
Deni langsung menatap Al serius Karna tahu seperti apa kota Las Vegas .
" Kau serius bro, lalu Bee " kata Deni
" Dia bertugas di kota ini jeff " kata Al membuang nafas kasar
" Ya mungkin ini berat , Tapi itu mungkin yang terbaik untuk mu " kata Deni
" Ya aku harus siap , dimana pun harus praktek aku harus terima Lagian kau sudah bisa mandiri kan " Kata Al Yang tahu kini Deni bisa menabung Untuk membeli makan nya sendiri Dan Al bisa lega meninggalkan teman nya itu . Tanpa beban karna Deni sudah punya penghasilan
*********
Hari berjalan cepat Al dan Bee bersikap Biasa saja bila bertemu di rumah sakit Namun Al lebih banyak diam setelah kejadian itu Yang membuatnya bingung pada Bee Bila gadis itu terlihat sedih .
" Hei .... bro pertemuan kita tinggal beberapa hari lagi Apa kau sudah siap ?" kata Jeff
" Siap tidak siap kita tetap harus praktek kan Jeff .Tak mungkin kita bisa lulus bila Kita tak berjuang dan berani mengambil keputusan " Kata Al Yang masih mengguna kan masker .
" Ya kau benar Al , kita tak mungkin mundur Karna ini tantangan terberat " kata Jeff
" Oh ya Al apa kau dan Bee tak punya hubungan apa apa ? " kata Jeff menatap Al serius
" Aku tidak tahu Jeff, aku hanya ingin fokus pada praktek ku saja Agar bisa cepat lulus " kata Al serius .
" Hei .... bro tapi aku melihat Bee sangat menyukaimu Dia sedih kau pergi jauh Dan dia terlihat sangat khawatir pada mu " Kata Jeff
Al terdiam. Ia pun juga merasakan hal yang sama Namun ia tak bisa berkata apa apa pada Bee Karna ia tak tega Dan tak mau Bee semakin sedih .
" Entah lah jeff Aku takut , aku tak pantas untuknya " Kata Al
" Hei..... cinta tak memandang kasta Kalo ia mencintaimu pasti kalian bisa melewatinya dengan mudah " kata Jeff
" Ya aku sudah pernah mengalaminya Jeff Tapi pada akhirnya terpisah juga " Kata Al lirih Karna ia tak ingin cinta nya pada Bee menghalangi impian nya Yang sudah berjalan selama ini Yang tinggal sedikit lagi Dan itu menjadi kebanggaan nya . Untuk bisa bangkit dari keterpurukan Masa lalu Al Dan ia harus optimis untuk bisa sukses
" Ya aku mengerti , semoga kau sukses Al kalahkan orang yang menghinamu " kata Jeff menepuk bahu Al .
" Trimakasih bro " kata Al Sambil mengangkat ponselnya yang bergetar
" Ya tuan Muller saya masih di rumah sakit Mungkin dua jam lagi saya bisa kesana
" Ok aku tunggu kau anak muda " kata Tuan Muller di sebrang sana
" Trimakasih tuan atas pengertian nya " kata Al
__ADS_1
" Sama sama nak, sampai ketemu nanti ya " kata tuan Muller
" Ya tuan " kata Al lega Setelah tuan Muller memutuskan percakapan nya .
" Kau masih jadi dokter pribadinya Al ? " kata Jeff bertanya
" Ya mungkin sekalian pamit Karna lusa aku sudah berada di las Vegas Malam ini aku harus packing jeff " kata Al
" Ya Al slamat bertugas Aku juga akan ke New york .Pasti Bee akan sedih kau pergi Pamit Lah sebelum pergi " kata Jeff
" Ya tapi mau apa lagi aku harus pergi Ya sudah aku bertemu dokter Luis dulu ya . Setelah itu Aku ke rumah tuan Muller " Kata Al Yang juga bingung Harus berkata apa pada Bee Karna tak tega pada sahabat terbaik nya itu yang slalu mendukungnya dalam segala hal selama ini Apalagi dalam urusan mobil
***********
Bee baru akan bersiap siap pulang ketika Al masuk untuk mengambil tas nya Karna ia harus mampir dulu ke rumah tuan Muller .
" Al kita pulang " kata Bee
" Pulang lah duluan ,kau pasti sudah lelah Bee Aku akan mampir ke rumah tuan Muller dulu sebentar Karna lusa aku sudah berangkat ke Las vegas " Kata Al bersiap untuk pulang
" Al " kata Bee Yang memeluk Al dari belakang
"' Kenapa harus pergi jauh , tidak bisakah di sini saja " kata Bee menyenderkan kepalanya di punggung Al Dan Al melepaskan pelukan Bee .
" Ya " kata Bee lirih terlihat lesu menatap punggung pria yang ia kagumi Sedangkan Al menghilang di balik pintu .
Al bergegas melangkah di sepanjang lorong rumah sakit Untuk mencari taxi menuju ke rumah tuan Muller Pasien yang selama ini memberinya banyak rezeki Untuk bertahan hidup di kota besar adi daya itu
**********
Malam nya Bee gelisah ketika Al tak mengangkat panggilan nya Hampir 10 x Bee menelpon Al Namun Al tak sekali pun meresponnya panggilannya
" Dia kemana sih ?" kata Bee Yang kesal Karna Al tak bisa di hubungi Dan Bee keluar untuk mencari makanan di luar yang tak jauh dari flat nya Yang di pinggir jalan
" Tuan bukan nya itu nona Bee " kata Saad ketika mereka ingin singgah untuk memberi roti kesukaan putrinya itu Namun tak di sangka Bee duduk sendiri makan dan minum di restoran mewah itu Bahkan Bee terlihat memesan satu gelas anggur merah .Yang membuat tuan Fuad mengelengkan kepalanya Melihat putrinya itu menyesapnya Sampai tubuhnya limbung dan berjalan sempoyongan untuk pulang
" Nona Bee " Kata Ali yang langsung turun sedangkan Saad dan tuan Fuad hanya melihat dari dalam mobil . Dan Ali cepat memapah nona mudanya itu Yang mabok karna minum anggur
" Al .... aku mencintai mu jangan pergi " kata Bee ketika Ali membuka pintu mobil Yang lalu mendudukkan Bee di kursi belakang mobil tuan Fuad
" Al....... Jangan pergi " rancau Bee Membuat tuan Fuad menyuruh Ali menelpon Al
" Saad siap kan semua nya malam ini Biar Ali dan aku mengantar Bee ke flatnya Dan kau li , kau atur seakan mereka berbuat mesum . Aku tak mau melihat putri ku hancur begini " kata Tuan Fuad Yang tahu Al hanya menganggap Bee seorang teman biasa
__ADS_1
" Baik tuan " Kata Saad turun dari mobil Dan mengantar mobil Bee ke flatnya .
Al yang baru selesai menerapi tuan Muller pun kaget Karna Bee hampir 10 kali menghubunginya Dan tiba tiba ...
" Ya Bee " kata Al Ketika Bee kembali menghubunginya
" Nona Bee mabok tuan Kami sudah mengantarnya ke flat nya Tolong urus dia " kata seorang pria di sebrang sana
" Baik terimakasih " kata Al Yang bergegas pamit pada tuan Muller
" Hei .... Kenapa buru buru , duduk lah dulu " kata tuan Muller .
" Maaf tuan Bee sedang tak enak badan Saya khawatir dia sakit , saya pamit ya tuan Trimakasih hidangan nya Dan saya juga sekalian pamit Karna lusa sudah ke Las vegas saya akan mampir Bila nanti saya pulang kesini " kata Al
" Ok trimakasih nak, oh ya ini bayaran mu untuk bulan ini .Slamat bertugas praktek semoga kau sukses " kata tuan Muller
" Ya tuan ,trimakasih banyak " kata Al Kaget Ketika melihat cek 500 juta dollar Yang diberikan tuan Muller padanya .
" Ya hati hati nak, salam buat Bee ya " kata tuan Muller
" Ya tuan " kata Al Lalu bergegas pulang naik taxi Menuju flat Bee Yang tidak terkunci sama sekalian
" Bee ........" Teriak Al melihat Bee tertidur di lantai dengan muntahan
" Astaga Bee , kau kenapa " kata Al mencium bau Alkohol dari mulut Bee Yang membuat Al sedih Karna tahu Bee tak pernah menyentuh minuman keras sebelum nya .
" Al jangan tinggalkan aku Al " kata Bee lirih memeluk Al
" Ya aku disini " Kata Al yang lalu mengangkat tubuh Bee ketempat tidur Dan menganti pakaian nya Yang kotor Sedang kan Bee masih merancau Dan Ketika Al ingin memasang baju .Bee
Brak ........
" Tuan Fuad " kata Al kaget
" Apa yang kau lakukan pada putri ku hah ......!! " kata tuan Fuad El Hibri
" Maaf tuan saya hanya ......"
" Apa kau tahu , haram hukum nya menyentuh wanita yang bukan muhrim mu !! Berani sekali kau melihat tubuh putriku Nikahi dia dulu baru kau menyentuhnya " kata tuan Fuad marah
Jedar...........
Serasa petir menyambar kepala Al Yang membuatnya kaget Karna benar Bee memang bukan muhrim nya Yang membuat Al tertunduk malu .
__ADS_1