu setelah itu mereka kembali bekerja untuk berkeliling memeriksa pasien di bangsal umum dan rawat inap .
Sorenya Bee merapikan tasnya Begitu juga Al dan Jeff Yang sudah bersiap siap untuk pulang .
__ADS_1
" Al apa kau langsung berangkat " kata Bee menatap Al
Al pun terdiam sejenak Jeff dan Ana yang mengerti langsung saling pandang
" Hei bro kita duluan ya, Bee sampai ketemu lagi " kata Jeff
" Ya Bee kami duluan ya Al slamat bertugas kabari kami ya Sesampainya di sana lewat Bee .Bee kita duluan ya " kata Ana mengedipkan mata nya Yang memberi ruang pada kedua temannya itu
" Ya hati hati " kata Bee lalu memeluk Ana Begitu juga Jeff dan Al Lalu pasangan itu meninggalkan Bee dan Al Dan tak lupa menutup pintunya kembali
" Al ....." kata Bee memeluk Al dengan mata berkaca kaca Dan Al balas memeluk Bee .
" Hei jangan cengeng , aku hanya setahun di sana pertengahan semester aku pasti pulang " kata Al mengusap punggung Bee Yang tak rela di tinggal Al pergi jauh Karna ia sudah terbiasa bersama Al
" Hubungi aku tiap hari ya , bila kau tak sibuk " Kata Bee lirih
" Ya itu pasti " Kata Al mengecup bibir Bee lembut Yang membuat Bee membalas nya .Bee tak perduli Al akan bicara apa mengenai dirinya Tapi Bee hanya ingin membuat Al slalu teringat pada kenangan manis mereka berdua .
" Aku mencintai mu Al " kata Bee ketika pungutannya terlepas
" Ya aku sudah bilang kan Kau harus bersabar " Kata Al
" Ya aku akan menunggu mu " Kata Bee Yang kembali mencium Al Yang membuat Bee tak berhenti mencium bibir kekasihnya itu . Karna Al akan berangkat jam 7 malam .
Malam nya Bee mengantar Al ke terminal Bis Yang di kawal Saad juga Deni Yang bisa melihat nona mudanya itu terlihat sedih di tinggal Al Namun ia tersenyum kembali Melihat foto Al memeluk dirinya Yang Bee abadi kan di ponselnya sebelum Al naik kedalam bis yang lalu pergi menjauh .
Sedangkan Al duduk tenang sambil berdoa melepaskan Bee Yang kini menjadi istrinya Yang mulai mengisi ruang hatinya .
" Aku akan kembali Bee Tunggu aku Bee " kata Al yang mulai jatuh cinta pada istrinya sendiri .
" Semoga nyonya Aisyah tidak seperti mami " kata Al dalam hati Takut ia di pisahkan lagi oleh realita kehidupan Yang membuat Al sangat kecewa .Dan kali ini ia harus berjuang Karna Bee tak sama dengan Evelyn
*********
Paginya Al tiba di sebuah rumah bergaya spanyol sesuai alamat yang ia dapatkan dari prof Leon Karna dokter Lee memang sahabat Prof Leon
Al lalu mendekati pagar rumah itu dan mencet bel nya Ia di naik taxi dari terminal menuju rumah dokter Lee
" Siapa ?" kata seorang lelaki paruh baya keluar membawa sapu
__ADS_1
" Maaf tuan , apa benar ini rumah dokter Lee Saya mahasiswa magang praktek yang di kirim prof Alfred dan prof Lee " kata Al
" Oh kau rupanya , masuk lah " kata pria itu membuka pintu pagar. Tuan Lee menunggu mu di ruang tamu . Silahkan masuk " Kata pria itu yang tak lain tukang kebun tuan Lee
Dan Al pun melangkah masuk ke rumah yang tak terlalu besar itu .Juga terkesan sederhana Tidak mewah dan megah rumah itu memang hanya di tinggali dokter Lee dengan dua pelayan dan satu tukang kebun dan sopir pribadinya .
" Slamat pagi tuan " Kata Al tersenyum ramah pada pria tua itu Yang sedang sibuk membaca koran pagi dan ada kopi hitam di atas meja di depan nya
" Slamat datang nak, kau Al " kata dokter Lee tersenyum Sambil melipat koran nya
" Ya , salam kata Al mengulurkan tangan nya pada pria tua itu
" Ya slamat bertugas "Kata dokter Lee menyambut tangan Al dan menjabat erat dengan tangan nya yang sedikit keriput
" Trimakasih dokter " Kata Al
" Bagaimana perjalanan mu " kata dokter Lee menatap lekat Al
" Cukup lumayan tuan " jawab Al yang melaku kan perjalanan 2 hari 15 jam kekota Nevada itu Yang di juluki Kotanya para pendosa
Karna di Las vegas lah ibu kota hiburan malam yang indentik dengan atraksi khusus orang dewasa banyak di tawar kan dari mulai hotel kasino tempat perjudian kelas dunia Dan hiburan yang melegalkan protitusi kelas internasional Yang membuat para mafia terkenal dunia bermukim di sana Untuk menjalan kan bisnisnya Karna di sini lah para penjahat yang terorganisasi di dunia berkumpul untuk saling bersaing untuk melakukan dosa Dan itu hal biasa .
" Baiklah kita sarapan dulu , Tapi akan tunjukkan kamar mu untuk beristirahat Agar kita bisa bicara sambil sarapan " kata dokter Lee
" Baik dok " kata Al Yang tak menyangka dokter Lee cukup ramah padanya .
" Apa dokter tidak punya keluarga " kata Al
" No ...." Kata dokter Lee
" Oh maaf " kata Al yang takut menyingung dokter Lee Karna tak ada gambar wanita dan anak kecil di rumah dokter Lee Yang membuat Al bertanya tanya Kenapa dokter Lee memilih hidup seorang diri
" Kenapa ?" kata dokter Lee
" Ah tidak dok, bukan apa apa " Kata Al Yang tak berani bertanya masalah pribadi Karna takut bisa menyingung orang lain
" Keluargga ku semua sudah meninggal Mereka tewas di bunuh mafia " kata dokter Lee jujur
" Deg.....
__ADS_1
" Maaf " kata Al merasa tak enak
" Tak apa apa , ayo kita sarapan " Kata dokter Lee Yang beranjak dari tempat duduk nya Dan Al mengikutinya dari belakang