Sisi Lain Dokter Al

Sisi Lain Dokter Al
Bab 47


__ADS_3

Sedangkan Bee hanya tersenyum melihat kelakuan sahabat Al itu Jelas bukan mudah baginya belajar tentang ahli imunologi dan ahli syaraf yang juga berhubungan degan patologi dan radiologi Hingga ia harus bekerja keras memeras otak untuk belajar serius


" Kau tak perlu tegang Den, nih aku belikan vitamin otak for you . Kata Bee yang membeli dua kotak untuknya Tapi karma ia ingin berbagi Jadi ia memberikan satu kotak buat Deni


"Apa sudah selesai " Kata Al melihat Deni sedang mengisi botol


"Tinggal 5 selesai bro , santai aku sudah masak tuh cuma belum diangkat saja ke piring Oh ya kalian dari mana?" kata Deni Yang melihat Al sering pergi berdua dengan Bee


" Kerumah ku, menjemput papi ku pulang kerja " kata Bee


" Oh ya , begitu jadi Al main kerumah mu Bee " sindir Deni sambil melirik Al


" Ya begitu lah" kata Bee


" Ya sudah kau selesai kan itu, Aku rapikan ini Setelah itu kau makan Kami sudah makan tadi di rumah Bee " kata Al pada Deni


" Hah.. .. sudah makan enak dong , padahal aku sudah masak banyak bro tapi kok kalian sudah makan Sayang dong makanan nya mubazir " kata Deni


"Dih kan bisa di hangat kan besok " Kata Al


" Oh iya kan besok ngak perlu repot repot masak ya " kata Deni


" Iya lah " kata Al Sedangkan Bee setelah menaruh barang di atas meja Bee masuk kekamar Al


" Shut. ... lho pedekate " Kata Deni


"Ngak gue menolong papinya saja " kata Al jujur


" Masa kan sekalian merebut hati nya juga bisa Al Sekali mendayung satu dua pulau terlampaui " goda Deni


" Jangan sok tahu, kita hanya berteman Den.Aku sudah bilang kan Kalo aku ingin fokus " kata Al Yang tak mungkin berani jatuh cinta pada Bee Untuk bertahan dengan Evelyn saja ia mental Apalagi Bee .Mungkin Awalnya baik baik saja Tapi setelah di jalani semuanya terasa berat Apalagi ada kesenjangan sosial Yang sangat nyata . Al tak mungkin berani lebih jauh Karna ia tak ingin sakit hati Untuk yang kedua kalinya


" Ya fokus .... Ok i see bro " kata Deni Yang tahu teman nya Tak mau di ganggu

__ADS_1


Deni bukan tak mengerti Karna bagaimana pun pasti lah Al punya Sisa trauma di hati Al Karna kehilangan istri nya Apa lagi Al masih punya rasa sayang Dan Kini ada Bee yang 3 x lipat lebih baik dari Evelyn Namun Al belum mau membuka hatinya Karna ia tahu diri Tak mungkin menggapai mimpi yang terlalu jauh .


Setelah selesai menata bahan makanan Keduanya masuk kamar Deni Dan Al rebahan di tempat tidur Walau sempit namun keduanya senang berbagi .Dan untungnya Minuman herbal yang di buat Deni sudah di tata rapi di dalam lemari pendingin Agar fresh dan terasa lebih segar Bila besok ia menjualnya ke kampus Karna langganan nya cukup banyak Selain dosen para pemesan juga dari kalangan mahasiswa Termasuk prof Alfred dosen Al dan Bee


" Al apa besok kalian praktek?" kata Deni


" Ya Karena kami harus mengejar materi Den, aku tak mau mengulang Karna akan banyak membuang waktu " Kata Al Yang paling tidak spesialis nya harus selesai 3 tahun saja untuk cepat selesai .


" Ya aku juga, Karna terlalu lama bisa bikin otak ku beku Al Dan lagi bagaimana bisa cepat nikah sama Lia Kalo gue kelamaan kuliah "kata Deni khawatir


" Hahaha..... sudah kebelet Den, ajak nikah saja kalo dia mau mengerti Lagian duitmu sudah banyak kan " kata Al menyindir


" Cih..... kau meledek Al baru juga sebulan jualan Kan gue harus memutar modal bro Lumayan sih untuknya sudah kelihatan dapat 7-10 juta sebulan Bisa buat kita bertahan hidup selama pandemi covid " kata Deni


"Syukur yang penting sudah balik modal Apa modal dari prof Alfred masih " kata Al melirik Deni


" Ya kan gue gabung kan dengan punya Bee makanya jadi lumayan" kata Deni Yang tak malu berjualan jamu herbal buatannya Dari resep jamu herbal Al .


" Ya bagus lah " Kata Al yang lalu memeluk guling Sambil mendengar lagu yang lagi eksis di tanah air .


" Silap aku juga..... Karna jatuh cinta... Insan seperti dirimu.....se anggun bidadari ...


Tok....tok ...tok.....


"Al ....tuh di cari " kata Deni


Ya membuat Al beranjak dari tempat tidur nya Dan melangkah menuju pintu


" Al bantu aku buat ini " kata Bee


" Apa itu ?" kata Al


" Pancake manis buat kita santai Tadi aku sudah beli topingnya " kata Bee Yang membuat Al menarik nafas dalam

__ADS_1


Karna berteman dekat dengan Bee takut membuat nya benar benar jatuh cinta Karna Bee semakin nempel saja dengan nya . Bahkan gadis itu tak berniat pulang ke flatnya sendiri


"' Ya " kata Al yang lalu mengikuti Bee ke dapur Dan membantu Bee membuat pancake


************


Pagi seperti biasa Al dan Bee berangkat ke rumah dokter Luis setelah mengantar Deni Yang cukup banyak membawa minuman herbal untuk para dosen dan beberapa mahasiswa yang butuh .


" Kalian hati hati ya, kalo ngak bisa jemput ngak apa apa Nanti wa saja biar aku nginap di mushola asrama " kata Deni tersenyum Sambil melambai kan tangannya


" Ya ... kau juga hati hati Jangan nekat pulang bila belum aman " Kata Bee


" Ya dah see you leter " kata Deni


" Yah....... bersenang senang lah " Kata Al Yang tahu kalo Deni pasti senang bertemu Lia kekasihnya itu Dan Bee pun melajukan mobilnya dengan cepat Meninggalkan lingkungan kampus top dunia itu menjauh ke rumah dokter Luis


Setibanya disana Al Bee dan Ana juga Jeff langsung bersiap untuk ke gudang bawah tanah Disana mereka latihan Dalam pengawasan dokter Luis Dan mereka berempat cukup serius belajar Karna dan ingin membuat waktu .


Setahun berlalu ............


Pagi ini Al buru buru merapi kan buku buku Yang ingin pulang dari rumah sakit Karna Al sudah praktek bersama Bee Ana juga Jeff . Walau sudah dua tahun lewat covid masih melanda Walau para ilmuwan sudah menerapkan vaksin moderna ( Messenger Rna ) Yang bisa di gunakan darurat dalam tubuh Agar membentuk anti bodi Namun masih hanya sebagian orang saja yang mendapatkan nya Walau Efikasi nya sudah mendapat izin dari united state food dan Drug administration (FDA) begitu juga dengan Pfizer yang buatan buatan Jerman yang dibuat di perusahaan amerika Sudah mengantongi izin pemakaian darurat dari WHO .Namun baru setengah yang terpakai Karna hanya untuk kalangan .elit saja Sedang Al dan Bee juga Deni belum tersentuh .oleh Covid Mereka baik baik saja sampai hari ini Yang membuat Al semakin sibuk Begitu juga dengan Bee juga tak pernah bisa jauh darinya


Gadis cantik itu makin sering menempel padanya .Namun Al sendiri terlihat cuek Karna Al bersikap biasa pada Bee Dan hari ini Al dan Bee akan bertemu di rumah sakit Untuk melihat dan ikut operasi jantung di ruang dokter Luis Yang kembali bertugas di rumah sakit Untuk melanjutkan tugasnya Dan banyak orang tak percaya bahwa dokter Luis bisa bertahan hidup


" Tin ... tin........


Bunyi klakson Bee mengangetkan Al yang baru ingin turun dari teras flat nya


" Ayo naik Al !!! " kata Bee berteriak


" Ya " kata Al Yang sudah biasa berangkat bersama Bee


" Biar aku yang bawa " kata Al

__ADS_1


" Ok " kata Bee yang duduk bergeser ke kursi sebelah


__ADS_2